Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 253 - Naik Alam Elementasi


Silakan Dibaca.


Ruang Makam Kuno, lantai kedua.


Dua orang perempuan yang tengah duduk menstabilkan kekuatan, perlahan-lahan mulai menyelesaikan tindakannya tersebut. Mata yang terpejam, perlahan terbuka dan hal yang pertama mereka lihat ialah sosok laki-laki duduk di depan tumpukan kayu yang terbakar.


Kedua perempuan itu mengedipkan matanya, pandangan yang semula buram kini mulai membaik. Senyum terukir ketika melihat laki-laki itu tengah menunggu bangunnya mereka berdua.


"Oh, selamat telah menstabilkan kekuatan kalian. Namun, perjalanan kalian berdua masihlah panjang."


Laki-laki itu yang tak lain Xiao Fan memberikan ucapan selamat kepada keduanya. Namun, ia juga menuangkan fakta sesungguhnya terkait kekuatan yang mereka kali ini capai.


Lin Hua dan Yun Shie senang dengan ucapan selamat Xiao Fan. Namun, keduanya tahu bahwa jalan mereka masihlah panjang dan penuh akan tantangan nantinya.


"Kami mengerti!" Lin Hua dan Yun Shie berkata dengan tegas, keduanya sama sekali tidak puas dengan kekuatannya sekarang. Jarak antara mereka dengan Xiao Fan sangatlah jauh.


Fakta inilah yang membuat keduanya paham, tidak ada gunanya membanggakan diri dengan kekuatan yang masih kecil itu.


"Kalau begitu, apa elemen domain kalian berdua?"


Xiao Fan berdiri dan menatap kearah Lin Hua dan Yun Shie. Tangannya terayun dan api yang menyala di tumpukan kayu mulai menghilang.


Lin Hua dan Yun Shie saling memandang, senyum keduanya semakin merekah dan mereka mengangguk bersama.


Yun Shie maju terlebih dahulu, lalu ia berubah wujud menjadi air. Air tersebut dengan cepat bergerak ke arah samping Xiao Fan. Ketika sudah sampai, air mulai naik membentuk sosok orang yang tak lain ialah Yun Shie.


"Ini adalah elemenku, air. Banyak kekuatan yang belum kujelajahi di elemen ini. Rata-rata semua ialah pendukung dan pertahanan. Sementara untuk sekarang ada beberapa saja, namun itu kuat."


Yun Shie menjelaskan kekuatan airnya, Xiao Fan mengangguk dan mengerti terkait elemen air Yun Shie. Ia kemudian, memandang ke arah perempuan itu dan bertanya, "apakah Roh Elemenmu berubah?"


Yun Shie menarik sudut mulutnya, apa yang dikatakan Xiao Fan itu adalah benar. Roh Elemen Yun Shie kini telah berubah menjadi hal yang menakjubkan.


Yun Shie mengangkat tangan kirinya, sosok panjang dengan sisik biru mulai terlihat. Wajah sosok itu terlihat galak dengan kumis yang panjang. Dua tanduk runcing mengarah ke belakang. Dua pasang kaki dengan tiga jari tajam saling tertaut jauh.


"Roh Elemenku kini berubah menjadi Heavenly Dragon Sea!"


Xiao Fan terkejut sesaat, ia benar-benar tidak menyangka bahwa Yun Shie membangkitkan Naga Laut Surga. Xiao Fan sendiri tahu seberapa kuatnya Naga tersebut. Namun, ketika mengingat semua usaha perempuan itu. Xiao Fan paham bahwa memang memiliki ciri-ciri yang sama dengan Naga tersebut.


Apa yang menjadi ciri-cirinya ialah, sama-sama dikhianati oleh saudaranya sendiri. Naga Laut Surga juga dikhianati oleh saudaranya.


Alasan dibalik pengkhianatan tersebut ialah keserakahan wilayah dan kekuatan. Sebelumnya, Naga Laut Surga menemukan wilayah yang bagus, saudaranya tersebut diberi satu wilayah.


Namun apakah ia setuju? Tentu tidak, saudara Naga Laut Surga tersebut. Merencanakan pembunuhan yang berakhir seluruh takhta wilayah tersebut akan menjadi miliknya.


Hal inilah kisah tragis yang dialami Naga Laut Surga tersebut. Xiao Fan menghela nafas, ia benar-benar masih mengingat perasaan dikhianati tersebut.


"Kekuatanmu sudah bagus, tinggal pelatihan untuk menyempurnakan kekuatan itu!"


Xiao Fan selesai memberikan penilaian terhadap kekuatan Yun Shie. Kini tatapannya jatuh ke arah Lin Hua. Lin Hua yang ditatap sendiri mengangguk dan mulai melangkah maju ke depan.


Suara retakan es terdengar di telinga Xiao Fan dan Yun Shie. Mereka berdua menatap ke arah lantai, di mana es terbentuk tepat di tempat Lin Hua melangkah.


Xiao Fan memahaminya, elementasi es. Elementasi ini sedikit berbeda dari yang lainnya. Tubuh pengguna tetaplah padat, akan tetapi serangan apapun tidak akan bisa melukainya.


"Pengguna es ternyata."


Lin Hua mengangguk, kemudian tangan kirinya terulur dan terlihat bunga yang mekar di tangannya itu. Bunga itu padat dan memiliki warna biru laut.


"Heavenly Frozen Flower!"


Xiao Fan terkejut kembali, namun ia segera sadar. Dia benar-benar tidak menyangka, Lin Hua mendapatkan Bunga Beku Surga.


Bunga beku ialah bunga yang paling indah dan paling susah untuk dicari. Bunga ini hanya akan tumbuh di suhu lebih dari -150. Banyak para pejuang ahli mencoba untuk mendapatkannya, tetapi berakhir membeku ketika mencapai di area tersebut.


Bunga beku sendiri memiliki banyak manfaat. Mulai dari menghilangkan seluruh efek buruk. Peningkatan kekuatan yang lebih besar. Dan yang paling banyak diinginkan seluruh orang ialah Elemen Es Murni.


Elemen Es Murni sendiri konon berada di daerah es Surga. Xiao Fan sudah pernah ke daerah itu. Ia juga sudah pernah menyerap bunga beku tersebut.


Xiao Fan mengingat dan mengangguk ke arah Lin Hua, lalu berkata, "kekuatanmu sebenarnya kuat. Hanya perlu pelatihan sedikit dan kamu akan dapat menguasainya.


Lin Hua mengangguk mendengar nasihat dari Xiao Fan. Namun, sebelum Lin Hua mengatakan sesuatu. Ia disela suara perutnya yang menandakan ia tengah lapar, begitu juga dengan Yun Shie.


Kedua perempuan itu memerah karena malu. Xiao Fan menarik sudut mulutnya dan berkata, "jika kalian lapar, makanan sudah kusiapkan di sana. Aku mau berjalan ke arah ambang pintu lantai ketiga."


Lin Hua dan Yun Shie segera melesat ke arah dekat api unggun. Mereka mengambil makanan dalam cepat, keduanya menikmati makanan yang berada di api anggun tersebut.


Xiao Fan tidak memperdulikan tindakan mereka. Ia hanya menatap sekilas, lalu berjalan dengan ringan ke arah tangga yang menghubungkan lantai dua dan lantai tiga berada.


Tak perlu waktu lama, Xiao Fan tiba di tempat. Ia menggunakan mata qinya untuk melihat jauh ke dalam, akan tetapi faktanya ia sama sekali tidak bisa melihat ujung dari tangga tersebut.


"Terdapat penghalang teknik. Aku benar-benar tidak menyangka, di sini ada susunan segel tersebut."


Xiao Fan mengungkapkan senyumnya, ia berbalik dan berdiri sambil memikirkan apa yang berada di lantai ketiga tersebut.


Xiao Fan tanpa sadar sudah menghabiskan sekitar dua puluh menit untuk berpikir. Lin Hua dan Yun Shie sudah selesai makan, keduanya berjalan mendekat ke arah Xiao Fan.


Merasakan gerakan sesuatu, Xiao Fan memandang ke arah depan di mana Lin Hua dan Yun Shie tengah tersenyum ke arahnya. Hal ini membuat Xiao Fan menyadari bahwa dua perempuan itu sudah menyelesaikan makannya.


"Karena kalian sudah selesai, ayo kita pergi turun ke lantai tiga...""


To be Continued.