
[Chapter 80.]
[Enam Tahun.]
[Silahkan Dibaca.]
[Season 2 : Dominasi Benua.]
Dunia Elemen, tepatnya Benua Yuansu.
Benua Yuansu adalah Benua yang di dominasi oleh empat kerajaan besar. Keempat kerajaan tersebut memiliki wilayah masing-masing.
Di sebelah Utara, di dominasi oleh Kerajaan Tang. Kerajaan yang memiliki ciri khas tersendiri, yaitu kekuatan yang berasal dari tumbuhan, Pohon, dan Racun.
Di sebelah Selatan, di dominasi oleh Kerajaan Zhao, Kerajaan ini memiliki wilayah yang sedikit lebih luas dari yang lainnya. Ciri khas dari Kerajaan Zhao adalah memiliki kekuatan Kegelapan.
Di sebelah Timur, di dominasi oleh Kerajaan Li. Kerajaan ini sangat aman, karena setiap sisi perbatasan terdapat sebuah kabut halusinasi dan kabut pembalik. Ciri khas Kerajaan ini memiliki kemampuan Air dan Es.
Di sebelah Barat, di dominasi oleh Kerajaan Ning. Kerajaan yang memiliki wilayah beruntung, di mana seluruh Elemen bisa terbentuk di wilayah tersebut. Ciri khas di sana memiliki kekuatan Dominan Api.
***
Perbatasan Kerajaan Ning dan Zhao.
Sebuah padang pasir yang sangat luas, tanpa ada tumbuhan sama sekali di sana. Bahkan, di tempat tersebut tidak ada yang tinggal kecuali Monster Roh yang memiliki tipe racun dan api.
Di bukit Padang Pasir, terlihat ada sebuah Gua yang kecil. Bahkan, Gua itu sangat tersembunyi dan tidak ada yang mengetahui lokasinya sama sekali.
Di dalam Gua itu terlihat seorang pemuda berumur 21 tahun tengah duduk lotus di atas batu yang besar. Pemuda itu memiliki rambut hitam panjang, pakaian hitam dengan garis merah, membuat Pemuda itu terlihat berani.
Pemuda itu membuka matanya secara perlahan-lahan, terlihat iris mata yang berwarna merah bersinar terang, kemudian meredup seketika.
“Seperti yang kuduga, tingkat Benua selanjutnya dapat aku tembus di sini. Tapi, itu hanya satu Benua saja.”
“Namun, kekuatanku sekarang dapat menghancurkan orang-orang yang berada di sini.”
Pemuda itu ialah Xiao Fan. Dia berdiri dan menghilang dari tempat, kemudian muncul di atas tebing sambil memandang ke arah padang pasir yang sangat luas.
“Enam tahun aku berada di padang pasir ini.” Xiao Fan menghirup udara di sekitar, lalu melanjutkan perkataannya. “Nafas seluruh orang di Benua ini benar-benar dapat kurasakan.”
Xiao Fan merasa bahwa Benua miliknya sangat kecil. Hal itu, karena dia dapat merasakan seluruh nafas seluruh orang di benua tersebut.
“Wush..” sosok hitam muncul di belakangnya. Sosok itu adalah seorang perempuan yang sangat menggoda, bahkan tubuhnya lebih sempurna daripada perempuan di Benua Yuansu.
“Tuan, Klan Xiao di hancurkan oleh Kerajaan Ning. Kami, hanya berhasil membawa beberapa orang saja.” Xiao Fan yang mendengar itu, menatap ke depan dengan dingin.
“Lalu, apa yang terjadi dengan Kota Gaoshan?” Xiao Fan bertanya dengan berat. Dia benar-benar perlu mendengar keadaan dari Kota tersebut.
“Tuan Kota dan Istrinya di bunuh, diganti dengan Tuan Kota baru.” Xiao Fan mendengar itu, aura kegelapan yang sangat kuat keluar dengan hebat.
“Bushhh..” Langit di padang pasir seketika berubah menjadi gelap, petir menggelegar di mana-mana. Hujan badai turun di padang pasir tersebut.
“Oh... Aku tidak menyangka Kota kecil itu langsung diserang setelah Enam tahun.” Xiao Fan tidak mengetahui berita selama Enam tahun terakhir.
Perempuan itu yang tak lain Xiao Xia menatap ke arah Tuannya. Dia tidak gemetar, hal itu karena Tuannya tidak mengarahkan auranya ke dirinya. Namun, meskipun diarahkan ke dirinya, dia tidak masalah. Hal itu, karena dia sudah menyerahkan seluruhnya kepada Tuannya tersebut.
“Xiao Xia, apa lagi informasi yang kamu miliki?” Xiao Fan bertanya dengan nada dingin.
“Kami tidak bisa menemukan keberadaan Putri Ning terakhir. Juga, satu minggu kemudian ada Turnamen di Kerajaan Ning.”
Xiao Fan tidak peduli dengan Putri Ning, dia menyeringai ketika mendengar kata Turnamen di Kerajaan Ning.
“Menarik, lanjutkan...” Kemudian, Xiao Fan mendengarkan seluruh informasi enam tahun yang dia lewatkan. Dia juga tersenyum sinis ketika mendengar bahwa, dia menjadi buronan Kerajaan Ning.
***
Beberapa menit kemudian.
Xiao Fan masih terobsesi dengan hal rendah. Dia terobsesi hal itu, karena dengan dia meneliti keseluruhan yang dianggap lemah tersebut. Dia bisa menemukan hal paling kuat, bahkan lebih kuat dari yang lainnya.
“Jadi, ada di Utara Padang Pasir. Apakah ada orang yang melakukan perburuan harta di sana?” Xiao Fan bertanya dengan nada datar.
Xiao Xia mengangguk dan menjawab, “Itu benar Tuan. Ada perburuan di sana dan itu adalah Tuan Kota dari Kota Linkuen.”
Xiao Fan tidak peduli akan hal itu, dia tersenyum menyeringai dan berkata, “Kalau begitu, kita berburu mangsa terlebih dahulu. Sudah lama aku tidak membunuh seorang manusia.”
Xiao Xia menatap ke arah Xiao Fan, dia selama enam tahun ini selalu mengagumi Tuannya tersebut. Dia ada rasa, tapi dirinya urungkan karena dia dan Tuannya memiliki kedudukan yang jauh.
Xiao Fan menyadari keresahan hati Xiao Xia. Namun, dia tidak peduli. Seringai miliknya berubah menjadi dengusan dingin.
‘Perempuan, tinggalku tarik dan kupermainkan setiap saat, lalu kupasang segel istri, dengan begitu tidak akan berkhianat.’
Xiao Fan tidak terobsesi akan perempuan. Dia sekarang sudah masanya untuk melakukan hal itu, tapi untuk awalan, dia ingin berikan kepada perempuan spesial, entah itu siapa.
“Xia, bagaimana keadaan yang lainnya?” Xiao Fan bertanya dengan penasaran. Sebelum dirinya berlatih, dia sempat menugaskan keempat anak buahnya untuk melakukan sesuatu.
“Xiao Juan, sekarang tengah bertemu dengan para Ras setengah Raksasa. Mereka akan berkumpul ke tempat yang ditentukan oleh Tuan nantinya.”
“Xiao Mei sendiri sudah mengumpulkan berbagai Monster Roh Laba-laba, dia sudah bersiap. Tinggal menunggu perintah untuk berkumpul di tempat yang ditentukan.”
“Xiao Jin sudah mengumpulkan berbagai gelandangan dari Kerajaan Ning. Dia juga sudah mendirikan tempat rahasia, di dekat Kerajaan Ning.”
Xiao Xia mengakhiri penjelasan miliknya. Xiao Fan mendengar itu tersenyum, dia tidak menyangka anak buah miliknya benar-benar menjalankan tugas dengan baik.
“Baguslah, sekarang waktunya kita bergerak.” Xiao Fan berkata dengan sorot mata yang tajam. Tangan kanan miliknya terbuka, benang hitam tak terlihat mengikat Xiao Xia.
Keduanya terbang, kemudian Xiao Fan menarik Xiao Xia dan menggendongnya ala Tuan Putri.
Xiao Xia terkejut, dia benar-benar tidak menyangka Tuannya akan melakukan hal itu. Dia memerah ketika menatap wajah dari Xiao Fan yang gagah dan tampan tersebut.
Xiao Fan sendiri tidak peduli, dia menggendong Xiao Xia hanya agar cepat tiba di tempat Api lemah tersebut. Api kuat yang dia miliki, benar-benar tidak berguna baginya.
Bukan tidak cocok, tetapi Api itu terlalu diolah sampai meninggalkan sifat aslinya. Hal itulah, yang membuat Xiao Fan harus mencari Api yang lemah.
Xiao Fan melesat dengan cepat ke arah Utara, tidak butuh satu menit, dia tiba di sebuah reruntuhan dengan pasir yang menutupi tempat tersebut.
Xiao Fan sedikit naik, agar dia tertutup oleh Awan. Dia kemudian menatap ke sekeliling dan mengunci sebuah rombongan orang yang tengah beristirahat di luar reruntuhan.
Xiao Fan melihat satu persatu, sampai akhirnya tatapannya tertuju kepada seorang perempuan dengan pakaian Akademi Yuen.
Xiao Fan menggunakan mata Qi miliknya dan melihat seluruh isi tubuh dari perempuan tersebut. Dia memejamkan matanya dan menatap perempuan tersebut sambil tersenyum.
“Aku tak mengira, akan bertemu dengan salah satu dari mereka.”
“Dunia ini benar-benar sempit.”
Angin bertiup membawa pasir yang menghalangi mata. Takdir yang tidak bisa terelakkan, membuka tirai hal baru.
[Ilustrasi Karakter.]
Xiao Xia
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.