
Silakan Dibaca.
S3 : Melangkah Di Benua Baru
Satu minggu setelah perang Yuansu.
Di Lautan.
Terlihat sosok kapal besar tengah berlayar dengan santai menuju ke arah barat. Kapal itu memiliki dua tiang di tengah kapal.
Di dalam kapal tersebut, terdapat beberapa orang tengah melakukan aktivitas mereka masing-masing.
Mereka ialah Xiao Fan, Xiao Xia, Xiao Mei, Xiao Jun, Xiao Jian, Xian Nan, Yu Lin, Yun Lanran, Yun Ling’er, Lan Shi An, Ni Shan Jian, dan Yan Han.
Namun, detik berikutnya muncul dua orang yaitu Shen Yu Ling dan Jiang Hu.
Xiao Fan memandang ke arah pengikutnya. Ia sedikit tersenyum, bagaimanapun juga semuanya telah berada di tanda budaknya, yang berarti mereka tidak akan mengkhianati dirinya.
Xiao Fan sama sekali tidak meningkatkan kecepatan kapalnya, ia ingin menikmati lautan untuk sementara waktu.
Xiao Fan kemudian memandang ke arah Yun Lanran, selepas itu ia bertanya. “Lanran, bisakah kamu beritahu ada berapa Benua di Alam ini?”
Yun Lanran yang berada di dekat Yun Ling’er dan Yu Lin memandang ke arah Xiao Fan, kemudian ia tersenyum dan mulai menjelaskan tentang Benua yang berada di Alam yang mereka tempati.
“Ada, empat Benua yang berada di Alam kita ini. Pertama, tempat kita sebelumnya, yaitu Benua Yuansu.”
“Kemudian, Benua kedua.. Benua yang tengah kita tuju, ialah Benua tempatku berasal.. Benua Shansu.”
“Lalu, Benua ketiga ialah Benua Yaman, Benua keempat, ialah Benua Iblis.”
“Benua Shansu, ialah Benua yang mayoritas mirip dengan Benua Yuansu. Namun, di sana hanya ada Kerajaan yang berdiri, Kerajaan itu ialah Kerajaan Tian dan Kerajaan Meng.”
“Dalam satu Kerajaan terdapat 3 Bangsawan kelas atas dan 5 Bangsawan kelas rendah. Selain itu, di Benua Shansu ada 4 Sekte besar, dan beberapa Sekte biasa.”
Yun Lanran menghentikan penjelasannya terlebih dahulu, agar Xiao Fan dan yang lainnya mencerna terlebih dahulu informasi tersebut.
Tak butuh waktu lama, mereka selesai mencerna informasi yang di dapat, Yun Lanran mulai menjelaskan kembali.
“Kemudian, Benua ketiga yaitu Benua Yaman. Benua ini adalah Benua yang memiliki tingkat petarung tinggi. Mereka memiliki berbagai Kerajaan, dan suka melakukan peperangan antar Kerajaan.”
“Benua ini sendiri, lebih kuat dibandingkan Benua Yuansu dan Shansu. Benua ini setara dengan Benua Iblis. Kekayaan Alam di sana, lebih besar di bandingkan Benua kita.”
“Perbandingannya ialah 1:2:3:3. Satu untuk Benua Yuansu, Dua untuk Benua Shansu, sementara Tiga untuk dua Benua tersisa.”
“Sementara untuk Benua Iblis, seluruh makhluk yang berada di sana ialah Iblis. Kekuatan mereka sangat kuat, dulu untuk menekan Benua Iblis, tiga Benua bersatu.”
Xiao Fan mendengar hal itu, sedikit mengerutkan keningnya. Ia tahu bahwa Iblis kuat, namun ia tidak menyangka tiga benua harus bekerja sama untuk mengalahkan Benua Iblis tersebut.
“Empat Benua inilah yang berada di Alam milik kita, Yang Mulia.” Akhir Yun Lanran, ia menyebutkan Yang Mulia karena sekarang ia sangat menyukai karakter dari Xiao Fan tersebut.
Xiao Fan mengangguk, ia mulai berpikir kembali. Baginya yang telah menjelajah antar Alam dan Bintang, masihlah biasa untuk perjalanan antar Benua.
‘Pak Tua, apakah benar yang kamu katakan sebelumnya? Tentang aku yang diisolasi di satu Galaksi saja?’ batin Xiao Fan, ia penasaran.
Shan Yuan keluar dari alam bawah sadar Xiao Fan, ia kemudian menjawab, “Ya, Galaksi milikmu bisa dibilang adalah Galaksi awal.”
“Mungkin waktunya aku menceritakan tentang Dunia ini..”
“Dahulu, ada dua Dewa yang memiliki kemampuan di atas dari Alam Puncak. Kedua Dewa itu mengatur perkembangan Dunia yang mereka tempati.”
“Mulai dari membangkitkan Alam Rendah, Alam Menengah, Alam Tinggi, dan Alam Puncak. Kedua Dewa tersebut, membuat tatanan Dunia secara perlahan-lahan.”
“Alam Rendah, di huni berbagai Planet dan Benua.”
“Sementara di Alam Menengah, di huni berbagai Tata Surya dan Bintang.”
“Terakhir, Alam Puncak di huni Dimensi.”
“Kedua Dewa membuat tahapan-tahapan, tingkatan. Jika, seseorang sudah sampai di Alam Menengah, mereka dianggap Setengah Dewa.”
“Mereka sudah abadi, entah itu makhluk apa pun. Mereka yang menginjak tingkat Alam Menengah artinya Setengah Dewa.”
“Manfaat dari Setengah Dewa ialah Abadi umur dan penampilan akan berhenti di umur 21.”
“Kemudian, tempatmu berada yaitu Alam Tinggi. Makhluk yang berhasil mencapai Alam Tinggi, disebut Dewa.”
“Mereka disebut Dewa sesuai dengan cara bertarungnya. Seperti dirimu sebelumnya yang memiliki gelar Dewa Angin Penghancur.”
Shan Yuan menghentikan penjelasannya, ia membiarkan Xiao Fan mencerna keseluruhan informasi tentang Dunia yang dirinya tempati tersebut.
Tak butuh waktu lama, Xiao Fan merasa tercerahkan dengan informasi baru tersebut.
“Nah, Galaksi tempatmu disegel oleh para Dewa sebelumnya, jauh sebelum dirimu lahir.”
“Para Dewa Galaksi lain iri dengan Galaksi tempatmu berada. Mereka menyegel dan akhirnya terisolasi dari luar Alam.”
“Dua Dewa yang melebihi Alam Puncak, mengetahui akan hal itu. Mereka tidak marah, melainkan membuat Galaksi tempatmu berada menjadi awal dari makhluk berasal, hal itu ditandai dengan pusat Galaksimu berubah menjadi Awan Reinkarnasi.”
Xiao Fan mengerutkan keningnya, ia bingung maksud dari awal dari makhluk berasal tersebut. Namun, jawaban dari pertanyaan tepat pada penjelasan Shan Yuan berikutnya.
“Galaksi milikmu, ialah awal dari seluruh Galaksi. Kekuatan dari Galaksi sangatlah kuat, alhasil mengundang berbagai kecemburuan dari orang luar.”
“Juga, tidak banyak orang yang bisa melewati Awan Reinkarnasi, sambil mempertahankan ingatan sebelumnya, seperti dirimu.”
Shan Yuan mengakhiri penjelasannya, ia tidak perlu mengungkapkan banyak hal. Hanya itu saja sudah cukup untuk membuat Xiao Fan tercerahkan.
Tepat dengan apa yang dipikirkan Shan Yuan, Xiao Fan tercerahkan dan akhirnya tahu mengapa dirinya sama sekali tidak menemukan adanya tempat lain, selain tempat yang dirinya pijak.
Xiao Fan kemudian berpikir kembali, ia memandang ke arah Shan Yuan dan bertanya, “Pak Tua, dari mana informasimu itu?”
“Sebuah buku di Alam Semesta lain, tempatmu seharusnya memiliki rahasia itu. Namun, kenapa kamu tidak mengetahui hal itu?” tanya Shan Yuan, ia sedikit mengerutkan keningnya.
Seingat Shan Yuan, Galaksi yang ditempati Xiao Fan adalah Galaksi pertama, namun orang yang berasal dari Galaksi tersebut sama sekali tidak mengetahui.
“Kemungkinan tempat kuno itu berada di Bintang yang kuhancurkan. Jadi, yah begitulah.” Jelas Xiao Fan tanpa ada rasa malu sama sekali.
Shan Yuan menepuk keningnya, ia tidak menyangka pemuda yang diikutinya sangatlah ceroboh.
Xiao Fan menggelengkan kepalanya, kemudian memandang ke arah depan, ia menyipitkan matanya saat melihat sosok bayangan di depan.
“Xiao Jian, periksa bayangan di depan kita itu.” Pinta Xiao Fan dengan cepat, Xiao Jian segera bergerak. Ia menghilang dan muncul di atas tiang kapal.
Mata Xiao Jian menajam dan ia melihat sosok kapal yang besar. Namun, Xiao Jian segera mengerutkan keningnya, ketika melihat penampilan kapal tersebut.
Perlahan-lahan kapal mulai terlihat, Bendera yang penuh akan lubang. Kayu yang menjadi lambung kapal hancur, penampilan kapal tersebut benar-benar buruk sepenuhnya.
“Yang Mulia, ada kapal hancur di depan tengah bergerak ke tempat kapal kita berada.” Lapor Xiao Jian ketika turun dari tiang kapal.
Xiao Fan mengerutkan keningnya ketika mendengar hal itu, namun di saat berikutnya.. suara Yun Lanran terdengar.
“Kapal itu..”
To be Continued.
Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.