Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 27


[Chapter 27.]


[Tingkatan baru.]


[Silahkan Dibaca.]


Alam bawah sadar.


Xiao Fan menyerap bola roh pelangi yang dia miliki. Dirinya menyerap bola dengan roh yang sesuai dengan Roh Elemen miliknya.


Lambang di tangan Xiao Fan seketika berubah, di atas lambang terlihat ada lingkaran kecil dengan bentuk seekor laba-laba.


Tepat, Xiao Fan menyerap bola roh yang berisi binatang roh laba-laba. Jangan anggap laba-laba itu adalah spesies normal dan biasa. Laba-laba sendiri lebih mengerikan dari berbagai binatang roh.


Racun, jebakan, jaring, semuanya benar-benar mengerikan. Bahkan Ahli tingkat di atas Full Element benar-benar tidak bisa melawan.


(Note : Tingkat Kultivasi sebenarnya mengikuti milik Mrtial Peak. Akan aku ubah menjadi Indonesia untuk selanjutnya agar mudah untuk dipahami.)


Sosok laba-laba besar hitam dengan bulu yang lebat terlihat di belakang Xiao Fan. Sosok itu menghilang, ketika Xiao Fan selesai melakukan penyatuan.


Xiao Fan membuka matanya dan melihat ke arah tangan kirinya, di mana seekor laba-laba kecil muncul dan bergerak di telapak tangannya.


“Jadi inikah, Roh Elemen Sejati. Sesuai dugaanku semuanya bisa membangkitkannya, jika tahu asal Roh Elemen miliknya.”


Xiao Fan yang sudah melalui berbagai eksperimen benar-benar sudah memiliki berbagai informasi akan Roh Elemen. Dia sebenarnya jika mengungkapkan eksperimen miliknya pasti akan menjadi orang terkenal dan pasti akan diterima di mana pun tempatnya.


Xiao Fan menggelengkan kepalanya dan hanya akan memberi tahu orang tuanya dan beberapa orang yang sudah menjadi kepercayaannya.


“Masih ada waktu, mari kita mulai berlatih, laba-laba kecil.”


Laba-laba tersebut mengangguk dengan patuh. Laba-laba turun dari tangan Xiao Fan dan membesar menjadi setara dengan Xiao Fan.


Melihat hal itu, Xiao Fan sedikit terkejut. Dirinya mengangguk dengan senang dan mulai berlatih bersama dengan laba-laba miliknya.


***


Pagi hari.


Xiao Fan selesai melakukan pelatihan, hasilnya benar-benar memuaskan dirinya. Dia beranggapan bahwa sudah waktunya untuk berhenti berlatih dulu.


Xiao Fan sekarang yakin bahwa dirinya sudah kuat di Benua Yuansu tersebut. Anak kecil itu turun dari tempat tidurnya dan keluar dari kamar.


Gu Lin yang berada di dapur, sedikit terkejut dengan aura yang keluar dari kamar putranya. Dengan cepat, dia menoleh ke arah kamar putranya.


Gu Lin terkejut melihat putranya mengeluarkan aura yang dimiliki seseorang ketika menembus tingkat di atas Elemen penuh.


“Pagi, Bu?” Xiao Fan keluar dan menyapa Ibunya. Gu Lin segera sadar dan menatap putranya dengan serius.


“Fan’er, kau sudah berada di Tingkatan Alam Kedua, Ibu harap kau berhenti berlatih dulu.”


Xiao Fan terkejut akan hal itu, dirinya memandan Ibunya dengan lekat. Kemudian, dia menjawab, “Ibu bisakah kau jelaskan tingkatan asli Dunia ini?”


Gu Lin mengangguk, bagaimanapun dirinya perlu memberikan pengertian kepada putranya tersebut. “Duduklah di kursi itu!”


Gu Lin menunjuk ke arah kursi yang berada di dapur. Dirinya akan menjelaskan Tingkatan sambil melanjutkan memasaknya.


“Dunia ini dinamai Elemental, ada berbagai Benua di Dunia Elemental, salah satunya Yuansu milik kita berada.”


“Dunia ini memiliki dua tingkatan umum, yaitu Tingkatan Kultivator dan Tingkatan Roh. Keduanya berbeda namun saling melengkapi.”


“Tingkatan Kultivator di bagi menjadi beberapa dan Ibu hanya mengetahui tiga saja dan itu di berbeda Benua.”


“Tingkatan... Tidak, sebut saja Ranah sekarang. Ranah di Benua Yuansu ada lima. Di antara lain adalah Fondasi tubuh, Kebangkitan Elemen, Kebangkitan Alam, Kebangkitan Qi, dan terakhir Elemen Penuh.”


“Setiap Ranah memiliki fungsi tertentu, Fondasi tubuh adalah paling dasar dan paling berguna. Tanpa Fondasi, Ranah selanjutnya tidak bisa dicapai.”


“Selepas Fondasi tubuh, Kebangkitan Elemen mewakili apa Elemen yang cocok untuk tubuh. Kemudian, kebangkitan Alam bawah sadar untuk menampung berbagai energi yang akan masuk ke dalam tubuh.”


Xiao Fan tersenyum tipis, dia berpikir bahwa Ibunya tidak tahu manfaat asli Alam Bawah Sadar. Hanya Xiao Fan yang paham akan kegunaan asli Alam Bawah Sadar untuk sekarang.


“Kebangkitan Qi juga sama, kemudian Elemen penuh atau biasa di sebut Elemen sejati.” Xiao Fan mengangguk paham, bagaimanapun benar akan ucapan Ibunya terkait Elemen penuh.


“Kemudian, memasuki Ranah Benua Kedua, Ibu tidak akan menyebutkan Benua tersebut, juga Ibu akan menyebut Ranahnya saja.”


“Ranah di Benua tersebut, ialah Ranah Perubahan, Ranah Penggabungan, Ranah Inti, Ranah Inti Roh, dan Ranah Spesial.” Gu Lin menyebutkan dengan senyum di wajahnya.


Xiao Fan mengangguk paham, akan tetapi dirinya berkata, “Berhenti, Bu. Fan’er akan mencari sendiri kegunaan dari tiap Ranah.”


Xiao Fan hanya ingin mengetahui nama saja, dia tidak suka diberitahu terlebih dahulu. Hal itu membuat petualangan miliknya akan menjadi membosankan.


“Baiklah, juga untuk saran Ibu. Lanjut berlatih nanti kalau sudah berada di Benua lain. Bagaimanapun juga, itu akan percuma kau melanjutkan latihanmu karena bahan latihan untuk Ranahmu hanya di Benua lain.”


Xiao Fan paham, dirinya menundukkan kepalanya dan berkata, “Terima kasih Ibu. Fan’er akan mengingat peringatan Ibu.”


Gu Lin mengangguk puas. Xiao Fan pun berbalik pergi dari dapur, dirinya memang berencana untuk berhenti berlatih karena sekarang waktunya dia mulai bergerak mengguncang Benua.


Xiao Fan keluar dan bertemu Ning Shui, keduanya saling menatap satu sama lain. Xiao Fan dengan cepat menarik tangan Ning Shui.


“Ayo pergi ke belakang, aku akan melatih penuh dirimu.” Xiao Fan berkata serius, dirinya sekarang sudah berada di puncak Benua Yuansu, jadi hanya tinggal melatih gerakan agar tidak terlalu kaku saja.


Gu Lin melihat kedua anak itu, mengerutkan keningnya. Dirinya dengan cepat menghentikan keduanya. “Kalian, berhenti.”


Xiao Fan dan Ning Shui berhenti, mereka menatap ke arah Gu Lin, dengan penuh penasaran Xiao Fan bertanya, “ada apa, Bu?”


Gu Lin mendengar pertanyaan itu, menaikkan alisnya dan bertanya balik.” Kau tahu, hari ini hari apa?”


Xiao Fan sedikit tertegun, kemudian dia dan Ning Shui saling menatap dan mengingat hari ini adalah hari apa?


Dengan cepat keduanya melebarkan matanya, mereka ingat apa yang terjadi hari ini nantinya. “Pertandingan dan seleksi masuk Akademi maupun Sekte...”


***


Klan Dai.


Terlihat Dai Mo menatap ke arah rombongan Klan lainnya. Dirinya tersenyum menyeringai, hari ini adalah hari yang dia tunggu. Hari di mana dirinya akan balas dendam dengan Xiao Fan.


“Dai Roha, apakah persiapan sudah selesai?”


Dai Roha yang berada di samping Dai Mo menjawab, “Sudah semuanya, Patriark.”


Dai Mo tersenyum senang akan kesiapan anak buahnya tersebut, dengan cepat dia bergerak maju terlebih dahulu dan berkata, “Mari kita buat Pertandingan ini kacau.”


“Siap, Tuan.” Seluruh orang yang berkumpul berteriak secara bersamaan. Dai Mo mengangguk puas dan berjalan pergi ke pertandingan di ikuti oleh seluruh orang tersebut.


“Nantikan pembalasanku, Klan Xiao.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.