Duren Manis

Duren Manis
Q & A


Q & A


Hai, kakak pembaca sekalian. Terima kasih atas dukungan kakak sekalian yang setiap membaca novel ini. Terima kasih atas like, komen, vote dan rate bintangnya juga. Ada beberapa hal yang sepertinya perlu untuk saya bahas sedikit disini.


*”Kenapa DM2 lebih tragis dari DM?”


--> Jujur, saya menulis DM2 ini memang


lebih banyak nangisnya karena kebanyakan motong bawang. DM2 ini menunjukkan


bagaimana Rio yang bahagia bersama Kaori kemudian mengalami kesedihan karena


kematian memisahkan mereka. Sama seperti Alex yang kehilangan cinta pertamanya,


Rio juga kehilangan cinta pertamanya di DM2.


Alex dan Rio sama-sama menderita, hanya


saja keadaan mereka yang sedang terpuruk lebih banyak saya perlihatkan pada


kehidupan Rio. Sedangkan pada kehidupan Alex langsung saya skip.


*”Kenapa Rio gak bahagia, thor? Apa pernah


ditolak Rio?”


--> Saya gak pernah ditolak sama


laki-laki sich, apalagi Rio. Pertama pacaran langsung kepincut sama laki-laki


yang sekarang jadi suami saya (cieee...jadi curhat).


Kalau dibilang Rio gak bahagia, dia bahagia


kok. Sama Kaori dia sempat bahagia. Sama Gadis juga gitu. Selama 7 tahun pernikahan


sebelum kehadiran Kinanti, Rio sangat bahagia hidup bersama Gadis. Bahkan


setelah kepergian Kinanti, Rio jauh lebih bahagia ketika mengetahui Gadis


akhirnya hamil dan melahirkan anak untuknya.


*”Kenapa konfliknya kayak sinetron TV yang


lambangnya ikan terbang.”


--> Nah, ketahuan suka nonton sinetron


di channel TV itu ya. Saya rasa gak ada miripnya tuch, karena saya gak suka


nonton sinetron seperti itu. Bikin halu dan tingkat kekerasannya itu, parah


banget. Coba baca novel ini lagi, ada gak KDRT? Ada gak perselingkuhan?


Semuanya hanya jebakan yang akhirnya bisa dilalui oleh pemeran dalam novel ini


kan.


*”Kenapa Kinanti harus jadi pelakor?”


--> Mungkin kalau ini masih ada


dan Kinanti termasuk sepupu yang cukup dekat. Kinanti yang memang sering


ngobrol dengan Kaori akhirnya mendengar cerita Kaori tentang Rio. Ia yang saat


itu berhubungan dengan Endy yang kemayu, jadi penasaran pada sosok Rio yang


tampan dan laki banget.


Rasa penasaran itu jadi semacam obsesi


untuk bisa mendapatkan Rio. Meskipun dia tahu Rio sudah menikah, ia menggunakan


kelemahan Gadis untuk masuk ke kehidupan Rio dengan bantuan Endy. Sesungguhnya


Kinanti tidak pernah benar-benar mencintai Rio seperti Gadis dan Kaori


mencintai Rio dengan tulus.


*”Kenapa Rio harus nikah lagi? Kenapa harus


poligami?”


--> Jujur waktu baca komen kayak gini,


saya garuk-garuk kepala. Yang nulis novel saya atau yang komen ya. Bisa gitu


menyimpulkan Rio akan poligami, padahal saya sudah kasi pertanda dari cover


yang memperlihatkan seorang pria sedang duduk sambil memegangi kepalanya. Ada


kok satu orang yang komennya tepat. Rio akhirnya depresi. Orang sudah depresi


gak bisa merespon apapun di sekitarnya. Bagaimana dia bisa menikahi Kinanti?


*Ada yang ngancem mau unfov juga.


--> Ya maaf kalau novel saya kurang


berkenan terutama DM2. Kehidupan juga sama kan, gak berjalan mulus semulus


jalan tol di Bali. Ada yang suka ada yang nggak suka. Tapi saya suka baca komen


seperti ini. Artinya novel saya ini sangat mengena hati pembaca sampe benci


sama novel saya. Suatu kebanggaan bagi saya saat bisa membuat para pembaca ikut


terhanyut alur cerita yang naik turun, kadang manis, kadang pahit, kadang


romantis, kadang sadis. Buat yang udah unfov, gak penasaran sama endingnya


nich?


 


 


Ditunggu kelanjutan cerita mereka ketika anak-anak Alex dan Mia mulai tumbuh dewasa dalam 'Cinta Kembarku.'


Happy reader.