
[Chapter 48.]
[Kemampuan penggabungan.]
[Silahkan Dibaca.]
Jurang Fengjian.
Xiao Fan dan Feng Sha melesat satu sama lain. Keduanya bertemu di tengah, Feng Sha mengayunkan kapak miliknya. Xiao Fan menerima dengan tangan miliknya.
“Booommm...” Keduanya terhempas ke belakang, Xiao Fan dengan cepat menstabilkan dirinya. Dia menatap ke arah Feng Sha, akan tetapi orang yang ditatap tiba di depannya.
“Rahh...” Xiao Fan tidak terkejut, dirinya dengan ringan mengarahkan tangannya kembali menahan kapak hitam tersebut.
“Boommm.” Xiao Fan terhempas ke belakang kembali. Dia melihat kembali Feng Sha yang sudah tiba di depannya sambil mengayunkan kapaknya.
Xiao Fan kali ini menghindari lintasan dari kapak hitam. Hal itu, membuat kapak itu menebas angin.
“Wushhh... Booommm...” Kapak mendarat di tanah dan menghancurkannya. Xiao Fan yang berhasil menghindar, dia muncul di depan Feng Sha dan mengayunkan telapak tangannya.
“Booommmm...” Feng Sha terpental ke belakang dan menabrak bebatuan yang berada di belakangnya tersebut.
“Boomm...” Xiao Fan kemudian memejamkan matanya, dia lalu membuka matanya kembali tepat Feng Sha keluar dari bebatuan tersebut.
“Kau kuat, tapi aku jauh lebih kuat.” Xiao Fan berkata dengan nada ringan. Angin berwarna hijau mulai muncul di berbagai sisi.
Feng Sha yang ingin melesat perlahan-lahan berhenti dan melihat angin yang berwarna hijau tersebut.
“Wushh...” Angin terus berkumpul di sekitar Xiao Fan, kemudian tato yang sebelumnya berwarna hitam seketika berubah hijau. Berbagai benang muncul di sekitar Xiao Fan.
Kedua tangan Xiao Fan dilapisi oleh angin hijau yang sangat padat. Di punggungnya, seketika tumbuh delapan kaki laba-laba berwarna hijau.
“Boshhh...” Xiao Fan sekarang bergabung dengan roh elemen sejati miliknya. Dia benar-benar terlihat berbeda dari biasanya.
Rambut memanjang dan tetap berwarna hitam, iris mata berwarna hijau dengan garis merah mengelilingi mata, di keningnya muncul lambang laba-laba.
Xiao Fan tidak menggunakan kemampuan kelimanya, akan tetapi dia hanya akan menggunakan penggabungan dengan binatang roh miliknya.
“Akan kukalahkan dengan cepat, kau sampah.” Xiao Fan benar-benar sedikit berbeda. Dia terlihat memandang musuhnya sangat rendah sekarang.
Tangan kanan terangkat lurus, kemudian dia ayunkan ke arah kanan dengan cepat. Seketika, Angin bergerak dengan kencang ke arah Feng Sha.
“Kemampuan awal, Jarum Angin.” Xiao Fan berkata dengan nada dingin. Berbagai proyektil jarum melesat dengan cepat menuju ke arah Feng Sha.
“Swish..Swish..Swish..” Feng Sha melihat hal itu, tidak bisa menghindar. Bagaimanapun juga dia tertekan dan hembusan angin sangat kuat membuat dirinya terdorong ke belakang.
“Slash..Slash..Slash..” berbagai jarum angin mengenai Feng Sha dengan telak. Hal itu, membuatnya sangat sakit dan berteriak dengan keras.
“Rahhhhh...” api hitam melebar keluar dari luka-luka Feng Sha tersebut. Api terus keluar dan Feng Sha tertelan oleh api tersebut. Xiao Fan menatap dengan dingin.
Xiao Fan dengan ringan berubah ke mode aslinya. Dia benar-benar sedikit kewalahan mengatasi efek dari perubahan tersebut.
“Benar-benar menguras banyak Qi dan sifatku menjadi lebih seperti penguasa tiran.” Xiao Fan benar-benar tidak akan menggunakan penggabungan kembali, dia sedikit menyesal karena mencoba tadi.
“Biarkanlah, terpenting aku mendapatkan sesuatu yang menarik.” Xiao Fan menggerakkan jari-jari miliknya. Kemudian, tepat di depannya sekarang adalah Api berwarna hitam pekat.
“Api terkuat dari api lainnya.” Api hitam berkobar menginginkan seseorang untuk menjadi tuannya. Xiao Fan sedikit tertarik akan tetapi, dia menggelengkan kepalanya.
“Api ini sangat langka, lebih baik ku simpan saja. Aku hanya butuh api normal saja, barang maupun hal langka aku tidak terlalu butuh.”
Inilah Dewa Angin, dia tidak ingin yang namanya hal langka. Baginya hal langka adalah suatu kecurangan, mereka tidak menghargai yang namanya perjuangan, kerja keras, maupun seseorang.
Xiao Fan tidak tertarik sama sekali, semenjak menjadi Dewa untuk pertama kalinya dengan jalur curang atau barang langka-langka tersebut.
Xiao Fan hanya tertarik akan hal normal, baginya normal itu dapat menjadi hal yang paling mengerikan. Contoh saja, ulat bulu, hanya sekali tebar bulunya semua makhluk meringkuk gatal, jika terus terjadi berulang kali, itu akan membuat orang mati.
Xiao Fan menatap api hitam, kemudian memasukkan ke dalam sebuah kotak dan dia simpan di cincin ruang miliknya.
“Semoga aku menemukan apa yang kucari.” Xiao Fan ingin berjalan menyusuri jurang tersebut. Namun, dia terkejut ketika dirinya tidak stabil.
“Aku hanya mantan Dewa Angin. Kultivasiku sudah diambang batas, tapi tetap saja yang dinilai adalah kekuatan Roh.”
“Kekuatan rohku hanya berada di level 50 sama dengan Feng Sha.” Xiao Fan mengingat Feng Sha dan menghela nafas.
“Hahh, jika saja aku mendapatkan Artefak Necroabyss pasti aku dapat membangkitkan Feng Sha ini, lalu membuatnya setia.”
Xiao Fan menggelengkan kepalanya, dia kemudian mulai menyerap energi di tempat tersebut. Dirinya sedikit terkejut, ketika merasakan energi yang sangat kaya.
***
Beberapa menit kemudian.
Xiao Fan selesai mengisi Qi dan energi roh miliknya. Dia membuka matanya dan menghirup udara segar tersebut.
“Wush...” Xiao Fan berdiri dengan melompat di bantu oleh angin. Dia memandang ke arah kanan dan kiri. Dirinya bingung pergi ke mana.
“Lebih baik pergi ke mana, ya?” Xiao Fan memandang ke kiri, dia hanya melihat kegelapan, begitu juga memandang ke kanan, dirinya hanya mendapat kegelapan.
Xiao Fan kemudian menggunakan indranya. Dia merasakan bahwa angin lebih berisik di kanan, dirinya mengangguk paham.
“Baiklah, waktunya pergi ke kanan.” Xiao Fan berjalan ke kanan dengan santai. Dia tidak buru-buru, bagaimanapun juga ia lebih penasaran dengan lekukan dari tebing-tebing tersebut.
“Tebing ini memang sesuatu. Warna hitam dengan sedikit mengkilap. Apakah ini besi?” Xiao Fan penasaran. Dirinya menyentuh tebing tersebut, dia merasakan tebing tersebut.
“Benar-benar besi... Tunggu, apakah semua ini besi?” Xiao Fan memandang ke sekitar dan matanya berbinar-binar. Dia tidak menyangka akan menemukan harta alam.
“Sepertinya ada kaitannya dengan besi, di sana nanti. Lebih baik aku pusatnya saja.” Xiao Fan mulai bergerak sedikit cepat, dia berharap menemukan sesuatu hal yang tidak langka sama sekali.
***
Xiao Fan berbelok dan menemukan sebuah gua dengan pintu terbuat dari besi. Dirinya menatap sekitar dan melihat bahwa tempat tersebut tidak ada tanda apapun.
Xiao Fan memejamkan matanya dan merasakan udara berkata dengan nada pertolongan.
“Siapapun, angin apapun, tolong, monster besi ini membuat jalur asli terhalang.”
Xiao Fan mendengar suara samar angin tersebut. Dirinya membuka matanya dan matanya sedikit bersinar.
“Sepertinya menarik.” Xiao Fan melangkahkan kakinya masuk ke dalam gua tersebut. Dia berharap menemukan hal yang berguna di dalam.
Xiao Fan berjalan dan memandang ke arah sekitar, dia melihat bahwa lorong gua besi terdapat sebuah kristal cahaya untuk menerangi jalan.
“Praktis juga.” Xiao Fan berkata sambil memandang ke arah dinding yang memiliki pola dan tulisan aneh, ia tahu bahwa yang berada di dinding itu adalah rumus.
***
Xiao Fan tiba di sebuah pintu besi. Dia sedikit bingung dengan pintu tersebut. Dirinya mengetuk pintu tersebut dengan ringan.
“Ting...” Xiao Fan sedikit terkejut, ketika merasakan bahwa besi tersebut keras. Kemudian, dia merasakan adanya gempa di tempatnya.
“Drrr...” Xiao Fan merasakan getaran tersebut. Dia terkejut ketika melihat hal yang diketuknya berubah menjadi sebuah mata berwarna abu-abu.
Xiao Fan melihat mata itu berkedip-kedip, kemudian perlahan-lahan mata itu menjauh dari depannya.
Xiao Fan merasakan perasaan senang dari angin tersebut. Dia menjadi waspada ketika mendengar suara dari monster di depannya tersebut.
“Akhirnya ada pengunjung.” Xiao Fan menatap ke arah monster tersebut, dia sedikit mengerutkan keningnya ketika melihat monster itu.
“Siapa...”
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.