Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 150 - Ular hitam Vs Ular hijau


Silakan Dibaca.


Hutan Kegelapan...


Shen Yu Ling keluar dari alam bawah sadar Xiao Fan, ia keluar dalam bentuk ular hitam.


Ular hijau menyusutkan matanya, kemudian ia melebarkan matanya ketika melihat sosok ular hitam melebihi dari dirinya.


Ular hijau merasakan intimidasi dan rasa penindasan yang kuat dari Ular hitam itu. Ia ingin melarikan diri, tetapi ia menyadari bahwa ruang untuk melarikan diri benar-benar telah hilang.


Ular hijau masih terpaku ke arah Ular hitam, baru kali ini ia menemukan sosok monster yang sama dengannya. Namun, lebih kuat darinya.


“Siapa kau? Kenapa, kau bersama dengan Manusia lemah itu?”


Shen Yu Ling menatap Ular hijau dengan dingin dan tajam yang menusuk. Ia sudah menemukan banyak orang dan monster meremehkan Tuannya. Namun, dari semua makhluk yang meremehkan Tuannya selalu berakhir tidak baik.


Ular hijau merasakan tajamnya tatapan Shen Yu Ling, ia melingkarkan tubuhnya tanda rasa takut menjalar ke tubuhnya. Ular hijau benar-benar terintimidasi dan perasaan horor terus menghantuinya.


“Hanya Ular belaka, berani menghina Tuanku.”


Ucapan Shen Yu Ling membuat Ular hijau terkejut, ia tidak menyangka Ular hitam yang begitu kuat dan mengerikan, ialah bawahan dari manusia lemah yang ia hina.


Namun, memikirkan kembali. Ular hijau masih merasakan rasa sakit yang seharusnya menghilang beberapa menit yang lalu, ia akhirnya menyadari betapa menakutkannya manusia yang bertarung dengannya tadi.


“Apakah kau baru menyadarinya, Ular belaka?”


Shen Yu Ling masih menatap dingin, ia mulai bergerak ke kiri, perlahan-lahan mendekat ke arah Ular hijau. Ia tidak takut dengan Ular hijau, bahkan ia sendiri mengharapkan Ular hijau menyerang dirinya.


Ular hijau yang didekati oleh Shen Yu Ling, gemetar. Ia meringkuk lebih dalam, karena ia sangat ketakutan akan Shen Yu Ling. Ular hijau ingin melawan, akan tetapi melihat sorot mata Shen Yu Ling, niatnya seketika menciut.


“Apakah ini, Ular yang sombong tadi. Tandukmu sangat menarik, bagaimana kalau kau potong tandukmu?”


Ular hijau terkejut, ia memandang ke arah Shen Yu Ling. Ia tidak menyangka Ular hitam di depannya ingin tanduk yang ia miliki. Jelas tahu, apa maksud lawannya tersebut.


Namun, apakah Ular hijau akan menurutinya. Tentu saja, tidak. Meskipun ia ketakutan, akan tetapi pasal tanduk beda kembali.


“Aku tidak bisa memberikan tandukku. Bunuh aku, baru kau bisa memiliki tandukku.”


Ular hijau mendengus dengan marah, ia paling tidak suka dengan makhluk yang ingin tanduknya. Bagi Ular hijau, tanduk di kepalanya adalah mahkotanya.


Siapa pun yang ingin mahkotanya, harus membunuhnya. Apapun yang menyinggung mahkotanya, Ular hijau akan berubah dari ketakutan mendalam menjadi amarah yang tiada puncak.


Shen Yu Ling sedikit menjauh, rencana memprovokasi lawan berhasil. Ia menaikkan sudut mulutnya membentuk sebuah seringai kejam.


Ular hijau menegakkan kembali tubuhnya, ekornya mulai mengibas ke kanan dan seluruh tubuhnya yang melingkar mulai melurus kembali.


Shen Yu Ling juga melakukan hal yang sama, ia mengibaskan ekornya ke tanah. Kemudian, keduanya saling menatap dengan tajam. Konfrontasi keduanya akhirnya di mulai.


Ular hijau merayap dengan cepat menuju ke Shen Yu Ling, ia membuka mulutnya lebar-lebar untuk menggigit leher dari Shen Yu Ling.


Namun, apakah Shen Yu Ling mengizinkannya... Tentu saja, tidak. Shen Yu Ling dengan ringan dan cepat mengayunkan ekornya dan menampar mulut Ular hijau.


Bugh!


“Goarh!” Ular hijau terlempar ke samping, ia mengerang kesakitan ketika kepalanya di serang oleh ekor besar Shen Yu Ling.


Ular hijau ingin menyerang. Namun, sosok Shen Yu Ling mendekat sambil membuka mulutnya lebar-lebar, menunjukkan gigi yang runcing dan tajam.


Crash!


“Grarh!” Ular hijau meraung kesakitan, ia ingin membalas. Namun, ia sama sekali tidak bisa menggerakkan kepalanya. Hal itu karena, Shen Yu Ling menggigit tepat lehernya.


Ular hijau merasakan rasa sakit di kepalanya, ia benar-benar linglung dan matanya berubah buram ketika melihat Shen Yu Ling. Ia tidak berdiri dengan stabil.


Shen Yu Ling yang melihat Ular hijau yang terhuyung-huyung, tidak bisa untuk tetap diam. Ia mengulurkan ekornya ke atas, lurus dan kokoh.


Shen Yu Ling, kemudian mengarahkan ekornya ke bawah dengan cara vertikal. Gerakan ekor itu sangat cepat dan tepat mengenai kepala dari Ular hijau.


Boom!


Kepala ular hijau tertanam di tanah, berbagai debu bertebaran di mana-mana. Xiao Fan yang melihat konfrontasi antar monster tersebut mulai merasa bosan.


Ia sendiri menghitung kerugian dari pertarungan kedua monster tersebut. Xiao Fan kemudian melebarkan matanya, ketika mengetahui kerugiannya.


“Sial, kerugian yang dialami banyak. Tanaman surgawi yang cukup untuk membuatku memajukan pelatihan seperti seribu tahun, lenyap seketika.”


Xiao Fan hanya bisa menatap masam. Namun, ia segera menggelengkan kepalanya ketika melihat masih ada banyak tanaman surgawi di sisi lain.


“Aku perlu membuat alam bawah sadarku memiliki waktu 1 hari sama dengan 1 tahun di dalam. Semua tanaman surgawi ini cukup untuk memajukan alam bawah sadarku nantinya.”


Xiao Fan mengangguk senang, kemudian ia menatap ke arah Konfrontasi monster yang sudah selesai. Ia sedikit terkejut, ketika melihat Ular hijau yang masih hidup.


“Yu Ling, apakah kamu tidak membunuhnya?”


Shen Yu Ling yang mendengar pertanyaan Tuannya, ia menggelengkan kepalanya. Dirinya memiliki tujuan lain untuk Ular hijau yang berbaring pingsan di depannya.


“Tuan, kenapa tidak membuat segel budak untuknya. Dengan begitu, kita memiliki anak buah monster satu lagi.”


Xiao Fan tertegun, apa yang dibilang oleh Shen Yu Ling membuat dirinya tersadar. Melihat, ukuran dari Ular hijau, ia sedikit yakin bahwa ular tersebut cocok untuk pasukannya.


“Aku akan mengukirnya, tetapi ia akan menjadi bawahanmu.”


Shen Yu Ling matanya cerah, ia mengangguk dengan senang. Entah itu karena dia senang memiliki anak buah atau senang akan hal lainnya.


Xiao Fan menuruti keinginan Shen Yu Ling tersebut, ia mulai mengukir segel budak kepada Ular hijau.


Tak butuh waktu lama, segel budak terpasang. Shen Yu Ling dengan ringan mengangkat Ular hijau sambil menyebutkan nama Ular hijau tersebut.


“Namanya sekarang adalah Shen Lin Er.”


Xiao Fan hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Shen Yu Ling. Kemudian, ia menatap ke arah Ular hitam itu.


“Bawa dia masuk ke dalam Alam Bawah Sadar, Yu Ling.”


Shen Yu Ling mengangguk, kemudian masuk ke dalam alam bawah sadar Xiao Fan. Selepas itu, kabut dan debu mulai menghilang.


Xiao Fan mulai memetik kembali tanaman surgawi di sekitarnya. Ia tidak ingin melupakan aturan yang dirinya buat sebelumnya.


“Dengan begini, aku akan naik ke level baru. Meskipun, selepas ini tanaman surgawi sedikit tidak berguna kembali. Namun, bahan untuk membuat Dunia kecil, berada di sini semuanya.”


Siluet cahaya melintas di mata Xiao Fan, ia benar-benar senang karena ia akan melahirkan Dunia kecil yang ia inginkan sejak umur lima tahun.


“Mari kumpulkan dan membuat Dunia Kecil.”


[To be Continued.]


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.