Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 39


[Chapter 39.]


[Penjelasan.]


[Silahkan Dibaca.]


Xiao Fan dan yang lainnya telah selesai membunuh seluruh monster roh yang menghalangi jalan mereka menuju ke lembah Fengjian.


Xiao Fan menatap para monster roh penuh akan minat, dirinya mendekati monster-monster tersebut dengan antusias tinggi. Mengecek satu persatu tubuh dari monster roh tersebut.


“Junior Fan, apa yang kamu lakukan?” Liu Kai penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Xiao Fan tersebut.


Mendengar pertanyaan dari senior tersebut. Xiao Fan menoleh ke arah Liu Kai, dirinya tersenyum dan menjawab, “Ini untuk eksperimen, Senior. Bagaimanapun juga aku paling suka yang namanya eksperimen.”


Liu Kai mengangguk, dia paham dengan apa yang akan dilakukan juniornya. Dirinya sebenarnya mengingat seorang guru akademi yang suka akan eksperimen. Jika keduanya disatukan, apa yang terjadi?


Liu Kai benar-benar ingin melihat hal itu, dia juga suka akan eksperimen namun selalu saja bingung dengan beberapa hal. Dirinya tidak sabar ingin mempertemukan Xiao Fan dengan guru tersebut.


Xiao Fan tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Liu Kai. Dia sekarang fokus akan mengambil beberapa bola roh dan monster roh.


“Semua ini, juga kualitas monster benar-benar hebat. Aku sedikit terkejut, melihat kulit mereka dan isi dalam tubuhnya,” Batin Xiao Fan sambil mengamati seluruh isi monster roh.


Lin Hua, Ning Shui, dan Zhu Lin beristirahat di batu besar dekat dengan mayat-mayat para monster roh. Mereka hanya mengalirkan sedikit energi roh, seluruh bau dan darah di tubuh dan pakaian akan menghilang.


“Apa yang di lakukan, Adik Fang itu?” Lin Hua memiringkan kepalanya, dia penasaran dengan Xiao Fan.


Ning Shui mendengar hal itu, tatapannya beralih ke arah Xiao Fan. Melihat apa yang dilakukan pemuda yang disukainya. Dia tersenyum dan menjawab, “Kakak Fan sedang mengumpulkan bahan untuk eksperimen miliknya, Guru.”


Lin Hua sedikit terkejut, Zhu Lin yang mendengar hal itu, segera menatap ke arah Xiao Fan. Dirinya sedikit rumit ketika melihat juniornya tersebut.


“Apakah dia bisa menyelamatkan diriku?” Zhu Lin berkata dalam hati. Dirinya berharap bahwa ada seseorang yang bisa menyelamatkannya.


“Jika begitu, dia mirip dengan seorang guru di Akademi kami. Guru itu sangat menyukai akan eksperimen. Aku penasaran bagaimana kalau keduanya bertemu?”


Lin Hua mengatakan hal itu sambil membayangkan hal yang menakjubkan. Zhu Lin tahu akan pikiran gurunya tersebut. Ning Shui sendiri sedikit terkejut mendengar ada orang yang sama dengan Xiao Fan.


“Apakah itu benar?” Ning Shui bertanya dengan penasaran. Lin Hua dan Zhu Lin mengangguk dan Zhu Lin menunjuk ke arah Liu Kai.


“Orang itu, termasuk murid dari Guru tersebut. Dia juga sangat tertarik akan eksperimen namun tidak mempunyai bakat sama sekali.”


Ning Shui mengangguk paham ketika mendengar penjelasan dari Zhu Lin tersebut. Dia tidak menyangka akan hal itu, lalu pandangannya menatap ke arah langit.


“Dunia itu benar-benar misterius.” Ning Shui berkata dalam hatinya. Dia berharap bisa melihat seluruh tatanan Dunia seperti yang dibicarakan Xiao Fan.


***


Xiao Ren sendiri yang berbaring di batu besar lainnya menatap ke arah Xiao Fan, dia tersenyum dan melanjutkan tidurnya sambil berpikir akan sesuatu.


***


Xiao Fan selesai mengambil keseluruhan bola roh dan monster roh. Kemudian, dia pergi menuju ke arah Lin Hua dan para gadis lainnya.


Xiao Fan berjalan bersama dengan Liu Kai, sambil berbicara di antara mereka satu sama lain.


“Jadi, kuku Elang Angin bisa digunakan untuk meningkatkan serangan.” Liu Kai menganggukkan kepalanya, dia baru menyadari akan hal itu.


“Bunga Aspa, Kuku Elang, di tambah pil tingkat satu, bisa diolah menjadi pil tingkat satu super.”


“Pil ini memiliki tingkatan di atas pil tingkat satu dan di bawah pil tingkat dua. Namun, khasiat yang didapatkan lebih kuat dibandingkan pil tingkat dua.”


“Serpihan Kayu Inda, Kantung racun Ular, Bunga Runsa, dan Patahan Tanduk Rusa Angin, itu juga dapat membuat ramuan atau pil tingkat satu super.”


“Aku masih menciptakan hal lain lagi, akan tetapi kedua itu lebih sering kugunakan.” Xiao Fan menjelaskan tentang pil dan ramuan miliknya.


Liu Kai takjub akan hal itu, dia tidak menyangka bahwa juniornya benar-benar memiliki pengetahuan lebih luas. Dirinya berpikir bahwa gurunya bertemu dengan Xiao Fan akan menjadi hal mengerikan.


Dua peneliti ahli jika bertemu akan menghasilkan sesuatu yang membuat para orang-orang serakah bergerak. Namun, Liu Kai tetap tidak peduli akan hal itu, dia yakin bahwa tidak ada yang bisa mengusik Xiao Fan di Benua Yuansu.


***


Keduanya tiba di dekat Lin Hua dan para gadis lainnya. Mereka berdua melompat dan duduk di batu besar tempat istirahat Xiao Ren.


Tap Tap.


“Jadi, bisa jelaskan terkait dengan makhluk-makhluk itu, Kakak Hua?” Xiao Fan bertanya secara langsung. Bagaimanapun juga rasa penasaran miliknya sangat besar sekarang.


Lin Hua melihat antusias Xiao Fan tersebut, tersenyum dengan lembut. Dia kemudian berkata, “Baiklah, akan aku ceritakan terkait monster roh. Selepas itu, kita bergerak kembali.”


Xiao Fan dan yang lainnya mengangguk, Lin Hua mengatur nafasnya dan mulai menjelaskan tentang monster roh.


“Di benua Yuansu ada tiga jenis roh dalam bentuk binatang. Jenis pertama adalah binatang roh awal, jenis kedua binatang roh akhir, dan jenis ketiga adalah monster roh.”


“Jenis pertama, binatang roh awal itu belum memiliki yang namanya bentuk elemen atau perubahan dalam tubuh mereka. Hanya saja stamina dan kekuatan tubuh mereka, lebih kuat dari manusia.”


“Jenis ini biasanya di sebut binatang normal bagi para orang yang memiliki Roh Elemen. Mereka dapat membunuh binatang tersebut dengan sedikit usaha.”


“Kemudian, jenis kedua ialah binatang roh akhir. Binatang ini ditandai dengan adanya corak warna yang mencolok dan perubahan tubuh maupun ciri khas mereka.”


“Contoh, Domba Angin. Dalam bulu putihnya terdapat corak berwarna hijau dengan, kemudian perubahan tubuhnya adalah tanduk yang memiliki bentuk berbeda dari normal.”


“Apakah sampai di sini kalian mengerti?” Lin Hua menatap ke arah Xiao Fan dan yang lainnya.


Xiao Fan dan keempat lainnya mengangguk paham. Bagaimanapun juga mereka fokus dalam mendengarkan hal penting.


“Baiklah, waktunya ke jenis ketiga yaitu monster roh. Jenis ini, sudah tidak bisa dibilang binatang karena tubuhnya berubah drastis. Dua binatang jadi satu, itu juga bisa lebih.”


“Selepas itu, akhirnya seluruh orang mengetahui tingkatan dari Roh bentuk binatang tersebut.”


“Binatang roh awal, memiliki cahaya berwarna putih yang artinya normal. Binatang ini dibedakan menjadi tiga tahap.”


“Tahap awal, menengah, dan akhir.”


Xiao Fan mendengar itu, mengangkat tangannya. Melihat hal itu, Lin Hua tersenyum dan memandang ke arah calon guru tersebut.


“Kakak Hua, bagaimana bisa para orang-orang mengklarifikasi berdasarkan warna dan masih ada tingkat lagi?”


Lin Hua mendengar pertanyaan tersebut mengangguk. Dia kemudian menjawab, “Warna itu di ambil dari cahaya yang muncul dari binatang roh, seharusnya kamu sudah melihatnya bukan?”


Xiao Fan yang mendengar jawaban Lin Hua, seketika mengingat ketika dia bertarung dengan para binatang-binatang. Dia memang melihat cahaya tersebut, di saat mengalirkan Qi ke dalam tubuhnya.


“Tunggu... Artinya yang bisa melihat tingkatan hanya orang kultivator saja kah?”


Lin Hua tersenyum dan mengangguk. Xiao Fan akhirnya paham dan meminta guru tersebut melanjutkan penjelasannya.


“Baiklah, untuk tahap itu dibedakan dari besar dan tebalnya cahaya. Kami para Kultivator hanya membedakan menjadi tiga tahap saja.”


“Kemudian, Binatang Roh akhir memiliki cahaya berwarna hijau, tahap yang dimiliki juga sama yaitu awal, menengah, dan akhir.”


“Untuk Monster Roh sendiri, ada berbagai warna. Mulai dari Biru yang terlemah, kemudian Merah, dan terkuat adalah Hitam.”


Xiao Fan yang mendengar itu sedikit terkejut, dia merasa pernah melihat tingkatan tersebut. Namun, dari penjelasan Lin Hua, Xiao Fan merasa ada yang kurang.


“Klarifikasi tingkatan ini benar-benar sama dengan bola roh, akan tetapi kenapa warna emas dan pelangi tidak ada?” Batin Xiao Fan.


Lin Hua selesai menjelaskan tingkatan dari binatang roh maupun monster roh tersebut. Kemudian, dirinya berdiri dan berkata, “Karena sudah selesai, ayo kita melanjutkan perjalanan menuju ke Lembah Fengjian.”


Semuanya mengangguk setuju, kemudian kelima orang bangkit dari duduknya. Mereka semua mulai melanjutkan perjalanan menuju ke Lembah Fengjian.


[Tingkatan Binatang/Monster Roh.]


[Binatang Roh : Awal.]


[- Putih : Tahap awal.]


[- Putih : Tahap Menengah.]


[- Putih : Tahap Akhir.]


[Binatang Roh : Akhir.]


[- Hijau : Tahap Awal.]


[- Hijau : Tahap Menengah.]


[- Hijau : Tahap Akhir.]


[Monster Roh.]


[- Biru : Tahap Awal.]


[- Biru : Tahap Menengah.]


[- Biru : Tahap Akhir.]


[- Merah : Tahap Awal.]


[- Merah : Tahap Menengah.]


[- Merah : Tahap Akhir.]


[- Hitam : Tahap Awal.]


[- Hitam : Tahap Menengah.]


[- Hitam : Tahap Akhir.]


[?????]


[- Emas : Tahap Awal.]


[- Emas : Tahap Menengah.]


[- Emas : Tahap Akhir.]


[??????????]


[- Pelangi : Tahap Awal.]


[- Pelangi : Tahap Menengah.]


[- Pelangi : Tahap Akhir.]


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.