
“Tapi tadi dia sudah menolongku Dante! Tiga orang disana itu, dia yang menembaknya karena mereka berusaha mau mengambil Alex. Dia tadi melindungiku tapi dia mau mengambil anakku karena otaknya sudah dimanipulasi.” Bella mencoba menjelaskan kepada Dante. Dia tidak mau Dante salah sangka tentang Dante Emilio yang belum sepenuhnya berubah menjadi android.
“Begitukah Bella?”
“Iya!” Bella menyakinkan Dante dengan gerakan kepalanya keatas dan kebawah. Baarck ikut melirik kepada Dante Emilio.
“Kondisimu sama seperti Gabriella.” ucap Barack yang meradang dan kembali menatap Jeff. “Apa yang sudah kau lakukan pada adikmu?” Barack merasa marah pada Jeff yang tak berperasaan.
“Hahahaha!” Jeff malah terkekeh mendengar pertanyaan Barack.
“Tidak perlu kau tertawa seperti itu. Cukup katakan saja alasanmu melakukan itu pada adikmu!”
“Gabriella! Dia memang percobaan saja. Aku memang mencoba pada dirinya dulu karena dia yang paling dekat hubungannya denganku. Aku ingin menggabungkan DNA-nya denganku. Setelah itu akan lebih mudah untukku memberikan pesan kepada orang-orang ini! Karena cara berpikir Gabriella akan mengikuti cara pikirku!” ujar Jeff menjelaskan eksperimennya.
“Kami memiliki gen yang sama! Dan gen itu akan mempengaruhi bagaimana cara berpikir orang-orang yang telah diberikan serum itu.” Jeff kembali terkekeh.
“Jadi karena itu kau menggunakannya hanya sebagai alatmu? Apa kau tidak sadar kalau dia adalah adik kandungmu sendiri?” Barack semakin geram mendengar jawaban Jeff.
Jeff mengangguk dan tersenyum. “Kau tahu kadang untuk sebuah penelitian dibutuhkan pengorbanan!”
“Dan aku tidak akan mengorbankan diriku sendiri. Karena akulah pimpinannya! Akulah yang kelak jadi pemimpin dunia ini. Orang-orang disekitarku mereka harus berkobran untukku dan mereka akan aku jadikan pahlawan nantinya ketika aku sudah menjadi pemimpin dunia ini.”
“Mimpi kau! Itu tidak akan pernah terjadi!” teriak Anthony yang kesal.
Anthony yang paling kesal saat dia melihat orang-orang berubah menjadi android. Dan Anthony sudah tidak tahan lagi apalagi mendengar bahwa teman-temannya anggota federal yang baik padanya banyak yang dijadikan kelinci percobaan oleh Robert Kane sebelumnya. Robert Kane sudah bekerjasama dengan Jeff sebelum dia mati. Sehingga mereka semua sudah menjadi manusia android.
“Hai! Aku baru melihatmu! Siapa kau?” ujar Jeff bertanya pada Anthony.
“Jangan berpura-pura tidak tahu!” Anthony mengomentari dengan ketus.
“Baiklah. Aku tidak akan berpura-pura. Tapi aku benar-benar tidak menyukaimu! Apalagi kau ternyata satu darah dengan Dante, bukan?” ujar Jeff.
“Iya, dia kakakku! Memangnya kenapa? Kau tidak suka? Jujur saja aku juga tidak suka dengan kakakku jadi seharusnya kita berada dipihak yang sama. Tapi sayangnya aku tidak menyukaimu karena kau telah mengambil banyak teman-temankku. Karena itulah aku bekerja sama dengan kakaku untuk menghancurkan manusia kejam sepertimu!” Anthony menodongkan senjatanya pada Jeff.
“Kalian boleh banyak bicara sebanyak yang kalian mau! Tapi, karena kalian sudah ada disini maka aku akan memberitahu pada kalian kalau kalian tidak akan pernah bisa keluar dari tempat ini.”
“Menurutmu begitu ya?” Dante memicingkan matanya.
“Ya tentu saja!” Jeff tersenyum.
“Karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah kalah. Dan asal kau tahu aku bukan orang yang mudah merasa kasihan.” Jeff menunjukkan sebuah remote dan dia memencetnya menunjukkan sebuah layar dibelakangnya. “Ini adalah pabrik androidku di Amerika Selatan! Tepatnya di Meksiko! Lihatlah disini aku akan menciptakan sebuah kerajaan baru!”
“Semua manusia yang tunduk kepadaku. Aku bisa menghidupkan semua android ini dalam hitungan satu detik! Aku hanya perlu memencet satu tombol ini dan orang yang ada disana akan mengerjakan semua perintahku. Lalu android ini akan segera aktif dan mereka akan tersebar keseluruh dunia! Mereka akan menghancurkan orang-orang diseluruh duni!”
Jeff tersenyum penuh kemenangan saat bicara, “Mereka akan membunuh mereka satu persatu dan menghabisi mereka. Para androidku ini akan menjadi semakin kuat, mereka akan menembak orang-orang lemah dan menjadikan orang-orang itu menjadi android! Ini akan mengubah dunia ini dan semuanya akan ada dibawah tanganku. Mereka semua akan mengabdi padaku!”
“Oh, jadi itu yang kau rencanakan?” Dante bertanya dan Jeff mengangguk dengan senyumnya.
“Dan kau pikir kau akan menjadi orang itu? Cih! Mimpimu ketinggian!”
Manuel bicara dan dia pun meradang, Manuel merasa kesal karena Jeff benar-benar tidak berperasaan. Menjadikan semua anak buahnya menjadi android, itu bukan hal yang disukai Manuel. Dia berpikir Jeff hanya akan merubah para pengguna obat terlarang saja, bukan merubah semua orang.
“Manuel!” Jeff tersenyum memanggil pria itu.
“Ternyata kau mengkhianatiku? Aku sudah sering menceritakan tentang ini semua padamu. Kenapa kau malah berbalik dariku sekarang?”
“Karena aku tidak yakin itu akan terwujud!” jawab Manuel.
“Semua orang awalnya tidak akan yakin kalau sebuah impian bisa terwujud menjadi kenyataan, Manuel! Dan sekarang aku sedang melihat impianku menjadi nyata.” kata Jeff dengan angkuhnya.
“Kalian sendiri tidak bisa mengandalkan kekuatan kalian untuk megurus para android itu! Dan aku sudah membuat rencana untuk menghidupkan mereka lebih banyak lagi. Kau tahu untuk apa? Untuk menguasai semua sektor!” Jeff bicara panjang lebar yang membuat Dante mengepalkan tangannya.
“Sebaiknya kau bermimpi di kuburanmu saja!”
“Hahahaha kau ingin menembakku maka lakukanlah! Kita akan mati bersama.”
Dante diam dan menatap Jeff. Dia belum menentukan pilihan tapi dia ingin tahu apa yang dimaksud Jeff dengan kata mati bersama! Dante adalah orang yang perhatian pada orang lain dan dia tidak mau sampai mencelakan dirinya sendiri sehingga dia pun berpikir matang dalam waktu yang singkat itu.
“Kenapa kau diam saja Dante? Kau tidak mau membunuhku? Takut?” ejek Jeff terkekeh.
“Ingin sekali! Tapi aku berpikir mana dulu yang harus kuselesaikan.” jawab Dante.
“Hahahaha! Tembaklah kalau kau mau tapi saat kau menembakku maka saat itu juga akan hancur lebur! Dan tidak ada diantara kalian yang selamat! Karena saat itu juga aku akan memencet tombol ini. Nuklir didalam rumah ini! Dan setelah aku memencetnya maka dalam hitungan detik akan meledak!”
“Begitukah?”
Jeff mengangguk dan tersenyum. “Dan satu hal yang harus kau ingat! Ketika tombol ini kupencet, itu artinya tombol merah ini juga terpencet. Dan mereka semua akan segera disuntikkan serum. Kau tahu apa yang terjadi setelah itu?”
“Kau mau mewujudkan atau kau mau menakut-nakutiku saja?” Dante malas meladeni Jeff.
“Biar aku ceritakan padamu. Setelah serum itu aktif maka mereka akan pergi kemanapun didunia ini untuk menghabisi orang-orang itu! Kalian tidak akan pernah bisa mengatasinya!”
“Tapi kau mati setelah aku membunuhmu! Kalau kau mati berarti tidak akan ada pemimpin.” ucap Dante.
“Ya!” Jeff mengangguk dan tersenyum. “Itu berarti kalau aku mati maka perintah tidak akan pernah bisa diubah. Mereka diperintahkan untuk membunuh semua manusia selain android! Dan itulah yang akan mereka lakukan.” ujar Jeff.
“Aku tidak peduli!” Dante menodongkan sejatanya.
“Dante hentikan!” Barack mencoba melarangnya.
“Kau pikir aku takut dengan ancamannya? Minggir Barack biar aku yang menyelesaikannya.”
“Sebentar Dante!” Barack melirik Dante lalu dia menatap Jeff. “Kau tidak akan puas dengan hanya membunuhnya saja Dante! Tidakkah kau lihat apa yang sudah diperbuatnya? Kerusakan apa saja yang sudah dilakukannya? Dan apa saja yang sudah dilakukannya bersama Bella?”