Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 79 : Bangkit - S1 End


[Chapter 79.]


[Bangkit.] [Season 1 : End.]


[Silahkan Dibaca.]


Lautan Hitam.


Xiao Fan melihat dirinya sendiri. Dia terkejut akan hal itu. Dia tidak menyangka ada hal yang di luar nalarnya.


“Aku tidak tahu kamu siapa? Apa keinginanmu?” Xiao Fan langsung bertanya ke intinya. Dia benar-benar waspada sekarang, bagaimanapun juga orang di depannya dapat mengendalikan tubuhnya.


“Mari kita bersatu. Kau harus menerimaku, jika tidak... Kau akan mati dan terkurung di sini selamanya.” Xiao Fan melebarkan matanya, dia bingung akan bersatu.


“Apa maksudmu menyatu?” Xiao Fan bertanya dengan penasaran. Kemudian, Xiao Fan hitam tersenyum.


“Awan Reinkarnasi adalah sebuah pusat Galaksi. Di mana, jika seorang Dewa melewati hal tersebut. Diri mereka akan terpisah.”


“Awan Reinkarnasi memisahkan Aku yang gelap dan menyegelnya di Alam Bawah Sadarmu.”


“Kau yang terang, akan bertindak dengan kebaikan. Tanpa tahu apapun di dunia ini, kau masih bertahan karena aku selalu mengirim efek gelap kepadamu.”


“Jika, tidak begitu. Kau akan berpikiran naif dan mudah diperdaya seperti sekarang. Kau menolakku selepas itu, mencoba untuk memperbaiki segel. Alhasil menghilangkan pengaruh dariku.”


Xiao Fan melebarkan matanya, dia ingat hal itu. Semenjak dirinya mengecek segel dalam cahaya, dia benar-benar ingin menghancurkan tetapi segelnya semakin menguat.


Xiao Fan juga menyadari akan perubahan dirinya yang terbilang sangat naif dan mudah diperdaya oleh seseorang.


Xiao Fan menimbang pro dan kontranya. Namun, dia tidak peduli kembali akan hal itu. Cukup sekali di lukai, selebihnya tidak akan terulang kembali.


“Apakah dengan bergabung, akan membuatku kehilangan jati diriku?”


Xiao Fan tidak bisa tidak bertanya akan hal itu, walaupun dia sudah tidak peduli. Namun, dia perlu mengetahui akan hal itu.


Xiao Fan hitam tersenyum, dia menggelengkan kepalanya. “Bodoh, jati dirimu akan terlihat ketika kita menyatu.”


Xiao Fan sedikit terkejut, dia kemudian menatap ke arah Xiao Fan hitam dengan serius. Dia mengangguk tanda setuju akan penggabungan.


Xiao Fan dan Xiao Fan hitam saling menatap kemudian keduanya berubah menjadi cahaya. Satu cahaya putih dan satu cahaya hitam.


***


Hutan Clover.


Ning Que menatap ke arah Ning Shui, dia mengayunkan cakar miliknya untuk membunuh Ning Shui tersebut.


“Wushh...” Cakar melesat, tetapi seketika berhenti tepat beberapa centimeter dari wajah Ning Shui.


Ning Que melebarkan matanya, dia terkejut akan kejadian tersebut. Dia mencoba untuk menggerakkan tangannya tersebut, tapi tidak bisa lepas sama sekali.


“Apa yang terja—“ Ning Que berkata dengan kesal campur terkejut, tetapi perkataannya terpotong oleh rasa sakit di lengannya.


Ning Que melebarkan matanya ketika melihat siluet benang tipis yang aneh. Kemudian, dia merasakan aura yang mengerikan berada di belakangnya.


Ning Que tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Dia benar-benar terikat oleh benang yang memiliki warna hitam.


“Bagaimana bisa?” Ning Que tidak bisa tidak terkejut, dia tidak yakin dengan apa yang dipikirkan sekarang, sampai akhirnya sebuah suara akrab baginya terdengar.


“Ahhhh, jadi ini ya namanya bangkit dari kematian.” Sebuah suara yang terdengar berat dan dingin. Ning Que mendengar suara tersebut, seketika wajahnya gelisah, butiran keringat mengucur di seluruh tubuhnya sampai-sampai pakaian yang dia kenakan berubah menjadi tembus.


Xiao Fan bangkit, tetapi dia sekarang terlihat berbeda dari biasanya. Wajahnya berubah menjadi lebih cerah, dada yang berlubang miliknya seketika terbakar dan pulih tidak ada luka apapun.


Rambut hitam panjang berkibar dengan bebas, mata yang sebelumnya hijau berubah menjadi merah. Dia benar-benar terlihat sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya.


Benang miliknya terulur, warna hitam pekat terlihat. Aura mencekam terus keluar dari tubuh Xiao Fan.


Xiao Fan melayang dengan bantuan benang miliknya, tatapannya sekarang terkunci ke arah Ning Que yang akan membunuh Ning Shui.


Xiao Fan menatap keduanya, dia menatap ke arah Ning Shui terlebih dahulu. Dia menyadari bahwa perempuan itu marah dan akan membunuh kakaknya, tetapi perbedaan kekuatan terlalu besar.


“Dasar bodoh.” Kalimat yang dikeluarkan Xiao Fan ketika melihat kondisi Ning Shui. Kemudian, tatapannya tertuju ke arah Ning Que, dia menggerakkan benang miliknya dan mengendalikan Ning Que untuk menatap dirinya.


Ning Que terkejut ketika melihat Xiao Fan yang memiliki dominasi yang sangat mengerikan. Dia benar-benar basah, bahkan pakaian dan celana miliknya tembus pandang.


Tubuh Ning Que benar-benar matang dan siap untuk di siksa. Namun, untuk Xiao Fan dia tidak peduli akan keindahan tubuh Ning Que.


Dia menyeringai dan membuat sebuah makhluk besar dengan sebuah senjata yang besar dan berdiri menjulang.


“Nah, jlang sepertimu cocok untuk di siksa seperti ini.” Ning Que melihat hal itu melebarkan matanya, apalagi tatapan matanya tertuju terhadap senjata monster tersebut.


Monster buatan Xiao Fan perlahan bergerak ke arah Ning Que. Sedangkan, perempuan itu memberontak ingin melarikan diri dari monster tersebut.


“Adik Fan, tolong aku... Kumohon hentikan ini, aku min- kyaa!” Ning Que belum sempat menyelesaikan permintaan maafnya, dia sudah ditarik oleh monster tersebut.


Ning Que melebarkan matanya ketika merasakan rasa sakit yang amat mengerikan. Xiao Fan sendiri tidak peduli dan berjalan ke arah Ning Shui.


Dia mengayunkan tangannya dan mengangkat Ning Shui agar naik ke atas tepat di depannya.


“Itu sebagai terima kasihku. Juga, kembalilah ke tempatmu.” Xiao Fan mengibaskan tangannya, seketika Ning Shui terbang dan melesat ke arah Akademi.


Namun, saat mendarat, Ning Shui di bantu oleh berbagai benang hitam dan jatuh di dekat Akademi.


Xiao Fan kemudian menatap ke arah Lin Hua, dia melihat bahwa tubuh dari perempuan itu mulai mengering. Dia mengetahui hal itu dan berkata dengan nada rendah. “Segel pengganda.”


Xiao Fan kemudian menatap ke arah Ning Que yang disiksa habis-habisan oleh monster yang dirinya buat. Penampilan Ning Que benar-benar hancur sekarang.


Xiao Fan membiarkannya, dia menambah siksaannya. Sampai akhirnya, dia mengambil Roh Elemen milik Ning Que.


Xiao Fan tidak menyangka bahwa, dia bisa mengambil roh elemen milik seseorang. Dia melihat sebuah bola cahaya berwarna merah, dia menyimpan dan melihat Ning Que yang terlihat berubah menjadi pel*acur.


Xiao Fan kemudian membawa tubuh Ning Que bersamanya menuju ke arah sebuah tempat tersembunyi di hutan tersebut.


Xiao Fan melemparkan Ning Que ke dalam tempat tersebut. Kemudian, terlihat berbagai makhluk yang memiliki tubuh hijau keluar dan menyeret tubuh Ning Que.


“Nikmati siksaanmu, Putri Ning pertama.” Xiao Fan kemudian melihat ke arah padang pasir yang berada di dekat Hutan Clover tersebut. Dia tersenyum, lalu melesat ke arah padang pasir tersebut.


***


Kerajaan Ning.


Raja dan Ratu tengah duduk di singgasana, keduanya merasa firasat buruk telah terjadi kepada putrinya.


“Que’er apakah berhasil menarik Xiao Fan. Jika, tidak... Aku berharap dia bisa membunuhnya.” Raja Ning berkata dengan nada dingin.


Ratu sendiri diam, dia tidak peduli akan hal itu. Dia hanya peduli akan keselamatan putrinya tersebut.


***


Akademi Yuen.


Ning Shui bangun di ruang kesehatan. Dia segera duduk dan melihat ke sekeliling, tetapi tidak menemukan seseorang yang dia cari.


Ning Shui kemudian merasakan ada sesuatu di dalam cincin ruang miliknya. Dia kemudian mengeluarkan hal tersebut.


Terlihat sebuah bola berwarna merah dengan pola rubah, serta sebuah surat yang bertulisan dengan nama Xiao Fan.


Ning Shui mengabaikan Bola tersebut dan membuka surat dari Xiao Fan.


{Jadilah kuat, jika kamu ingin menemukan diriku.}


Ning Shui melihat tulisan tersebut, seketika melihat tanda merah yang menandakan bahwa orang yang dia cintai hidup, entah bagaimana.


Ning Shui kemudian menatap ke tulisan bawah yang menginstruksikan dirinya untuk menyerap bola merah tersebut.


Ning Shui mempercayai Xiao Fan, bagaimanapun juga dia mencintai laki-laki tersebut lebih dari apapun.


Seketika Roh kartu miliknya berubah menjadi bentuk baru, terlihat sosok Rubah dengan warna biru memakai sebuah Zirah yang terlihat kuat.


“Aku akan pergi dan melakukan petualangan untuk menjadi kuat.” Ning Shui bertekad, dia mengambil jubah abu-abu miliknya dan keluar dari ruang kesehatan lewat jendela.


Tepat Ning Shui selesai keluar, pintu ruang kesehatan terbuka dan masuklah Yu Hun Sha.


Dia terkejut ketika melihat Ning Shui tidak ada di tempat, dia panik. Sebuah minuman yang ingin dia berikan kepada Ning Shui tumpah.


“Sial, di mana Putri sampah tersebut!”


***


Xiao Fan tiba di padang pasir. Kemudian dia turun, tepat di saat dia turun. Empat orang seketika muncul di sebelahnya.


Xiao Fan sudah tahu siapa mereka. “Kita akan berlatih, lalu menghancurkan Benua ini sampai tidak bersisa.”


Mata Xiao Fan bersinar berwarna merah. Keempat orang di belakangnya menunduk dan berkata secara bersamaan.


“Dimengerti, Tuan!”


[Ilustrasi Karakter.]




Xiao Fan (New.)


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.