
[Chapter 24.]
[Pelelangan Gaoshan 1.]
[Silahkan Dibaca.]
Dalam sebuah kereta kuda, terlihat empat orang duduk saling berhadapan, dua orang laki-laki dan dua orang perempuan.
Dua orang laki-laki adalah Xiao Fan dan Xiao Feng, sedangkan Dua orang perempuan ialah Ning Shui dan Gu Lin.
Gu Lin ikut menuju pelelangan, karena dirinya penasaran, apa yang membuat putranya tertarik dan ingin membeli sesuatu dari pelelangan tersebut.
Kereta terus melaju menuju ke arah pelelangan di laksanakan.
***
Tiba di dekat pelelangan, Xiao Fan dapat melihat berbagai kereta dari Klan maupun orang-orang kaya berbaris rapi.
Xiao Fan sedikit terkejut, dirinya tidak menyangka akan sebanyak itu orang yang akan hadir dalam pelelangan.
“Benar-benar membawa kesan menarik, pot itu harus kudapatkan,” gumam Xiao Fan pelan, akan tetapi dapat didengar oleh Xiao Feng dan Gu Lin.
Kedua Ayah Ibu Xiao Fan saling memandang, mereka tersenyum dan tahu apa yang diinginkan oleh putranya tersebut.
Kereta berhenti, menandakan bahwa sudah tiba di tempat. Xiao Fan, Xiao Feng, Gu Lin, dan Ning Shui turun dari kereta.
Di saat keempat orang itu turun, banyak pasang mata menatap ke arah mereka dengan ekspresi berbeda-beda, ada yang kagum, iri, dan bermusuhan.
Xiao Fan menyadari tatapan musuh tersebut, dirinya melirik dan melihat bahwa itu berasal dari Klan kecil yang dia ketahui.
‘Klan Wei, Klan yang berada di bawah Klan Dai sekarang. Sepertinya target mereka besok, juga putri Shui.’
‘Jika memang begitu, hehehehe datanglah Xiao Fan ini menunggu masalah dari kalian semua.’ Xiao Fan berfikir sambil tersenyum menyeringai sebentar.
Xiao Feng dan Gu Lin menyadari akan hal itu, mereka berdua tidak mempermasalahkan hal tersebut, bagaimanapun juga keduanya yakin putranya bisa mengatasinya.
“Ayo kita masuk.” Xiao Feng berkata dengan nada datar, dirinya berjalan terlebih dahulu dengan Gu Lin. Xiao Fan dan Ning Shui mengikuti keduanya dari belakang.
***
Pelelangan Gaoshan.
Pelelangan ini di kelola oleh Tuan Kota Gaoshan, pelelangan yang memiliki berbagai item, senjata, bahkan hal yang misterius pun ada di pelelangan tersebut.
Pelelangan itu terletak di tengah-tengah Kota Gaoshan, pelelangan dengan dua tingkat, di mana tingkat pertama adalah untuk rakyat biasa, sedangkan tingkat dua digunakan untuk orang-orang penting.
Di lantai dua, terdapat 10 kamar, setiap kamar ada namanya sendiri. Tiga kamar terdapat nama sesuai Klan besar, sedangkan tujuh nama lainnya adalah pendatang atau orang kaya.
***
Kamar milik Klan Xiao, terlihat empat tempat duduk yang menghadap luar jendela, seluruh tempat duduk hanya menghadap ke satu arah yaitu podium pelelangan.
Xiao Fan duduk dan melihat ke arah podium, di sana terlihat ada seorang perempuan cantik, rambut emas panjang, bibir merah menggoda, hal itu benar-benar membuat banyak laki-laki terpikat.
Xiao Fan sendiri menatap dengan datar, dirinya mengakui perempuan tersebut cantik, akan tetapi ada hal yang membuat dia sedikit kurang nyaman.
“Para hadirin semua, di sini berdiri saya yang bernama Mei Lin. Saya akan menjadi juri untuk pelelangan kali ini, mohon bantuannya.”
Para laki-laki berteriak nama Mei Lin dan menyemangatinya. Xiao Fan sendiri hanya diam, dia hanya berfokus untuk barang lelang terakhir saja.
“Jadi, Fan’er apa yang kau inginkan?” Xiao Feng bertanya dengan nada penasaran, akan tetapi dirinya sudah mengetahui apa yang diinginkan putranya tersebut.
“Pot misterius, Fan'er butuh pot yang kuat untuk eksperimen, Ayah.” Xiao Fan menjawab dengan jujur, bagaimanapun juga dia wajib mendapatkan hal itu.
Xiao Feng mengangguk, dia mengerti akan keinginan putranya tersebut. Kemudian, dirinya memfokuskan ke arah podium.
Gu Lin sendiri juga sedikit penasaran dengan eksperimen yang dilakukan putranya tersebut. Dia ingin bertanya, akan tetapi dirinya urungkan sampai rumah nanti.
***
Selepas itu, terlihat seorang pelayan masuk dengan membawa sebuah nampan yang di tutupi oleh kain.
“Barang pertama adalah Pil tingkat dua, di mana pil ini bernama pil pemulihan, Harga awalnya ialah 20 Koin.”
Para pelanggan dengan cepat menawar barang tersebut, sampai akhirnya barang itu terjual dengan harga tertinggi yaitu 90 Koin.
“Barang kedua...”
***
Xiao Fan terus menatap dengan biasa. Tidak ada hal menarik dimatanya sama sekali. Bahkan hal yang langka pun tidak menarik minatnya.
Xiao Feng, dan Gu Lin menatap Xiao Fan dengan senyuman tak berdaya. Mereka berdua sudah tahu akan hal itu, putranya sama sekali tidak tertarik dengan hal mewah, bahkan langka sekalipun.
Ning Shui yang berada di dekat Xiao Fan juga menatap biasa, dirinya selalu memegang tangan Xiao Fan sejak masuk ke dalam pelelangan.
Xiao Fan menyadari hal itu, dirinya mempererat tangannya. Dia tahu bahwa Ning Shui sedikit tidak suka ketika banyak pandangan menatap dirinya, bahkan ada yang menatap dengan mesum.
‘Tidak di Duniaku dulu, di dunia ini pun sama saja. Laki-laki penuh dengan hal npsu yang dipikirkan hanya lubang perempuan saja.’
Xiao Fan benar-benar mengingat kisahnya dulu, bahkan dirinya pernah membunuh orang seperti itu dan dikejar satu Negara, karena orang yang dibunuh itu ternyata pemimpin Negara.
Namun, apakah Xiao Fan diam saja? Tentu saja tidak, dirinya menghancurkan Negara itu setelahnya. Tidak ada yang tersisa sama sekali.
***
Menyadari ada yang menatap Ning Shui dengan msum kembali, Xiao Fan melihat arah itu. Dirinya menyipitkan matanya dan melihat bahwa itu berada di lantai sama dengannya akan tetapi di ruang berbeda.
‘Orang Dai benar-benar mencari masalah denganku. Lihat saja saat turnamen, dirimu akan mendapatkan kejutan dariku.’
Wushhh
Xiao Fan mengeluarkan tatapan membunuh yang dialiri dengan Qi miliknya, seketika orang Dai tersebut terkejut dan matanya langsung memutih.
Kejadian itu disaksikan oleh Xiao Feng dan Gu Lin. Keduanya menyadari aura membunuh dari sampingnya, kemudian melihat ke arah mana tujuan dari aura tersebut.
***
“Dai Ryun, apa yang terjadi denganmu?” Patriark Dai melihat putranya yang memutih, dirinya tidak pernah menemui hal semacam ini.
Patriark Dai awalnya terkejut, ketika putranya seperti mundur dan kepalanya bersandar ke bahunya. Ketika dia melihat mata putranya memutih, dia tidak bisa tidak mengerutkan keningnya.
“Ini, ahli tinggi. Tidak ada yang bisa melakukan hal itu, akan tetapi siapa? Di lantai dua tidak ada yang memiliki tingkat tinggi.”
Patriark Dai menatap setiap kamar lantai dua, akan tetapi tidak menemukan sama sekali, Aura dari Ahli tersebut.
“Dai Roha, bawa putraku ke tabib Klan, biarkan dia istirahat.” Patriark Dai hanya bisa menggertakkan giginya, dia tidak bisa melawan ahli tersembunyi tersebut.
‘Siapapun kamu, dendam ini suatu saat akan kubalas.’
***
Xiao Fan sendiri tersenyum ketika melihat Patriark Dai tidak menyadari dirinya. Xiao Feng dan Gu Lin menggelengkan kepalanya melihat tingkah putranya, akan tetapi mereka juga terkejut akan ilmu yang dimiliki putranya.
‘Fan’er, kau benar-benar bertindak misterius.’ Xiao Feng dan Gu Lin berpikir sama, Xiao Fan terlalu misterius bagi mereka berdua. Namun itu tidak mereka pedulikan, terpenting adalah keluarga mereka harmonis.
“Sekarang semuanya, waktunya kita ke acara terakhir, dimana barang ini akan menjadi barang terakhir dari pelelangan ini, barang ini adalah......”
[To be Continued.]
Note : Aku ubah gaya bahasanya, jadi menurut kalian bagaimana? Lebih bagus ini atau sebelumnya.
Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.