Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 205 - Reuni


Silakan Dibaca.


Kediaman keluarga Yun.


Suasana di dalam ruangan kepala keluarga Yun sangatlah cerah, para keluarga Yun masing-masing memiliki butiran air mata di sudut matanya.


Kepala keluarga Yun akhirnya bangun, dia membuka matanya dan merasakan berat dalam sekejap. Dia mengerutkan keningnya dan melihat istrinya tengah memeluknya dengan erat.


“Yin’er, siapa yang menyelamatkan diriku?”


Kepala keluarga Yun jelas tahu bahwa dirinya diracun, namun dia belum memberitahu keluarganya, karena dirinya sendiri langsung terjatuh selepas terkena racun tersebut.


Fang Yin, istri dari kepala keluarga Yun melepaskan pelukannya. Meski dia sedikit enggan, dirinya harus memberitahu suaminya tentang penyelamat hidupnya.


Fang Yin menatap ke arah laki-laki yang berada di dekat cucunya. Dia tersenyum dan menunjuk ke arah laki-laki tersebut.


“Dialah yang telah menyelamatkan dirimu, Sayang.”


Kepala keluarga Yun duduk di tempat tidur, tatapan matanya beralih ke arah tempat yang ditunjuk istrinya tersebut. Dia menemukan dua orang asing di sana.


“Perempuan di sebelah orang yang menyelamatkan dirimu adalah Putri dari Lanran. Dirinya datang kemari empat atau lima tahun yang lalu. Namanya adalah Ning Shie”


(Note : Perubahan nama, sebenarnya nama Ning Shui tuh Ning Shie.)


Kepala keluarga Yun mengangguk dalam-dalam, dia sebenarnya terkejut akan kedatangan putri Lanran tersebut.


Fang Yin tersenyum dan mengalihkan pandangannya ke arah laki-laki di sebelah Ning Shie, kemudian dia menatap kembali ke arah suaminya.


“Laki-laki yang berada di sebelah Ning Shie ialah Xiao Fan, atau bisa dibilang orang yang barusan menyelamatkan dirimu.”


Kepala keluarga Yun menatap ke arah laki-laki yang bernama Xiao Fan tersebut, orang yang telah menyelamatkan dirinya.


“Aku Yun Shi Han, berutang nyawa kepadamu, Nak.” Kepala Keluarga Yun yang bernama Yun Shi Han berkata dengan jelas, dia berterima kasih kepada Xiao Fan, karena telah dibangkitkan kembali.


“Tidak masalah, Kepala Keluarga Yun.” Mendengar panggilan tersebut, Yun Shi Han sedikit kurang senang. Dia adalah orang bebas dan tidak ingin terdapat formal, ketika berada dalam acara keluarga.


“Panggil saja aku Kakek Han, atau Pak Tua Han.”


Seluruh keluarga Yun tidak terlalu terkejut, mereka menyunggingkan senyuman di wajahnya. Inilah kepala keluarga Yun. Bertingkah bebas tanpa ada beban apapun di pundaknya.


Xiao Fan sendiri dalam hati terkejut, namun dirinya dalam permukaan sangat tenang. Dia tidak menyangka bahwa akan menemukan seseorang yang bebas.


“Baiklah, Kakek Han.”


Xiao Fan menyetujui dengan cepat. Namun, kemudian dia merasa sedikit terganggu memanggil kakek. Dirinya sudah berusia lebih dari sepuluh ribu tahun, namun memanggil seseorang yang berumur enam puluhan tahun dengan sebutan kakek.


‘Lupakan, sekarang umurku masih delapan belas tahun. Abaikan yang puluhan ribu tahun tersebut.’ Xiao Fan segera menghilangkan pikiran tentang umur.


Yun Shi Han masih menatap ke arah Xiao Fan, naluri seorang pejuang dan seorang penguasa wilayah miliknya, menemukan bahwa Xiao Fan tengah berada di kebingungan.


“Nak, apakah kamu ingin berbicara pribadi denganku?”


Seluruh keluarga Yun terkejut, mereka segera memalingkan wajahnya ke arah Xiao Fan berada.


“Itu benar, Kakek Han.”


Yun Shi Han mengangguk, kemudian memandang ke arah Fang Yin dengan serius. Istrinya tersebut paham, dengan apa yang diminta oleh suaminya.


Fang Yin segera berdiri kembali dan menatap ke seluruh keluarga Yun, semuanya paham dengan tatapan darinya. Mereka keluar, begitu juga Ning Shie, dan terakhir Fang Yin.


Di dalam ruangan tersisa dua orang, Yun Shi Han menatap ke arah Xiao Fan. Kemudian, dia mulai berkata, namun Xiao Fan menyela dengan cepat.


“Masih ada seseorang di sini.”


Yun Shi Han melebarkan matanya, namun detik berikutnya dia merasakan niat membunuh berasal dari samping belakangnya.


Dia tidak memiliki tenaga untuk melawan orang tersebut. Xiao Fan yang berdiri, mengeluarkan satu jarum dan melemparkan dengan halus ke arah belakang Yun Shi Han.


Sou!


“Ark..” Orang itu melebarkan matanya, lalu terjatuh ke lantai dan terbaring tak bernyawa di tempat tersebut.


Yun Shi Han sekilas dapat merasakan jarum Xiao Fan, namun dia sama sekali tidak bisa melihatnya. Kecepatan jarum sangatlah cepat, hal inilah yang membuat matanya tidak dapat mengikuti kecepatan jarum.


‘Anak muda ini, sangat kuat.’


Yun Shi Han dapat mengetahui orang itu kuat atau tidak. Tindakan tenang, tanpa fluktuasi apapun. Ini hanyalah dimiliki oleh master sejati.


“Baiklah, sekarang hanya tinggal kita berdua.”


Xiao Fan menatap ke arah Yun Shi Han, dia kemudian memutuskan untuk mengeluarkan Yun Lanran dan Yun Ling’er secara bersamaan.


Sou Sou!


Dua perempuan yang sangat akrab membuat Yun Shi Han melebarkan matanya, bagaimana dirinya tidak mengetahui kedua perempuan tersebut.


“Lanran, Ling’er, dari mana kalian muncul?”


Kedua perempuan itu memandang ke arah pria tua di depannya. Mereka segera berlari ke arah Yun Shi Han dan memeluknya dengan erat.


“Ayah!”


Yun Shi Han masih tetap tegap dan menerima pelukan kedua putrinya tersebut. Dia tidak menyangka akan segera bertemu dua putrinya, dirinya juga mengeluarkan air mata kebahagiaan.


Xiao Fan memandang ketiganya, dia hanya tersenyum dan menikmati suasana tersebut sebelum melakukan pembicaraan secara langsung dengan Yun Shi Han.


Beberapa menit kemudian.


“Bagaimana kalian bisa muncul secara mendadak seperti itu?”


Yun Shi Han memang merindukan kedua putrinya tersebut, namun dia juga penasaran dengan kemunculan dari kedua putrinya.


Yun Lanran dan Yun Ling’er menatap ke arah Xiao Fan secara bersamaan, hal ini mengundang Yun Shi Han untuk menatap ke Xiao Fan.


“Semua ini berkat, Yang Mulia Fan.” Mereka berdua berkata secara bersamaan. Yun Shi Han sedikit terkejut ketika mendengar kata ‘Yang Mulia.’


Xiao Fan masih tersenyum, dirinya kemudian menatap ke arah Yun Shi Han dan mulai mengatakan sesuatu kepadanya.


“Maaf, Kakek Han. Sebenarnya aku adalah Raja dari Kerajaan Angin Barat. Tepatnya Raja yang menguasai seluruh Benua Yuansu.”


Sikap tirani dan dominasi yang kuat muncul. Yun Shi Han mengetahui sikap seperti ini, temperamen yang hanya dimiliki seorang Raja.


Namun, Yun Shi Han merasa ada sesuatu yang salah dengan sikap Xiao Fan tertentu. Dirinya mengangkat tangannya dan Xiao Fan menghilangkan sikapnya.


“Jadi begitu.. kamu adalah seorang Raja, apakah aku perlu bersikap formal kepadamu?”


Xiao Fan menggelengkan kepalanya, dia merasa hal itu tidak perlu. Dirinya juga bukan orang yang suka akan keformalan. Dia adalah tipe bebas, sama dengan Yun Shi Han.


“Tidak perlu, Kakek Han. Hanya saja, aku ingin berbicara tentang sesuatu yang benar-benar menentukan langkah berikutnya yang harus kutempuh.”


Yun Shi Han segera menjadi serius, dia memang merasakan perasaan aneh sebelumnya. Perasaan yang berbeda dengan seorang Raja sebenarnya.


Hal inilah yang menjadikan Yun Shi Han berpikir-pikir, apa yang sebenarnya terjadi dengan anak muda di depannya yang telah menjadi Raja tersebut.


Yun Lanran dan Yun Ling’er yang berada di dekat keduanya, tetap menundukkan kepalanya. Mereka berdua tahu apa yang tengah dipikirkan oleh Rajanya tersebut.


Xiao Fan menatap ke arah Yun Shi Han, dirinya kemudian mengatur nafasnya dan mulai mengatakan apa yang ingin dirinya katakan.


“Kakek Han...”


To be Continued.


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.