Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 151 - Menciptakan Dunia Kecil


Silakan Dibaca.


Hutan Kegelapan...


Xiao Fan telah selesai mengumpulkan apa yang dirinya inginkan. Ia ingin kembali ke Istana, akan tetapi niatnya tersebut ia urungkan sekarang.


Xiao Fan merasa bahwa dirinya perlu tetap berada di Hutan Kegelapan untuk sekarang. Ia sebenarnya ingin membuat Dunia kecilnya di tempat kaya akan tanaman surgawi.


Xiao Fan menemukan tempat yang cocok untuk melakukan pembuatan, tempat tersebut ialah di bawah pohon akar dengan ditutupi semak yang lebat.


Ada sepuluh tanaman surgawi di depan Xiao Fan, semuanya sudah memiliki umur sekitar seribu tahun lebih.


Shan Yuan keluar dari dalam tubuh, sementara Ular Hitam akan melindungi pohon yang digunakan oleh Xiao Fan untuk membuat Dunia kecil.


Xiao Fan duduk lotus sambil memandang ke sepuluh tanaman surgawi. Ia tersenyum dan mulai mengisi Qi miliknya hingga penuh.


“Pak Tua, apakah kau akan membantu?”


Shan Yuan menggelengkan kepalanya, ia sebenarnya tidak tahu bagaimana caranya membuat Dunia kecil dari sepuluh tanaman surgawi.


“Aku tidak tahu metode pembuatannya. Aku hanya akan mengawasi saja.”


Xiao Fan mengangguk, ia kemudian mengeluarkan gulungan berukuran besar. Selepas itu, ia membuka gulungan tersebut secara keseluruhan.


Terlihat berbagai aksara kuno tertulis di gulungan tersebut, Shan Yuan sendiri sudah pernah membaca aksara kuno itu. Namun, semua tentang aksara kuno, ia sudah lupa.


Xiao Fan meletakkan tanaman surgawi mulai dari Mawar Malam, Tulip Matahari, Rumput Awan Biru, dan lain-lainnya. Semuanya ia letakkan di masing-masing lingkaran yang dikelilingi oleh aksara kuno.


“Eksistensi Ruang...”


“Eksistensi Waktu...”


“Panas, Dingin, Damai, Aliran Udara...”


“Terakhir, Roda Penciptaan.”


Xiao Fan selesai meletakkan kesepuluh tanaman surgawi itu, ia sekarang mengambil belati miliknya dan menggores lengannya sehingga darah menetes ke gambar kotak di gulungan.


“Langkah akhir.”


Xiao Fan menyentuh kotak yang berada di dekat kotak yang berisi darah miliknya.


Seketika satu persatu cahaya mulai muncul di lingkaran tempat tanaman surgawi diletakkan. Xiao Fan sendiri mulai berkonsentrasi membaca aksara kuno bersamaan dengan cahaya bersinar.


Shan Yuan menyaksikan kejadian itu dengan takjub. Ia benar-benar baru kali ini melihat seseorang membuat Dunia sendiri dengan tanaman surgawi.


Shan Yuan sendiri pernah melihat orang membuat Dunia sendiri dengan memanfaatkan energi yang berasal dari Alam Tinggi.


Namun, ia sama sekali belum melihat orang menciptakan Dunia kecil dengan tanaman surgawi seperti yang dilakukan Xiao Fan sekarang.


‘Bocah ini, selalu membuatku merasakan hal baru terus-menerus. Aku hanya memiliki pengetahuan yang sudah ditulis. Sementara bocah ini, membuat sesuatu dengan tangannya sendiri.’


Shan Yuan benar-benar kagum dengan Xiao Fan.


Xiao Fan sendiri tidak mengetahui pikiran Shan Yuan atau pujian dari Shan Yuan. Ia sekarang sangat fokus akan pembuatan dunia kecil tersebut.


Cahaya abu-abu mulai memancar menuju ke atas, menembus pohon yang Xiao Fan jadikan perlindungan. Kemudian, cahaya lainnya menyusul menuju ke langit dan menembus langit-langit.


Berbagai orang terpana akan cahaya yang menembus awan bahkan langit. Mereka semua baru pertama kali menyaksikan fenomena aneh tersebut.


***


Kerajaan Angin Barat...


Berbagai warga yang melihat cahaya tersebut bergetar hebat ketika mengetahui asal cahaya itu.


“Hutan Kegelapan mulai bergerak...”


“Apakah monster yang berada di sana akan bergerak menyerang kita...”


Berbagai warga sangat takut akan hal buruk yang akan terjadi nantinya. Mereka berpikir bahwa Penyihir Kegelapan mulai bergerak menginvasi.


Sementara di Istana, para anak buah Xiao Fan menatap cahaya itu sambil menyipitkan matanya.


“Cahaya itu, kemungkinan besar adalah Yang Mulia...”


“Sepertinya kita satu pikiran, Xiao Xia. Aku juga berpikir begitu...”


Xiao Xia dan Yu Ling yakin bahwa cahaya yang muncul dari Hutan Kegelapan disebabkan oleh Tuan mereka. Namun, para anak buah seperti mereka bingung apa yang sedang dikerjakan oleh Tuannya.


Yun Lanran dan Yun Ling’er mendengar percakapan pemimpin di bawah Xiao Fan tidak bisa untuk tidak terkejut. Mereka tidak menyangka bahwa cahaya-cahaya yang bersinar di Hutan Kegelapan disebabkan oleh Xiao Fan, Raja Kerajaan Angin Barat.


***


Xiao Fan sekarang telah selesai membaca keseluruhan aksara kuno yang berada di gulungan. Qi miliknya terkuras sangat banyak, beruntung ada Shan Yuan yang terus mengalirkan Qi nya ke dalam Xiao Fan.


Shan Yuan sendiri hanya menyuntikkan Qi miliknya seukuran bola kelereng. Qi tersebut perlahan-lahan di serap tubuh Xiao Fan dan disalurkan menuju ke gulungan.


Cahaya yang berbeda dalam sekejap menyatu dan menjadi garis lurus putih yang sangat besar. Perlahan-lahan cahaya putih itu mulai menghilang.


Sampai akhirnya sebuah bola dengan ukuran bola basket, melayang tepat di antara kedua tangan Xiao Fan.


Bola itu terlihat hijau dengan beberapa biru di tempat-tempat tertentu. Bola kecil perlahan-lahan menyusut dan masuk ke dalam kening Xiao Fan.


Xiao Fan memejamkan matanya dan mulai proses penyatuan dirinya dengan Dunia kecil tersebut.


Tak butuh waktu lama, Xiao Fan menyelesaikan penyatuan. Ia membuka matanya dan senyum puas terbentuk di bibirnya.


“Pak Tua, akhirnya Dunia kecil milikku sudah jadi.”


Xiao Fan sangat senang akan keberhasilannya itu. Ia dengan cepat memasuki Dunia kecil miliknya berada.


***


Dunia kecil...


Xiao Fan memandang ke segala arah dan benar-benar senang akan ciptaannya sendiri.


Padang rumput yang sangat luas, kemudian ada beberapa danau yang jernih. Udara yang begitu kaya akan Qi dan energi-energi tertentu.


Xiao Fan mencoba menyerap Qi dan Energi yang berada di dunia kecilnya. Hanya sekali penyerapan, seluruh Qi dan Energinya langsung penuh.


“Benar-benar sangat cepat. Diperkirakan 10x lebih cepat dari Dunia luar.”


Xiao Fan sangat senang, ia kemudian mulai menanam tanaman surgawi miliknya di dalam Dunia kecil tersebut.


Xiao Fan kemudian keluar dari Dunia kecil miliknya, ia sudah cukup puas dengan Dunia kecil itu.


***


Hutan Kegelapan...


Xiao Fan membuka matanya, ia memandang sekitar dan ada seberkas cahaya dari luar. Ia terkejut.


“Berapa lama aku berada di Dunia kecil?”


Shan Yuan keluar dari Alam Bawah Sadar Xiao Fan, ia kemudian menjawab dengan ringan.


“Kamu memejamkan mata lima menit yang lalu. Kenapa, kamu begitu cepat keluar?”


Xiao Fan terkejut, ia kemudian membuka semak-semak dan melihat bahwa matahari mulai naik menandakan hari sudah berganti.


“Apakah kita menciptakan Dunia kecil sangat lama?”


“Oh, itu benar. Kita menciptakan dari sore hari sampai menjelang pagi hari.”


Xiao Fan menghela nafas, ia tahu bahwa membuat Dunia kecil bukanlah hal mudah. Waktu yang dibutuhkan harus banyak, beruntung dirinya tidak diserang oleh monster maupun orang.


“Baiklah, ayo keluar, Pak Tua.”


Shan Yuan menguap, ia kemudian berkata, “Kau keluar sendirian, aku mau tidur.”


Xiao Fan berhenti, ia mengangguk setuju. Shan Yuan kemudian masuk ke dalam alam bawah sadar untuk tidur.


Xiao Fan berjalan keluar dan melihat Shen Yu Ling menjaga pohon miliknya. Ia tersenyum senang akan Ular Hitam miliknya itu.


Shen Yu Ling merasakan ada tatapan di bawah. Ia kemudian melihat siapa yang menatapnya. Ketika, Shen Yu Ling tahu bahwa itu adalah Tuannya, ia segera berubah menjadi perempuan dan terjun ke bawah.


“Tuan...”


“Terima kasih, Yu Ling.” Xiao Fan mengelus rambut Shen Yu Ling dengan lembut.


Shen Yu Ling sendiri sangat nyaman diperlakukan seperti itu. Ia tidak pernah mendapatkan perlakuan seperti itu terhadap tuannya.


“Sekarang, kamu akan tinggal di Dunia kecil milikku, bersama Ular Hijau...”


[To be Continued.]


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.