
Silakan Dibaca.
Xiao Fan melangkah maju dengan santai, ia tidak terlalu peduli dengan harta yang akan para orang berjubah hitam itu ambil. Xiao Fan fokus melihat sekeliling lorong itu.
“Sebenarnya ada mekanisme jebakan di lorong ini. Namun, sekarang tidak aktif karena kontrol tempat ini sudah kita ambil...”
Xiao Fan mengangguk, ia paham dengan apa yang diucapkan oleh Shan Yuan. Tanpa dirinya mengambil tempat ini, ia akan diserang berbagai jebakan ruang bawah tanah.
Tak butuh waktu lama, Xiao Fan tiba tepat di depan pintu masuk menuju ke sebuah ruang yang luas. Xiao Fan mengetahui bahwa orang-orang berjubah hitam masih berjalan lurus tanpa bergerak ke sekeliling ruangan.
Xiao Fan mengangkat sudut mulutnya, ia tersenyum kemudian tangan menempel ke arah pintu. Selepas itu, pintu terbuka sedikit, agar tidak terlalu membuat suara dari dalam.
Xiao Fan memasuki ruangan yang berada di balik pintu, ia memandang sekitar dan tertegun ketika melihat seluruh ruangan ternyata tidak gelap seperti lorong.
Berbagai kristal cahaya terkumpul di atas, membuat Xiao Fan bisa melihat Ning Zhingren yang dibawa paksa oleh ketujuh orang berjubah hitam.
Xiao Fan tidak mendekat, ia bergerak ke samping dengan ringan dan fokus tinggi. Xiao Fan terus mengikuti secara perlahan-lahan dan menyembunyikan auranya agar tidak ada orang yang menyadarinya.
Xiao Fan berjalan dengan tenang, ia sebenarnya kagum dengan emas yang berserakan di jalannya.
‘Aku tidak menyangka akan bertemu dengan berbagai emas... Apakah lebih baik aku simpan?’
Xiao Fan tidak ada pilihan lain, ia mengambil berbagai emas yang dirinya lewati. Ketujuh orang berjubah hitam sama sekali tidak menyadari kehadiran Xiao Fan itu.
Xiao Fan tidak hanya mengambil emas saja, ia juga membawa beberapa artefak kuat dan lemah yang berada di tempat itu.
***
Tujuh orang berjubah hitam tiba di sebuah Altar yang memiliki seribu lantai.
“Apakah ini tempatnya?”
Ning Zhingren mengangguk mendengar pertanyaan dari orang berjubah hitam itu. Kemudian, ia ditarik kembali untuk naik bersama dengan mereka.
Namun, salah satu orang berjubah hitam, mengerutkan keningnya dan berbalik ke sudut ruangan tempat tersebut. Ia menyipitkan matanya, kemudian menghentikan langkah semuanya.
“Berhenti! Ada penyusup di ruangan ini!”
Orang yang berjubah hitam lainnya dalam sekejap menjadi serius dan fokus mereka menjadi tinggi selepas mendengar ada penyusup dalam ruangan mereka.
Ning Zhingren menjadi sedikit cerah. Ia berharap bahwa salah seorang prajuritnya yang akan menyelamatkan dirinya.
“Keluarlah atau Orang ini kubunuh!”
Salah satu orang berjubah hitam meletakkan pedangnya di leher Ning Zhingren dan mengancam orang yang menyusup ke ruangan.
“Bunuh saja! Aku tidak terlalu peduli...” Xiao Fan berkata dengan nada dingin, ia sama sekali tidak menampakkan dirinya terlebih dahulu.
Mendengar kalimat Xiao Fan, ketujuh orang berjubah hitam mengerutkan keningnya. Ia tidak menyangka akan ada orang yang tidak peduli dengan orang yang penting di sebelah mereka.
Ning Zhingren mendengar hal itu, dalam sekejap menggelap. Ia tidak menyangka ada orang yang menyusup ke ruangan dan tidak menyelamatkan dirinya.
“Berhentilah main-main, keluarlah dan bertarung dengan kita!” orang berjubah hitam yang berada di depan sendiri berkata dengan nada dingin.
Xiao Fan tidak menanggapi, ia hanya mengeluarkan berbagai belati hitam dan melempar dengan cepat ke arah para orang berjubah hitam tersebut.
Wush! Wush!
Ketujuh orang berjubah hitam menatap ke atas, mereka melihat berbagai Belati melesat ke araah mereka. Salah satu dari orang berjubah hitam maju di depan yang lainnya.
“Serahkan kepadaku..”
Tangan kanan orang berjubah hitam terentang lurus ke depan, kemudian ia mengeluarkan Energi Qi. Detik berikutnya, berbagai belati hitam berhenti di udara.
Xiao Fan melihat trik itu hanya menaikkan sudut mulutnya, ia sudah tahu bahwa akan ada orang yang bisa mengontrol senjata.
“Kalian pergilah terlebih dahulu, biarkan aku bermain dengannya...”
Orang berjubah hitam yang menghentikan serangan Xiao Fan melangkah maju dan melepaskan jubah hitamnya. Terlihat tubuh kekar dengan berbagai tubuh penuh akan jahitan di berbagai daerah sekitar tubuh.
“Oke.” Orang berjubah hitam lainnya berkata dengan dingin. Keenam orang bersama dengan Ning Zhingren berjalan naik ke atas tangga.
Xiao Fan memandang dengan rasa tertarik, baru kali ini ia melihat seseorang yang memiliki fisik yang penuh akan jahitan di mana-mana.
“Keluarlah! Aku Wu Long, tidak akan ada orang yang bisa lolos dariku... Bersiaplah!”
Xiao Fan merasa tertantang, ia menekuk kakinya. Selepas itu melesat ke arah Wu Long dengan cepat.
Dalam sekejap, Xiao Fan tiba di depan Wu Long. Hal itu membuat Wu Long terkejut, ia tidak menyangka pihak lain sangat cepat.
Pedang terangkat, pedang yang begitu mendominasi dan penuh akan teror perlahan-lahan diayunkan dengan kejam oleh Xiao Fan.
Wu Long tidak bisa menghindar, ia ingin menghentikan serangan pedang dengan kemampuannya. Namun, kekuatan Xiao Fan lebih kuat darinya. Alhasil, ia memilih menyilangkan kedua tangannya untuk menahan serangan Xiao Fan.
Slash! Bang!
Wu Long terkejut, ia menabrak ke arah lantai dengan parah. Tangannya berdarah hebat karena tebasan yang begitu dalam.
Apakah Xiao Fan akan tetap diam, melihat musuhnya tak berdaya? Tentu, jawabannya ialah Tidak.
Xiao Fan melintas dengan cepat, sorot matanya perlahan-lahan menajam dan membuat udara di sekitarnya menjadi dingin.
Aura arogansi dan dominasi membuat hati Wu Long tertekan sekali lagi. Ia benar-benar bingung apa yang membuatnya begitu ketakutan.
Namun, pikiran itu segera menemukan jawabannya... Xiao Fan yang melintas tiba di depannya dengan pedang yang penuh akan Qi.
Pedang naik ke atas, siap untuk menebas Wu Long dengan kejam. Wu Long benar-benar tidak menyangka akan perkembangan seperti itu, ia berharap bisa memukul dan menahan Xiao Fan...
Bukan hanya menahan, ia sama sekali dihajar habis-habisan oleh Xiao Fan. Ia menggertakkan giginya, merasa dirinya sangat terhina ketika benar-benar tak berdaya bahkan belum memberikan serangan layak, kepada Xiao Fan.
“Matilah!”
Pedang melintas turun dengan cepat, Xiao Fan memiliki tampilan acuh tak acuh ketika akan membunuh orang di depannya itu.
Ding!
Namun, hal yang tidak disangka Xiao Fan ialah ada satu orang pengacau menginterupsi jalannya pertarungan keduanya.
Bugh!
Xiao Fan ditendang dan terbang ke belakang. Namun, serangan tersebut sama sekali tidak membuat Xiao Fan terluka. Ia hanya sengaja mundur agar membuat musuh naik hati.
“Wu Long, apakah kau baik-baik saja?” sosok orang berjubah hitam muncul di depan Wu Long dengan pedang di tangannya.
“Senior Fu, aku baik-baik saja. Hanya mendapatkan luka kecil.”
Fu Yan, orang berjubah hitam dengan pedang hitam yang memiliki corak ukiran aneh.
“Apakah sangat susah melawannya?”
“Aku hanya lengah, Senior Fu... Pemuda itu sangat licin, aku tidak menyangka ia sangat cepat.”
“Oh.. menarik.”
Fu Yan dengan cepat tertarik melawan Xiao Fan. Ia melepaskan mantelnya dan terlihat tubuh ramping penuh otot. Namun, berbagai jahitan terlihat ditubuhnya.
Xiao Fan yang sudah mendarat dengan stabil memandang ke arah depan, ia mengerutkan keningnya ketika melihat seseorang pengganggu yang datang.
“Sungguh, tidak aku sangka akan memanggil salah satu temannya.”
“Namun, sebanyak apapun kalian... Pasti akan mati di tanganku.”
Aura Xiao Fan kembali keluar. Namun, kali ini lebih besar dibandingkan sebelumnya. Xiao Fan kemudian menghunuskan pedangnya ke samping, sorot matanya menjadi liar.
Fu Yan dan Wu Long tidak bisa untuk tidak tertekan ketika merasakan aura Xiao Fan. Mereka dengan cepat memegang senjata mereka masing-masing.
Ketiga orang itu, siap untuk melakukan putaran baru kembali.
[To be Continued.]
Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan, tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.