Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 208 - Tanggapan Seluruh KerajaanTian


Silakan Dibaca.


Berita pemulihan Yun Shi Han menyebar ke seluruh tempat di dalam Kerajaan Tian. Banyak orang-orang terkejut, akan pengumuman tersebut. Mereka tahu, bahwa sebelumnya kepala keluarga Yun tersebut menderita penyakit yang sangat mustahil untuk disembuhkan.


Namun, kali ini mereka mendapatkan informasi bahwa kepala keluarga Yun sudah sembuh dari penyakit yang dideritanya. Hal ini, membuat orang-orang bertanya-tanya, apakah berita tersebut benar atau salah.


Sementara para pemimpin kota lainnya, senang mendengar bahwa Yun Shi Han sudah kembali pulih. Namun, ada juga yang tidak menyukai berita tersebut.


***


Keluarga Lan.


Seorang pria berusia lima puluhan menatap berita tersebut, senyum di wajahnya terukir ketika mendengar bahwa Yun Shi Han sudah kembali sehat.


“Sepertinya putri kecilku tengah bertemu sesuatu di jalan.. waktu kebangkitan Han, benar-benar sangat tepat dengan kehadiran putri kecilku itu.”


Pria itu ialah Lan Yansho, seorang kepala keluarga Lan. Dia sangatlah dekat dengan Yun Shi Han, bisa dibilang mereka berdua seperti saudara sedarah.


“Siapkan bir dan beberapa makanan yang tahan lama, juga jangan lupakan untuk membawa daging Naga sebelumnya. Kita akan berangkat menuju ke kediaman Yun.”


Prajurit Lan yang mendengar pengaturan tuannya, segera menunduk dan menjawab dengan tegas.


“Dimengerti, Tuan!” Prajurit berdiri dan berbalik pergi dari ruangan tersebut. Dia mulai bergegas menyiapkan seluruh kebutuhan menuju ke kediaman Yun.


***


Kota pelabuhan.


Di dalam bayangan kota, terdapat empat sosok bayangan berjubah hitam tengah berkumpul satu sama lain. Salah satu sosok bayangan hitam, matanya memerah karena penuh akan amarah.


“Bajing*an, siapa yang membunuh pengikutku dan menyelamatkan Yun Shi Han!”


Teriakan sosok itu sangat keras, namun yang membuat aneh adalah tidak ada sama sekali orang yang mendengar teriakan sosok itu, seolah-olah dia berada di sisi lain dari dunia.


“Kita pergi ke Kediaman Yun. Hari ini, kita harus menyelesaikan akun kepada Yun Shi Han.”


Sosok itu memandang ke arah tiga sosok lainnya. Kemudian, mereka melesat menghilang dari tempatnya.


***


Istana Kerajaan Tian.


Seorang pria dengan pakaian merah dan mahkota di kepalanya, tengah duduk di taman ditemani oleh sosok wanita yang sangat cantik. Tidak ada yang berani mendekat ke tempat mereka berdua berada, karena dia adalah sosok yang ditakuti di seluruh Kerajaan Tian.


Dia adalah Raja Chu Tianheng, seorang Raja yang memiliki tingkat kultivasi tertinggi yaitu Alam Elementasi akhir.


Wanita di sebelahnya ialah istri Chu Tianheng, Yun Qi Er. Seorang wanita yang sangat cantik dengan tubuh seputih susu dan senyum yang membuat setiap orang akan terpesona menatapnya.


“Sayang, apakah kamu akan mengunjungi Kakak Han?”


Yun Qier memandang ke arah suaminya, dia melihat bahwa suaminya tengah tersenyum menatap ke arah depan. Yun Qier menyadari suaminya juga ingin berkunjung ke kediaman Yun.


“Kita akan mengambil cuti, aku juga sudah lama tidak bertukar cawan kepadanya.”


Chu Tianheng mengatakan kesetujuannya untuk pergi ke kediaman Yun. Dia mengatakan hal itu sambil menatap ke arah istrinya tercinta tersebut.


Yun Qier mengembangkan senyum, dia sudah lama tidak menjenguk kediaman Yun. Dirinya sendiri sangatlah sibuk, beserta suaminya tersebut. Baru beberapa hari ini, mereka dapat tenang.


***


Kediaman Yun.


Xiao Fan yang ditunjukkan jalan menuju ke kamarnya, tidak bisa untuk tidak mengamati sekitar. Dirinya benar-benar terpesona dengan dekorasi dan furnitur yang terdapat di lorong jalan menuju ke kamarnya.


Lan Ling dan An Er yang mengikuti Xiao Fan, masihlah gugup. Bagaimanapun juga, orang di depannya itu adalah seorang Raja. Mereka tidak ingin ceroboh dan seenaknya seperti sebelum-sebelumnya.


Yun Jinsan juga melirik ke arah tiga orang itu, namun dirinya juga gugup dalam hati. Beruntung dia dapat mengendalikan rasa gugupnya tersebut dan memimpin seorang Raja dengan lancar menuju ke ruangan tamu.


Ruang tamu khusus tersebut ada tiga, Yun Shi Han mempersiapkan tiga ruang tamu tersebut, jika ruang tamu nanti penuh.


Tak butuh waktu lama, mereka berempat tiba di ruang tamu khusus tersebut. Yun Jinsan menunjukkan ruangan untuk Xiao Fan tersebut.


“Tuan, ini adalah ruangan Anda.”


Yun Jinsan tahu bahwa Raja di depannya tidak ingin dipanggil Yang Mulia, artinya keformalan yang cocok adalah tuan.


Xiao Fan mengangguk, kemudian berkata dengan nada biasa. “Terima kasih.”


“Justru kami yang harusnya berterima kasih, Tuan. Karena Tuan telah menyembuhkan kepala keluarga Yun yang tak lain ayahku sendiri.”


Xiao Fan tersenyum tipis, dia benar-benar tidak menyangka hanya sekedar mengangkat menghilangkan racun Yun Shi Han. Dirinya akan menerima perlakuan seperti ini.


“Kalau begitu, Tuan. Mohon maaf, saya harus pergi melanjutkan tugas yang lainnya. Saya akan kirimkan seorang pelayan untuk memenuhi kebutuhan Anda dan menyampaikan sesuatu kepada Saya nantinya.”


Xiao Fan mengangguk paham, bagaimanapun juga Yun Jinsan adalah laki-laki dan dia putra pertama yang memiliki berbagai kesibukan sendiri.


Yun Jinsan berlalu pergi menuju ke arah ruangannya, namun dirinya harus menemukan pelayan yang cocok untuk membantu Xiao Fan menyiapkan segalanya.


“Jadi, ada yang ingin kalian berdua bicarakan?”


Selepas memandang Yun Jinsan yang sudah menghilang, Xiao Fan berbalik menatap ke arah Lan Ling dan An Er yang gugup. Xiao Fan sedikit mengerutkan keningnya ketika melihat keadaan keduanya seperti itu.


“Abaikan statusku yang menjadi Raja. Anggap aku seperti temanmu, seperti sebelumnya.”


Mendengar pernyataan Xiao Fan tersebut, mereka berdua tertegun dan menghela nafas lega. Mereka sebenarnya ingin minta maaf, namun mengingat Xiao Fan menegaskan bahwa untuk mengabaikan status Rajanya, mereka berdua mulai tenang.


Melihat keduanya sudah tenang, Xiao Fan kembali mengajukan pertanyaan kepada keduanya tersebut.


“Jadi, ada yang ingin kalian bicarakan?”


Lan Ling dan An Er saling memandang, kemudian mereka berdua menganggukkan kepalanya dan Lan Ling berkata dengan nada sedikit harapan.


“Tujuan kami menemuimu adalah untuk  minta maaf atas kesalahan sebelumnya dan kami ingin meminta sesuatu, bisakah?”


Xiao Fan mengerutkan keningnya, dia tidak menjawab melainkan membuka pintu kamarnya dan memberi isyarat untuk masuk ke dalam kamarnya.


Ketiga orang itu memasuki kamar yang disiapkan untuk Xiao Fan. Kamar tersebut mirip seperti kamar kelas atas, lebih mewah dibandingkan penginapan lainnya.


Xiao Fan sendiri berjalan ke arah kursi yang berada di dekatnya. Tepat di depan kursi terdapat meja dan kursi lainnya yang masih kosong.


“Duduklah dan mulai jelaskan apa permintaan kalian?”


Xiao Fan tidak buru-buru untuk memilih menyetujui permintaan atau menolak permintaan Lan Ling dan An Er. Prinsipnya tetap sama, semakin kacau masalah yang dihadapi kedua, semakin dia setuju untuk membantu.


Prinsip ini sama seperti dirinya yang dulu, dia sangat suka akan masalah besar dibandingkan masalah kecil seperti kucing yang menghilang. Dia lebih menyukai penculikan, pembunuhan, atau pengungkapan sebuah misteri.


Apa permintaan Lan Ling dan An Er sendiri akan menjadi salah satu dari tiga tersebut. Mereka ingin meminta bantuan kepada orang kuat, karena ini terkait dengan kelangsungan keluarga Lan nantinya.


Yun Shi Han sendiri sudah mereka berdua minta pertolongan sebelum-sebelumnya. Namun, Yun Shi Han tumbang dan akhirnya permintaan itu batal.


Namun, sekarang terdapat Xiao Fan. Jika, Xiao Fan menolak. Mereka akan mencari orang kuat lainnya.


“Permintaan kami ialah...”


To be Continued.


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.