PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA
BAB 264. TIDAK HILANG INGATAN


“Baguslah! Jelaskan kondisi lebih detail padaku.”


“Apa Omero belum sampai ditempatmu? Memangnya dia tidak mengatakan apapun padamu?”


“Sudah! Tapi karena beberapa hal aku tidak bisa membicarakan masalah pekerjaan dengannya. Jadi tidak perlu banyak tanya langsung saja ceritakan padaku!”


“Baiklah Dante! Informasi apa yang kau mau tahu?” tanya Nick.


“Jelaskan semuanya padaku. Semua yang penting saja.”


“Aku tidak punya banyak waktu Dante tapi aku akan coba jelaskan yang penting saja sesuai dengan keinginanmu.” Nick pun menceritakan semua yang menurutnya harus diketahui oleh Dante. Mulai dari informasi persenjataan yang sudah siap untuk transaksi dan yang lainnya.


“Oke semua sudah jelas. Bagaimana dengan gudang senjata ku Nick? Omero mengatakan kalau kerugian sangat tipis. Apa yang dilakukan Barack?”


“Ah iya! Hahahahaha.”


“Kenapa kau malah tertawa? Apa yang lucu?”


“Tidak! Tapi untuk yang itu, memang kerugiaannya kecil. Tidak sebesar pengeluaran bulananmu untuk menggaji semua karyawan di mansionmu!”


“Apa kau menemukan sesuatu yang aneh atau berbeda gitu?” tanya Dante yang merasa curiga karena ucapan Nick tidak masuk akal dan Omero belum menjelaskan padanya sebelumnya karena tadi mereka sibuk urusan Tatiana. Akibatnya Omero pun lupa menceritakan kebakaran di gudang senjata milik Dante tadi.


“Awalnya saat aku menerima telepon dari wanita itu aku pikir Barack benar-benar hilang ingatan. Dia tidak peduli lagi pada kita, tatapannya dan caranya bicara sangat dingin. Pokoknya aku seperti tidak mengenalnya. Aku sempat berpikir kalau dia akan menjadi lawan terberatku nanti! Tapi ketika melihat kebakaran di gudang itu aku rasa ada yang aneh dan berbeda sepertinya Barack tidak hilang ingatan.”


Nick menghela napas panjang lalu tersenyum, “Aku melihat kondisi gudang yang dibakar Barack! Gudang itu memang terbakar tapi tidak dengan isinya Dante!”


“Hah? Maksudmu apa? Jelaskan lebih detail padaku.” Dante semakin penasaran dan khawatir.


“Maksudku, semua yang kau lihat tidak seperti kenyataannya. Api itu berkobar besar dan aku yakin bisa menghancurkan seluruh kompleks gudang penyimpanan senjata kita, Dante! Tapi kenyataannya dia hanya membakar satu gudang saja. Bukankah menurutmu ini aneh?”


“Keanehan apa yang kau temukan disana?”


“Persenjataan kita didalam gudang itu, semuanya sudah dikeluarkan dari gudangmu, ini tidak masuk akal kan? Maksudku tidak mungkin dilakukan kalau Barack tidak peduli pada kita. Dia mengeluarkan semua isi gudang itu. Aku tidak tahu berapa orang yang ada bersamanya untuk mengeluarkan semua senjata itu tapi kurasa dia kerja sendiri! Dia tidak percaya dengan orang-orang itu dan mungkin itu alibinya saja. Dia benar-benar mengeluarkan senjata itu jadi kerugian kita hanya gedung baru itu saja.”


‘”adi hanya itu keanehan yang kau temukan?” tanya Dante menghela napas lega. Sesuai dengan perkiraannya tapi dia masih berpikir.


‘Benarkah dia tidak hilang ingatan? Menghancurkan gudang sebesar itu sendirian aku rasa tidak mungkin. Dia pasti bersama orang-orang Jeff! Lagipula apa waktunya cukup? Anak buahku menjaga gedung itu dan hanya ada waktu sedikit untuk memindahkan semua barang disana! Barack, aku mengenalm, kau sangat cerdik. Aku tidak percaya kau sendirian digudang itu.’ pikirnya.


‘Apa sebenarnya rencanamu Barack?’ bisik hati Dante yang merasa tidak senang, dia malah semakin khawatir. ‘Apa benar yang dikatakan Nick kalau Barack melakukannya sendirian? Baiklah, aku akan mencoba berpikir positif.’ gumamnya.


“Ada beberapa hal lagi Dante. Barack memotong aliran listrik dari gudang satu ke gudang lainnya. Jadi api yang seharusnya merambat melalui kabel listrik justru tidak terjadi! Inilah makanya gudang kita yang lain tidak ikut terbakar. Barack hanya fokus membakar gedung paling besar didepan tapi semua barang-barang digudang itu sudah dipindahkan olehnya ke gudang belakang. Intinya dia tidak meledakkan senjata kita, hanya gedungnya saja. Dia bahkan memasan jaring pembatas untuk memperlambat gerakan api menjalar dan semua itu sudah diperhitungkan mengikuti arah angin.”


“Bagus! Apalagi yang bisa kau laporkan?”


Ada tawa kecil dibibir Dante mendengar penjelasan Nick, dia semakin yakin bahwa semua yang dipikirkannya selama ini benar. ‘Barack! Apa yang sedang kau rencanakan? Kenapa aku jadi ragu begini? Semoga Nick dan Eddie bisa membantumu keluar dari cengkeraman Jeff. Kalau memang dia mau memanfaatkanmu. Apakah yang dikatakan Sarah itu benar? Kau sedang dalam kesulitan?’ Dante tidak tahu keputusan apa yang harus diambilnya sekarang.


“Dia tidakmasuk kedalam gedung penyimpanan didalam buker. Dia tidak masuk kesana tapi dia ada pergi ke gedung sebelahnya dan sepertinya dia curiga kalau itu adalah bunker.”


“Ya, aku temukan! Kita memiliki foto berlima di bunker itu tapi foto itu hilang! Aku yakin dia mengambilnya sebagai bukti bahwa dia masih mengingat kita.”


“Aku rasa dia hanya ingin memberikan tanda disana kalau dia menyentuh bunker itu dan dia ingin memberikan pesan pada kita kalau dia tidak hilang ingatan dan dia memang sengaja melakukan itu.”


“Aku juga berpikir sama denganmu Dante! Anak itu hanya berpura-pura saja. Dia tidak benar-benar amnesi dan dia masih ada dipihak kita. Dia masih mendukung kita.”


“Apa yang kau rencanakan sekarang Nick?”


“Tidak ada. Semua baik-baik saja, aku tidak merasakan ada pergerakan apapun saat ini.”


“Kalau begitu semua urusan hari ini bisa kau selesaikan?”


“Kau tidak perlu datang kesini, aku akan mengurus semuanya disini.”


“Aku mengirim Eddie untuk menjagamu. Kau bisa memanfaatkannya. Bekerjasamalah kalian berdua selesaikan misi kita sekarang, Amankan transaksi itu dan aku ingatkan padamu walaupun kau punya penilaian kalau Barack hanya pura-pura hilang ingatan tetap jaga jarak dengannya dan tetap berhati-hati dengannya sebelum dia mengatakan dia benar-benar mengingatmu. Jangan lengah! Kau yang paling mudah terpancing Nick!”


“Aku mengerti Dante. Jangan khawatirkan aku, semua akan baik-baik saja.”


“Anggap saja soal Barack sudah selesai. Sekarang kita bahas masalah lainnya.”


“Masalah apa itu Dante?”


“Pengganti Bella! Apa kau masih menaruhnya didalam ruangan yang sama?”


“Masih! Dia masih di posisi yang sama karena ada istrimu. Aku tidak mengeluarkannya, aku sengaja menyuruhnya tetap disana selama satu bulan. Kenapa Dante?”


“Apakah Tatiana mengganggunya?”


“Ya, Tatiana hampir mengganggunya dan dia ingin membawa wanita itu ke rumah sakit tapi aku jelaskan kondisinya baik-baik saja dan dia tidak datang."


“Terimakasih atas bantuanmu. Sekarang aku ingin menggunakan wanita itu.”


“Apa maksudmu Dante?”


“Wanita yang kau buat mirip Bella itu, aku ingin membawanya.”


“Kemana kau mau membawanya?”


“Ke Slovenia sebagai umpan untuk Jeff. Orang yang sudah memangkap Barack!”


“Ah, jadi kau sudah mulai menabuh genderang perang?”


“Hanya untuk menyelesaikan masalah saja, aku tidak mau mereka mengganggu lagi dan kedepannya aku tidak ingin ada keributan lagi. Hanya membuang waktuku saja.”


“Baiklah kalau begitu kau pakai saja dia. Dia masih ada diruang penyiksaan. Tapi aku tidak bisa menjamin dia loyal. Aku membayarnya dan kalau kau mau membuatnya sebagai umpan ke Jeff, aku tidak yakin dia akan memihakmu.”