
“Dante sudah meminta bantuanku lebih dulu, aku pasti akan mengirimkan pasukanku untuk melindungimu dan pasukanmu. Kenapa Nick? Kau masih muda dan tubuhmu besar berotot kuat, kenapa kau takut?” ujar Omero mengejek Nick sambil terkekeh.
“Hehe! Siapa juga yang takut kakek Omero? Aku hanya minta di backing saja bukan takut. Tapi tolong peringatkan pasukanmu jangan sampai mereka menyerang Barack. Ingatkan mereka kalau ada anggota baru tolong berikan foto Barrack jangan sampai mereka salah sasaran.”
“Apa katamu? Barack?” tanya Omero terkejut.
“Barack amnesia dan tadi dia menghubungiku. Dia bersama wanita aku tidak tahu siapa wanita itu tapi yang jelas dia mengaku namanya Gabriella dan dia adiknya Jeff Amadeo. Mereka berencana untuk menyerang nanti malam dan berencana untuk mengambil Bella!”
“Jelaskan satu-satu padaku. Barack hilang ingatan?” tanya Omero lagi.
“Hmmm!”
“Aiss…..ini berbahaya sekali! Apa mereka sudah tahu tentang chip itu? Karena setahuku chip itu ada juga kelemahannya. Kalau salah satunya dirubah maka dia bisa mempengaruhi kondisi yang lainnya. Itu artinya dia juga bisa merusak chip lain yang ada ditubuh empat orang lainnya.”
“Aku rasa mereka tidak tahu tentang itu! Karena kalau mereka sudah mengetahuinya maka aku dan keempat temanku sudah tidak lagi bisa hidup didunia ini bukan?”
“Ya kau benar juga. Baiklah, anggap saja masalah itu tidak terjadi tapi kalian harus segera menemukan Barack dan menyelamatkannya sekarang.” ujar Omero.
“Itulah alasannya aku meminta bantuan pada tim khususmu dan memastikan mereka tidak membuat kesalahan sedikitpun!”
“Kau tenang saja! Untuk Dante aku pasti akan melakukan yang terbaik yang bisa aku lakukan. Aku akan selalu mendukung anakku itu!”
“Hahahaha anakmu itu Tatiana, Tuan Omero Rivera!” Nick tertawa terbahak-bahak. "Apa anakmu sudah tertukar sekarang?"
“Aku tahu. Tapi Dante sudah bersamaku ketika dia berusia tujuh tahun! Dia sudah kuanggap putraku sendiri. Hahaha…..sudahlah sekarang kita balik ke topik pembicaraan kita sebelumnya. Bella itu itu pengasuhnya Alex kan?” tanya Omero.
“Benar sekali! Wanita itu yang sedang dipertahankan oleh Dante dan sedang dicari oleh Dante. Bella harus kembali.”
“Tapi wanita itu sudah tidak ada di mansion Dante, bukan?”
“Kau benar! Aku tidak mengerti rencana Dante tapi bisakah kau tolong aku supaya bisa mengamankan penjualan nanti? Dan stau hal lagi, aku minta tolong padamu untuk Barack.”
“Apa yang harus kulakukan untuk Barack?”
“Sebisa mungkin kalau kau mendapatkan Barack, pisahkan dia dari kelompoknya dan bawa dia kembali. Aku ingin menyelamatkannya dari Jeff. Sesuai saranmu tadi untuk mendapatkan Barack sebelum Jeff tahu rahasia terbesar tentang chip didalam tubuh kami. Dante pasti tidak akan suka tentang hal ini.”
“Aku mengerti maksudmu!”
“Segera hubungi Dante! Dia pasti sedang menunggu berita tentang orang yang dicarinya tadi.”
Klil….
‘Syukurlah Dante! Walaupun kau ada maslaah dengan istrimu tapi hubunganmu dengan ayah mertuamu masih baik. Kalau tidak ada bantuan dari ayah mertuamu mungkin dari kemarin-kemarin aku sudah gagal! Penyerangan langsung dari dua pihak, Jeff bersama dengan musuh-musuhmu dan pihak federal bersatu dengan CIA dan FBI! Membuat kepalaku sakit saja!’ celetuk Nick didalam hatinya.
“Bagaimana? Apa kau sudah mendapatkan informasi yang aku butuhkan?” tanya Dante to the point saat Nick menghubunginya. Dia sudah tak sabar lagi ingin mengetahui keberadaan Bella.
“Sudah! Lokasinya berada di Slovenia. Omero sudah mengirimkan kepadaku alamatnya detail ke emailku! Apa perlu aku mengirimkan kepadamu?”
“Bella ada disana!”
“Aku serius! Aku rasa Anthony termasuk orang penting dan dia bisa melewati itu dengan mudah.”
“Fuuuhh! Bukankah harusnya kau membunuhnya Dante? Orang penting telah masuk kerumahmu Dante, itu artinya dia tahu bagaimana seluk beluk rumahmu!”
“Kita bicarakan ini lagi nanti. Sekarang aku sedang menuju ke bandara! Bisa kau menyuruh orang kepercayaanmu untuk mengawasi tempat itu? Perhatikan mobil yang keluar masuk kesana dan kalau perlu ikuti mobil yang keluar masuk dari tempat itu! Aku ingin tahu juga itu rumah siapa, biar aku sendiri yang masuk kesana nanti untuk menyelamatkan Bella.”
“Dante! Apa aku tidak salah dengar? Kau sendiri yang akan masuk kedalam sana? Kau mau turun tangan sendiri?” tanya Nick tak percaya apa yang barusan didengarnya.
“Ya! Setelah aku sampai dirumah aku akan menyelesaikan urusanku dengan Tatiana! Sekarang aku minta kau awasi dulu dan perhatikan pergerakannya. Tidak boleh ada yang membawa Bella keluar dari rumah itu. Tapi jika dia dibawa keluar dan dibawa pergi dari rumah itu, kau harus membuntutinya!”
“Baiklah Dante! Oh ya aku ada informasi tambahan untukmu dan aku rasa kita perlu membicarakan ini apalagi yang diincar adalah transaki kita nanti malam!”
“Ada apa? Masalah sepele apalagi yang ingin kau bicarakan padaku? Jangan terlalu dibesar-besarkan.”
“Barack menghubungiku tapi dia bersama dengan seorang wanita. Aku tidak tahu siapa wanita itu, yang pasti Barack mengincar penjualan kita nanti malam Dante!”
“Apa maksudmu mengincar?” tanya Dante mengeryitkan dahinya.
“Barack tidak mengingatku! Sepertinya dia amnesia, dia tidak mengenaliku sama seklai Dante! Aku tidak percaya kalau dia dicuci otaknya tapi mungkin ada kesalahan didalam otaknya atau apapun itu aku tidak mengerti! Bukankah Sarah bilang kalau dia terluka parah dan dipukuli?”
“Kau serius? Dia benar-benar tidak mengenalmu?”
“Ya aku serius dan mengatakan yang sebenarnya padamu. Untuk apa aku berpura-pura padamu? Aku bahkan sudah menghubungi Omero untuk membantu mendapatkan Barack.”
“Jadi maksudmu dia tidak menghubungi kita selama ini karena dia tidak ingat siapa dirinya?”
“Ya, sepertinya begitu.” jawab Nick seadanya.
“Aku tidak yakin!” seru Dante.
“Apa yang membuatmu tidak yakin Dante?”
“Entahlah! Tapi aku tidak yakin saja. Jangan lupa kau tidak boleh menyerang Barack. Kau mengerti?”
“Aku tahu. Tapi mungkin saja dia yang akan melukaiku. Aku tetap harus berhati-hati.”
“Barack tidak punya kekuatan sepertimu. Tapi dia memiliki otak yang lebih bisa diandalkan, jadi yang perlu dikhawatirkan adalah kecerdikannya. Jika dia memang sekarang berada di pihak musuh!”
“Kurang ajar! Kau membandingkan aku dengan Barack! Tapi aku harus mengakui memang dia paling cerdas diantara kita semua. Tidak jauh berbeda denganmu hanya saja dia lebih menguasai teknologi terbaru. Bahkan dia suka membuat segala sesuatu yang belum ada dipasaran.”
“Berhati-hatilah. Aku akan menghubungimu lagi nanti.” ujar Dante.
“Baiklah Dante! Aku akan mengirimkan pasukanku untuk mengawasi tempat dimana Bella berada. Aku harus mempersiapkan untuk transaksi nanti malam. Aku akan segera mengabarimu jika ada informasi penting lainnya.”
Klik….