
Silakan Dibaca.
Xiao Fan, Xian Nan, dan lima perempuan keluar dari tempat para Organisasi Hantu Gelap berada. Mereka pergi melalui pintu lain yang langsung menuju ke arah luar Toko Bar Tengah Malam.
Xiao Fan sebenarnya tidak peduli, jika bertemu dan disergap oleh orang-orang yang berada di Bar Tengah Malam. Namun, dia tidak bisa bertarung sambil melindungi seseorang.
Ketujuh orang itu berjalan keluar dari pasar gelap. Tidak ada sama sekali orang yang menghentikan mereka, apalagi seseorang yang melihat pakaian yang dipakai kelima perempuan tersebut.
Pakaian yang dipakai kelima perempuan tersebut ialah pakaian yang biasa digunakan oleh para anggota kelompok Hantu Gelap. Hanya dengan melihat pakaian tersebut, orang-orang sudah tahu bahwa dua orang di depannya adalah Klien mereka.
Xiao Fan dan Xian Nan tidak peduli dengan tatapan mereka. Dia melewati tembok begitu juga kelima perempuan tersebut. Tidak ada yang melihat bahwa, kelima perempuan tersebut hanya memakai jubah untuk menutupi tubuh mereka saja.
***
Ketujuh orang sudah keluar dari pasar gelap, mereka sekarang kembali di Wilayah Barat, di mana tempat para budak berada. Kelima perempuan yang melihat tempat para budak, hanya gemetar sebentar.
Bagi mereka tempat budak sangat membuat kelimanya trauma. Mulai disiksa, dimainkan setiap malam, bahkan dikurung tanpa sehelai benang sama sekali.
“Kalian berlima akan menjadi pelayanku, jadi lupakan masa lalu kalian. Selepas ini, hidup kalian berubah. Juga, semisal ingin balas dendam... Kalian bisa izin terlebih dahulu.”
Kelimanya terkejut ketika mendengar perkataan dari Xian Nan. Mereka menunduk dan berkata, “Kami mengerti, Nyonya.”
Xian Nan tersenyum, dia masih merasakan perasaan takut dari kelima perempuan itu, meskipun kecil. Xian Nan memahami hal itu, bagaimanapun juga kelimanya baru bertemu sekali.
“Ayo pergi ke Penginapan...” Xiao Fan berkata dengan datar. Xian Nan mengangguk, kemudian mereka bertujuh berjalan menuju ke arah Penginapan Perak.
***
Jalanan yang sepi, membuat ketujuh orang tersebut dengan cepat tiba di Penginapan Perak. Ketujuh orang itu masuk ke dalam Penginapan Perak.
Di saat masuk, mereka disambut oleh Yu Lin yang tengah menatap ke arah Xiao Fan dan Xian Nan. Kemudian, tatapannya jatuh ke orang yang berjubah Organisasi Hantu Gelap.
Yu Lin seketika menjadi serius dan waspada. Xiao Fan menaikkan tangannya tanda tidak perlu khawatir. Yu Lin menjadi tenang, kemudian paham yang diinginkan Xiao Fan.
“Kamar VIP nomor dua kosong, tempati saja.”
Xian Nan mengangguk, dia tahu bahwa Yu Lin salah satu saudarinya karena melihat adanya lambang Mahkota di tangannya tersebut.
Xian Nan membawa kelima perempuan naik ke atas, menuju ke kamar VIP nomor dua tersebut. Sekarang, hanya tersisa Xiao Fan dan Yu Lin.
“Yu Lin, kamu bantu Xian Nan... Aku ada sesuatu yang harus kulakukan. Juga, bisakah aku meminta informasi akurat terkait berapa banyak Bangsawan di Kota ini?”
Yu Lin mengangguk sambil tersenyum manis. Kemudian, dia mengeluarkan sebuah buku dan memberikan ke Xiao Fan. Namun, Xiao Fan tidak menerima buku tersebut, justru menarik tangan Yu Lin dan memeluknya.
Yu Lin terkejut, tetapi dia segera melihat bahwa terdapat pisau yang melesat dari tempat dia berdiri sebelumnya.
Xiao Fan dengan cepat mengambil satu pisau pendek dan melemparkan tepat kaki orang yang menyerang Yu Lin sebelumnya.
Terlihat pisau menancap di kaki seseorang yang memakai pakaian serba hitam, dengan penutup wajah yang hanya memperlihatkan mata saja.
“Argh...” Orang itu berjuang dan mengeluarkan berbagai pisau dan melemparkan ke arah Xiao Fan dan Yu Lin.
Namun, hal itu percuma...
Xiao Fan dengan cepat mengubah arah dari keseluruhan pisau tersebut. Arah yang tertuju sekarang adalah tempat orang itu berada.
Pisau berbalik dan melesat ke arah kaki dan tangan orang tersebut. Empat pisau menancap di kaki, serta empat pisau menancap di tangan orang tersebut.
Xiao Fan melepaskan pelukannya terhadap Yu Lin, kemudian dia berkata, “Pergilah menuju ke tempat Xian Nan berada... Akan kuatasi masalah ini.”
Xiao Fan menatap ke arah orang yang menyerang sebelumnya. Kemudian, dia berjalan dengan pelan ke arah orang tersebut.
“Siapa yang memerintahkanmu?”
Orang berpakaian hitam tetap diam. Xiao Fan sendiri tidak masalah, dia hanya menyiksa dengan ringan. Namun, menyakitkan dan membuat seseorang tidak akan kuat.
Xiao Fan mengeluarkan bulu burung, orang berpakaian hitam bingung dengan apa yang akan dilakukan oleh Xiao Fan tersebut. Dia sebenarnya sudah menyangka bahwa akan disiksa, tetapi melihat bulu burung yang akan menjadi alat menyiksa, dia tidak bisa tidak bingung.
Xiao Fan mengetahui bahwa orang berpakaian hitam tersebut meremehkan siksaan burung. Xiao Fan melihat bahwa pisau miliknya sudah menyegel tangan dan kaki orang tersebut.
Xiao Fan kemudian mengarahkan bulu burung ke arah sisi kanan kiri tubuhnya. Kemudian, telapak kaki orang berpakaian hitam tersebut.
Merasakan perasaan geli yang begitu kuat, membuat orang berpakaian hitam benar-benar tertawa lepas. Dia bergerak-gerak untuk menghilangkan rasa geli, tetapi rasa geli tersebut semakin menjadi-jadi.
Tawanya benar-benar keras, beruntung seluruh ruangan di Penginapan Perak memiliki segel kedap suara. Membuat tawa orang tersebut hanya terdengar di luar ruangan.
***
Yu Lin yang tengah berjalan ke arah VIP nomor dua, terhenti ketika mendengar suara tawa dari orang yang berada di lantai pertama. Dia mengerutkan keningnya, kemudian bertanya-tanya sedang terjadi apa di sana.
“Aku harus menemui Saudari Xian terlebih dahulu sebelum kembali menuju ke lantai pertama.”
Yu Lin dengan cepat bergegas menuju ke VIP nomor dua. Dia menekan keinginannya untuk melihat apa yang terjadi di lantai pertama tersebut...
***
Xiao Fan terus menyiksa orang berpakaian hitam tersebut. Orang tersebut terus tertawa dan merasakan bahwa perutnya sakit karena terus-menerus tertawa tanpa henti.
“Jadi, siapa yang menyuruhmu untuk membunuh Yu Lin?” Xiao Fan memberikan ruang agar orang berpakaian hitam mau berbicara.
Melihat bulu burung yang sedikit menjauh dari tubuhnya, orang berpakaian hitam merasa lega. Dia baru menyadari ada metode menyiksa yang sangat ampuh seperti itu.
“Jika, kau tidak ingin berbicara. Maka nikmati tawamu...” Xiao Fan mengangkat tangannya, tetapi dia berhenti ketika mendengar suara orang berpakaian hitam tersebut.
“Berhenti...Berhenti! Akan kukatakan siapa yang menyuruhku.” Orang berpakaian hitam tersebut benar-benar menyerah, dia mengatur nafasnya dan menatap ke arah Xiao Fan.
“Orang yang memerintahkanku untuk menyerang Tuan Putri Yu, ialah...”
Sebuah belati melesat dan akan mengenai leher Orang berpakaian hitam tersebut. Namun, Belati tersebut di tahan oleh Xiao Fan dan di kembalikan dua kali lebih cepat dari orang yang menyerang sebelumnya.
“Siapa, yang menyuruhmu?” orang yang berpakaian hitam, mengangguk. Kemudian dia memberitahu nama orang yang memerintahkannya.
“Xian Guo, Tuan Muda pertama dari Keluarga Kaya.”
Xiao Fan yang mendengar itu mengerutkan keningnya, kemudian dia menatap ke arah orang berpakaian hitam tersebut.
Namun, terlihat orang berpakaian hitam tersebut seketika mati dan mengeluarkan darah dari mulutnya.
“Keluarga Xian...”
[To be Continued.]
Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.