
Silakan Dibaca.
Xiao Fan memandang ke arah kedua orang yang melesat ke arahnya dengan cepat. Ia memandang sekilas, kemudian berkedip menghilang dari tempat.
Xiao Fan muncul di depan orang yang berkuda dan merasakan dua serangan tengah mengarah kepada dirinya. Xiao Fan sedikit memiringkan tubuhnya dan merunduk menebas kaki kuda bersayap tersebut.
Orang yang berada di atas kuda melompat dan berputar, kemudian tombak lain muncul dari udara dan ia lempar ke arah Xiao Fan dengan cepat.
Refleks Xiao Fan sangat tinggi, ketika ia merasakan serangan tombak tersebut. Xiao Fan berguling ke depan menghindari serangan tombak itu.
Boom!
Tombak menabrak lantai, namun lantai sama sekali tidak hancur dan tombak masih menancap di lantai.
Xiao Fan berdiri stabil, namun detik berikutnya ia merasakan bahaya di depannya. Tanpa ragu-ragu, ia mengayunkan pedangnya ke depan secara vertikal terbalik.
Dentang!
Terlihat orang kedua menyerang Xiao Fan, namun terpental dan mundur beberapa langkah ke belakang, ketika tombaknya di blokir oleh pedang pendek Xiao Fan.
Selepas itu, orang pertama seketika muncul di udara tepatnya, di atas Xiao Fan sambil melesatkan tombaknya lurus ke arah kepala Xiao Fan.
Namun, Xiao Fan menghindari dengan mudah dan ia mengayunkan pedangnya dari bawah menuju ke atas.
Dentang!
Xiao Fan menyusutkan matanya, ketika melihat sebuah tombak menghalangi serangannya. Ia tahu bahwa tombak tersebut milik orang pertama.
Xiao Fan juga merasakan bahaya yang tengah menuju dirinya. Ia melakukan backflip beberapa kali dan berdiri dengan stabil.
“Dua orang ini benar-benar saling terhubung.” Gumam Xiao Fan, ia sedikit kesusahan melawan keduanya, karena kerja sama dua orang tersebut sangatlah kuat.
Xiao Fan kemudian mengerutkan keningnya ketika melihat kedua orang di depannya dikelilingi berbagai cahaya dan terdapat cincin kuning tepat di belakang mereka.
‘Mereka menyatu dengan Roh Elemen ternyata.. tidak ada pilihan lain, aku juga haris.’ Batin Xiao Fan, kemudian ia memasukkan pedang pendek miliknya ke dalam cincin ruang.
Xiao Fan membuka telapak tangannya, kemudian tulang lurus putih keluar dan Xiao Fan dengan cepat memegang tulang tersebut.
Tak perlu waktu lama, kedua orang yang sudah bergabung dengan Roh Elemennya, melesat ke arah Xiao Fan dengan cepat.
Sayap putih mereka mengepak sekali dan dalam sekejap, mereka berdua tiba di depan Xiao Fan.
Keduanya mengayunkan tombaknya dengan cepat dan kejam, Xiao Fan sedikit terkejut akan kecepatan keduanya. Namun, ia tidak ada waktu untuk mengaguminya.
Xiao Fan menghindar ke kanan dan menahan satu tombak lawan dengan ayunan pedang tulangnya.
Dentang!
Xiao Fan sedikit terdorong ke belakang, ia dengan ringan melakukan putaran dan mendarat dengan stabil. Namun, detik berikutnya Xiao Fan merasakan bahaya dari arah depan atasnya.
Xiao Fan mengayunkan pedangnya dengan cepat secara horizontal untuk menahan tombak lawan.
Dentang!
Tak berhenti di sana, Xiao Fan merasakan bahaya kembali dan menahan dengan pedang miliknya.
Dua melawan satu, mereka saling bertukar serangan satu sama lain. Xiao Fan menahan, menyerang dan bergerak mundur ke belakang.
Ritme pertarungan mereka benar-benar kuat, tidak ada celah sama sekali. Xiao Fan berpikir bahwa musuhnya kali ini ingin menekan dan menguras tenaga miliknya.
‘Sial! Penekanan yang sangat kuat, tanpa celah apa pun.’ Batin Xiao Fan, ia sedikit kesal dengan penekanan yang ia terima kali ini.
Siluet cahaya melintas di mata Xiao Fan, detik berikutnya, ia menghentakkan kaki kanannya dan berbagai tulang naik dari lantai mengarah ke dua orang yang tengah menekannya.
Kedua orang itu menyadari serangan tersebut, mereka menghindar. Namun, mereka tetap terkena goresan dari serangan tersebut.
Keduanya mundur dan darah mengalir dari luka yang mereka terima, meski begitu tatapan mereka bukan rasa sakit, melainkan datar tanpa ekspresi sama sekali.
Xiao Fan sudah tahu akan hal itu, bahwa orang yang dilawan tak lebih dari seorang boneka. Meski darah yang dikeluarkan lawan nyata, bagi Xiao Fan mereka berdua tak lebih dari boneka yang dikendalikan.
Xiao Fan mengatur nafasnya kembali, sebutir keringat muncul di pelipis kepalanya. Xiao Fan selesai mengatur nafas, dan tubuhnya perlahan-lahan sedikit memutih.
Kedua orang itu memandang Xiao Fan, kemudian pakaian mereka berubah menjadi putih dan rambut mereka hitam panjang berkibar dengan lembut.
Tangan keduanya terentang, tombak yang mereka pegang terlepas dan melayang di udara.
Kemudian, berbagai tombak terbentuk dari udara kosong. Xiao Fan melihat hal itu, dengan ekspresi serius.
Berbagai tombak kemudian melesat ke arahnya, Xiao Fan dengan cepat menghindari tombak sambil berlari dengan kencang.
Boom! Boom! Boom!
Ledakan-ledakan terus terdengar ketika tombak jatuh ke lantai putih. Xiao Fan sedikit melirik dan ia mengetahui fakta bahwa, lantai pun tak hancur oleh ledakan tersebut.
Xiao Fan memandang ke arah kedua orang yang menjadi lawannya, ia sedikit mengerutkan keningnya ketika melihat tombak terus-menerus, bermunculan tanpa ada henti.
‘Aku melupakan fakta bahwa mereka tidak akan kehabisan Qi sama sekali.’ Batin Xiao Fan, ia sedikit mengangkat sudut mulutnya dan berkata, “Menarik.”
Xiao Fan berhenti melarikan diri, ia memandang ke arah kedua orang di depannya yang terus menghujani dirinya dengan tombak.
Xiao Fan melesat ke depan, ia menerobos berbagai tombak dengan menghindari tombak dan memukul tombak ke samping.
Dentang!
Xiao Fan seketika tiba di depan kedua lawannya, ia memukul orang pertama dengan keras dan orang itu menahan serangan Xiao Fan.
Boom!
Namun, kekuatan Xiao Fan sangat kuat. Orang pertama meluncur ke lantai dan menabrak lantai dengan keras.
“Guakh!” Darah keluar dari mulutnya, orang kedua yang melihat orang pertama di serang, ia mengayunkan tombaknya tepat ke arah Xiao Fan.
Namun, sebelum tombak bergerak. Xiao Fan memukul keras orang kedua tepat kepalanya.
Boom!
Orang kedua terjun dengan cepat dan menabrak lantai dengan keras. Ia juga mengeluarkan darah tepat di mulutnya.
Xiao Fan memandang keduanya dan menghentakkan kedua kakinya, seketika berbagai tulang menusuk tubuh keduanya dengan kuat.
Kedua orang itu, dalam sekejap mati dan berubah menjadi butiran-butiran cahaya putih, kemudian menghilang dari tempat.
Xiao Fan terduduk, ia terengah-engah. Keringat terus menerus keluar membuat tubuhnya penuh akan keringat.
Detik berikutnya, Xiao Fan melihat cahaya putih melesat ke arahnya dengan cepat. Ia tidak bisa menghindar dan akhirnya menerima cahaya putih tersebut.
Kemudian, Xiao Fan merasakan tulang-tulang miliknya berderak. Elemen cahayanya dalam sekejap keluar dan bersatu dengan cahaya putih tersebut.
Beberapa menit kemudian, rasa sakit yang dialami Xiao Fan perlahan-lahan mulai mereda. Lalu, sebuah portal muncul tepat di belakangnya.
Xiao Fan masih mengatur nafasnya, namun portal itu segera menelan Xiao Fan dengan cepat.
Xiao Fan tersentak dan melihat ke kanan dan kiri, ia kembali ke Alam Langit dan di tangan kanannya sosok bidadari anggun muncul dan memeluk dirinya.
“Tuan, selamat telah menyelesaikan Ujian Tahap pertama. Kekuatan Anda ialah pemanggilan senjata.” Ucap Xiao Lian sambil memegang tangan tuannya dan menekan dadanya
“Pemanggilan Senjata?” Xiao Fan bingung, namun melihat bahwa Xiao Lian tidak memberitahunya, ia mencoba kekuatan barunya.
Kemudian, muncul berbagai senjata yang sudah ia pikirkan. Xiao Fan benar-benar terpana ketika melihat berbagai pedang, tombak, cangkul, sabit, dan beberapa belati.
“Benar-benar kekuatan yang praktis.”
To be Continued.
Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.