
[Chapter 45.]
[1 Vs 250.]
[Silahkan Dibaca.]
Lembah Fengjian.
Terlihat Xiao Fan terbang tepat di depan kelompok bandit. Dia terbang kemudian berubah menjadi mode setengah dewa angin miliknya.
Mode setiap roh elemen alat, itu akan muncul ketika level roh telah mencapai 50. Ada dua tipe mode dalam roh, tipe awal dan tipe akhir.
Sedangkan, mode roh elemen binatang atau monster, itu akan muncul saat pertama kali, level 50, dan terakhir. Mereka memiliki tiga tipe yaitu, awal, menengah, dan akhir.
Kembali sekarang, Xiao Fan menatap ke arah kelompok tersebut. Dia fokus ke orang yang berada di depan, entah kenapa ia merasa bahwa orang yang di depan sedikit lebih kuat dari lainnya.
“Apakah kamu yang membunuh anak buahku?” Ketua dari bandit bertanya dengan nada tajam. Dia ingin berbasa-basi ringan agar musuhnya lengah, akan tetapi dia tidak menemukan kelengahan dari Xiao Fan sama sekali.
“Ya, aku membunuhnya. Jadi, apa yang ingin kamu lakukan, Babi?”
Mendengar jawaban dan hinaan dari Xiao Fan, ketua bandit sedikit melebarkan matanya. Kemudian, seringai terlihat di wajahnya. “Kalau begitu, matilah.”
Wushhhh.
Ketua bandit melemparkan kapaknya ke arah Xiao Fan. Kapak berputar dengan cepat, sampai akhirnya membuat kobaran api ungu hitam di mata kapak tersebut.
Xiao Fan melihat hal itu, dirinya menggerakkan jari-jarinya. Berbagai benang muncul di depannya dan mengikat kapak tersebut. Namun, hal berikutnya membuat dia sedikit terkejut.
Bushhhhh.
Kapak yang tertahan perlahan berubah menjadi api ungu dan melelehkan benang angin milik Xiao Fan tersebut.
Ketua bandit melihat ekspresi Xiao Fan, sudut mulutnya naik. Dia mengangkat tangannya dan berteriak, “Serang!”
“Oryaaaa.”
Seluruh bandit berteriak dan melesat menuju ke arah Xiao Fan. Tulang hitam terlihat di telapak tangan mereka, hal itu mirip seperti seseorang membawa pedang namun di tengah.
(Note : Bayangin aja itu tulang di telapak tangan, mirip Klan Kaguya di Anime Naruto.)
Wush Wush Wush Wush.
Xiao Fan melihat berbagai orang melesat ke arahnya. Dia sudah memasuki setengah Dewa Angin, yang artinya kekuatannya sepuluh kali lipat dari normal.
Xiao Fan tidak suka banyak bicara, dia dengan ringan turun dan melesat menuju ke arah para bandit tersebut. Dirinya benar-benar merasa kembali ke medan perang kembali.
Pertarungan satu orang melawan 250 orang akhirnya dimulai.
Xiao Fan tiba di depan bandit1 dan menendang tepat ulu hatinya.
Boomm.
Xiao Fan merasakan ada serangan dari arah kanan dan kiri, dia merunduk dan menghempaskan udara ke bawah. Gelombang kejut seketika menyebar ke arah kanan dan kiri.
Boooommmm.
Bandit2 dan Bandit3 terbang ke belakang dengan cepat dan mengenai beberapa bandit. Xiao Fan merasakan bahaya dari atas, dia dengan ringan berputar dan menggunakan kakinya menahan serangan tersebut.
Trinnngggggg.
Xiao Fan kemudian menendang kaki musuh tersebut. Tangan kanan miliknya terlapisi oleh benang angin, dengan ringan tangan menusuk jantung bandit5.
Jlebbbb.
Jantung keluar dan berdetak, hal itu membuat beberapa bandit linglung. Xiao Fan menyeringai dan melempar jantung tersebut ke arah bandit6.
Terkejut, syok, bandit6 merasa ngeri ketika melihat jantung berdetak mendekat ke arahnya. Namun, sebelum dia bereaksi jantung tersebut hancur tepat di depan dirinya.
Boooommmmm.
Xiao Fan benar-benar merasakan kesenangan dalam bermain. Dia masih melihat bandit6 yang tambah pucat dan linglung tersebut.
“Aaaaaa.” Xiao Fan mendengar suara tersebut dan merasakan ada yang menyerangnya dari atas. Dia menghindar ke samping.
Wushh.
Xiao Fan melihat bandit7 menyerang dengan tulang menebas secara vertikal. Dia tersenyum sinis dan menendang dengan kaki yang terlapisi oleh benang angin.
Boooommmm.
Wushhhhh.
Bandit7 melesat dan menabrak berbagai bandit sampai akhirnya berhenti. Xiao Fan melihat hal itu dan merasakan serangan mengarah ke kaki dan kepala miliknya.
Dua bandit muncul di kedua sisi Xiao Fan, mereka mengayunkan tulang hitam tajam ke arah kepala dan kaki.
Wushhh.
“Dasar bodoh.” Xiao Fan berputar di tengah-tengah kedua serangan tersebut. Rambutnya sedikit tertebas, akan tetapi balasan darinya sangat kuat.
Kedua Bandit terlempar sangat keras ke arah belakang. Mereka terus terbang sampai ke tengah domain lembah Fengjian.
Xiao Fan menatap ke arah para bandit yang tersisa. Dia tersenyum menyeringai dan mulai menggunakan kemampuan ketiganya.
“Pusaran kematian.” Udara di sekitar berubah menjadi dingin, berbagai benang muncul dengan melingkari Xiao Fan.
Benang perlahan-lahan naik dan membentuk sebuah pusaran yang sangat mengerikan, berbagai bandit meneguk air ludahnya ketika melihat hal itu.
“Ini...”
“Terlalu kuat...”
“Mama...”
Xiao Fan mendengar suara takut dan putus asa dari para bandit tersebut. Dia mengedutkan bibirnya ketika mendengar teriakan terakhir.
Xiao Fan tidak peduli, prinsipnya adalah turun ke medan perang artinya siap untuk mati. Dia mengayunkan tangannya ke depan, membuat pusaran benang bergerak cepat ke arah depan.
Wushhhhhh.
Para bandit berlarian menghindari pusaran tersebut. Mereka benar-benar tidak berdaya ketika melihat pusaran yang sangat mengerikan.
“Hehehehahahaha, ayo larilah... Kalian semua terlihat seperti semut yang sedang panik dan ketakutan.” Xiao Fan benar-benar sudah mendalami sifat kejam dan liar tersebut.
Para bandit berlarian tidak tahu arah. Mereka pergi ke kiri, kanan, dan belakang. Seluruh bandit tersebut benar-benar sudah ketakutan. Mereka memandang ke arah Xiao Fan yang tertawa liar dan hanya berpikir satu kata.
“Iblis.”
Ketua bandit melihat anak buahnya perlahan-lahan di bantai, tidak tinggal diam. Dia mengangkat tangannya lurus ke samping, kapak hitam muncul di dekat tangannya tersebut.
Ketua bandit dengan cepat memegang kapak tersebut dengan erat. Dia menatap tajam ke arah Xiao Fan, lalu melesat maju ke arah pusaran kematian tersebut.
Wushhhhhhhh.
Ketua bandit melesat dengan cepat, dia seketika tiba di dekat pusaran dan melompat sambil mengayunkan kapak yang berkobar tersebut.
“Hancurlah!”
Boooooooooommmmmmmm.
Xiao Fan melihat konfrontasi pusaran miliknya dengan ketua bandit. Dia sedikit terkejut ketika melihat pusaran miliknya dihancurkan dengan mudah.
“Ketua bandit ini benar-benar sesuatu.” Xiao Fan berkata ketika melihat sosok ketua bandit muncul dari asap akibat konfrontasinya dengan pusaran.
Xiao Fan dan ketua bandit saling memandang dengan tajam, para bandit seketika mundur dari domain kedua konfrontasi orang terkuat tersebut.
Woshhhhhhhhh.
Kedua aura kekuatan muncul, keduanya saling berbenturan dengan keras. Aura hitam dan aura hijau saling bertabrakan menentukan siapa terkuat.
“Nak, sepertinya kamu sangat kuat. Baru kali ini aku melihat ada seorang bocah sepertimu yang sudah kuat.”
Mata ketua bandit bersinar terang, warna mata tersebut ialah merah. Tekanan aura miliknya menjadi meningkat.
“Namun, kamu sudah membunuh anak buahku, maka kamu harus mati.”
Xiao Fan merasakan tekanan tersebut. Dia tahu bahwa musuh di depannya setara dalam level roh miliknya. Namun, tingkatan mereka berbeda.
Xiao Fan menyeringai, baru kali ini ada yang bisa membuatnya senang dalam pertarungan. Dia kemudian mengeluarkan tekanan aura yang lebih kuat.
Bosshhhhhh.
“Hehehahaha, menarik, sungguh menarik.” Xiao Fan tertawa dengan liar. Aura tekanan miliknya membuat para bandit gemetar ketakutan, sedangkan ketua bandit muram karena tekanannya di imbangi oleh Xiao Fan.
***
Di kamp.
Xiao Ren menyaksikan dengan mata melebar. Dia terkejut melihat konfrontasi orang terkuat yang mempengaruhi lingkungan sekitar.
Xiao Ren segera tersadar dan tersenyum menyeringai. Dia benar-benar merasa semangat ketika melihat rivalnya sangat kuat.
“Aku akan mengejarmu, Xiao Fan.”
***
Sisi pertarungan.
Xiao Fan menatap ke arah ketua bandit dengan seringai tajam dan kejam. “Mari kita mulai pertarungannya."
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.