
Silakan Dibaca.
Pagi hari.
Terlihat seorang pemuda tengah duduk di lantai, tengah bersila sambil memejamkan matanya. Tepat di belakang pemuda itu, terdapat seorang anak kecil tengah tidur dengan nyenyak.
Pemuda yang sedang bersila perlahan membuka matanya, ia telah selesai melakukan pelatihan dan kultivasi dirinya sendiri.
“Hm, sepertinya aku menemui batasku untuk sekarang.”
Pemuda itu menatap ke arah anak kecil yang tengah tidur, ia tersenyum dan mulai membangunkan anak kecil itu.
“Bangun, Nak... Waktunya kita berangkat.”
Anak kecil yang tengah tidur perlahan-lahan terbangun. Ia membuka matanya dan duduk sambil mengusap matanya.
“Kakak Fan, apakah kita akan pergi?”
Pemuda yang tak lain Xiao Fan mengangguk dengan ringan. “Ya, kita akan berangkat sekarang. Tidak bisa ditunda, jadi cepatlah basuh mukamu terlebih dahulu.”
Anak kecil yang tak lain Jiang Hu mengangguk dan turun dari tempat tidur. Ia bergegas menuju ke kamar mandi.
Xiao Fan selesai mempersiapkan dirinya. Ia sekarang hanya menunggu Jiang Hu dan berangkat untuk bertemu dengan Ni Shan Jian.
Tak butuh waktu lama, Jiang Hu keluar dari kamar mandi. Ia sekarang memiliki tampilan lebih baik dari sebelumnya.
Xiao Fan yang melihat Jiang Hu selesai bersiap, ia kemudian berkata, “Ayo kita turun dan mulai bergerak. Waktu kita sedikit terbuang banyak.”
“Baik, Kakak Fan.” Ucap Jiang Hu sambil mengangguk.
Keduanya berjalan keluar dari kamar, lalu turun dari lantai dua dan pergi dari penginapan yang mereka tempati selama semalam.
Di jalan, Jiang Hu memandang ke arah sekitar. Ia sangat tertarik dengan berbagai orang yang berlalu-lalang, bahkan ia juga tertarik akan toko-toko yang berada di jalanan.
Xiao Fan mengetahui akan hal itu. Namun, ia sama sekali tidak terlalu peduli. Ia hanya membiarkan Jiang Hu antusias untuk sementara waktu.
"Ayo kita percepat." Kata Xiao Fan sambil memegang tangan Jiang Hu.
Jiang Hu sedikit terkejut, akan tetapi ia mengangguk dan pergi dengan cepat bersama Xiao Fan. Ia tidak nakal, dirinya paham bahwa Xiao Fan memiliki hal penting nantinya.
***
Xiao Fan tiba di wilayah sepi, ia memandang sekitar dan sama sekali tidak menemukan Ni Shan Jian di sekitar wilayah sepi.
Jiang Hu memandang sekitar sambil mengedipkan matanya. Ia sedikit terkejut ketika melihat Tuannya membawa dirinya ke Wilayah Sepi.
"Kakak Fan, kenapa kita di sini?"
Jiang Hu penasaran, kenapa tuannya membawa dirinya ke Wilayah Sepi. Meski ia menebak-nebak, ia menggelengkan kepalanya dan menunggu jawaban tuannya.
"Kita akan menunggu seseorang. Namun, jika Dia tidak datang. Kita akan melanjutkan perjalanan." Jawab Xiao Fan dengan ringan.
Jiang Hu mengangguk, ia kemudian merasakan bahwa tuannya melepaskan tangannya. Jiang Hu sedikit penasaran dengan lingkungan sekitarnya.
"Kakak Fan, aku akan memeriksa daerah sekitar." Kata Jiang Hu dengan ekspresi penuh akan rasa penasaran.
Xiao Fan melihat tingkah Jiang Hu, mengerutkan keningnya. Ia mengangguk menyetujui keinginan dari Jiang Hu.
"Jangan lupa, kembali ke sini dan jangan jauh-jauh."
Jiang Hu mengangguk, ia paham akan hal itu meski umurnya masih tujuh tahun. "Pasti, aku akan kembali, Kakak Fan."
Jiang Hu kemudian berkeliaran di wilayah sepi. Entah setiap ia masuk ke dalam rumah, hanya ada kesepian melanda tempat itu.
Xiao Fan tidak peduli akan Jiang Hu, ia kemudian merasakan kehadiran seseorang yang tengah berjalan menuju ke arahnya.
"Akhirnya Dia di sini." Xiao Fan berbalik dan melihat seorang pria dengan pakaian hanfu putih dan rambut yang berantakan.
Xiao Fan mengerutkan keningnya ketika melihat keadaan dari Ni Shan Jian. Entah kenapa, ia melihat bahwa pria di depannya tidak tertidur dengan baik semalaman.
'Apa yang membuat orang ini begadang dan tidak tidur sama sekali?' batin Xiao Fan sambil menghela nafas ringan.
"Yang Mulia Fan, pagi." Ni Shan Jian menyapa terlebih dahulu.
"Ya, Guru Ni." Balas Xiao Fan dengan santai.
"Baiklah, apakah kamu setuju atau tidak. Jika, setuju bahan eksperimen sudah aku siapkan dan itu akan membuatmu senang."
Ni Shan Jian menjadi cerah, wajahnya yang kusut dan rambut berantakan. Mulai berubah kembali menjadi dirinya yang sebelumnya.
Ia sama sekali tidak menyangka Xiao Fan akan memberikan dirinya bahan eksperimen yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
Ni Shan Jian sedikit mengatur antusiasnya. Kemudian, tatapannya tertuju ke arah Xiao Fan.
"Apakah Anda yakin, Yang Mulia?" Tanya Ni Shan Jian, ia perlu mengkonfirmasi keaslian ucapan Xiao Fan.
Xiao Fan yang mendengar pertanyaan Ni Shan Jian, ia mengangguk. Bagaimanapun juga, masalah bahan eksperimen, dirinya memang memiliki banyak.
Ni Shan Jian yang melihat bahwa Xiao Fan tidak bercanda. Ia menghirup nafas dalam-dalam untuk meredakan emosinya yang begitu mendidih akan semangatnya.
Ni Shan Jian menjadi serius, kemudian menekuk salah satu lututnya dan berkata, "Saya bersedia mengikuti Yang Mulia sepenuhnya."
Xiao Fan mengangkat sudut mulutnya. Ia benar-benar senang akan kehadiran Ni Shan Jian. Hal itu karena, Ni Shan Jian memiliki kualifikasi untuk menjadi peneliti terhebat seluruh dunia.
Xiao Fan mengangkat tangannya, kemudian mengibaskan tangannya ke samping dan muncullah pil berwarna merah kehitaman.
"Makan pil ini, segel akan ini membantumu nantinya." Xiao Fan memberikan pil itu kepada Ni Shan Jian.
Ni Shan Jian menerima pil itu, ia menganalisa sebelum, dirinya makan. Ia tahu bahwa pil di tangannya adalah pil budak.
Namun, yang membuat Ni Shan Jian penasaran adalah, kenapa pil budak akan bermanfaat untuknya. Perkataan Xiao Fan lah yang membuat Ni Shan Jian penasaran.
Tak butuh pikir panjang, Ni Shan Jian dengan cepat memakan pil yang diberikan oleh Xiao Fan.
Dalam sekejap, ia merasakan tubuhnya sedikit memanas. Lalu, ia merasakan ada sesuatu yang muncul dalam pikirannya dan itu tidak bisa hilang sama sekali.
Ni Shan Jian kemudian merasakan punggungnya memanas tajam, ia sedikit terkejut ketika merasakan ada simbol di punggungnya.
Ni Shan Jian juga merasakan dirinya menerobos. Namun, hanya sekali dan ia merasakan kekuatan melimpah tengah meluap di dalam dirinya.
"Ini, sungguh hebat." Ni Shan Jian terpana akan kekuatan yang ia dapatkan sekarang. Pil budak yang ia makan kali ini benar-benar berbeda dari deskripsi pil budak lainnya.
Xiao Fan sedikit menikmati ekspresi wajah dari Ni Shan Jian. Ia kemudian mengeluarkan dua bola roh elemen yang sudah ia kembangkan.
"Karena kau adalah ilmuwan. Maka fisikmu sangat buruk, kau perlu perlindungan diri untuk berjaga-jaga, jika ada yang menyerang Dirimu."
Ni Shan Jian menatap ke arah dua bola di tangan Xiao Fan. Ia memiringkan kepalanya, penasaran akan bola itu.
"Dua bola ini, ialah bola roh elemen. Satu peningkatan fisik dan satu ialah Raja Macan Kegelapan. Ambil dan serap segera."
Ni Shan Jian terkejut, ia tidak menyangka Xiao Fan sudah mengembangkan roh elemen sendiri.
Ni Shan Jian menyeringai, ia menerima kedua bola roh elemen itu dengan senang.
"Terima kasih, Yang Mulia."
Xiao Fan mengangguk, Ni Shan Jian dengan cepat menyerap kedua bola roh elemen yang berada di tangannya.
Xiao Fan memandang sebentar, kemudian berbalik dan menyipitkan matanya.
"Anak ini..."
To be Continued.
Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.