PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA
BAB 285. BEKERJASAMA DENGAN JEFF


“Baiklah coba ceritakan padaku apa kabar burukmu itu?”


“Aku sedang berada di rumah sakit sekarang! Posisiku hampir dekat kota. Aku bisa mengirimkan share location padamu! Lakukanlah sesuatu untukku disini.”


“Tunggu dulu! Aku tidak mengerti. Kau ingin aku menjemputmu di rumah sakit Tatiana?” tanya Jeff mengerutkan dahinya. Dia tidak suka diperintah perempuan, ‘Apa maunya wanita ini? Dia benar-benar minta tolong padaku atau sengaja menjebakku karena permintaan Dante?’


Jeff bukan orang yang mudah percaya pada orang lain, sehingga walaupun dia sudah pernah bertemu Tatiana dan bahkan pernah beberapa kali bercinta dengannya tapi dia tetap curiga pada wanita itu.


“Iya! Aku mau kau menyuruh seseorang untuk menjemputku disini. Kau paham maksudku kan?”


“Apa? Menjemputmu?”


“Iya! Sekarang juga. Aku sudah mulai gila disini. Kau harus membawaku sekarang dan aku ingin kau membantuku Jeff!” pinta Tatiana dengan suara memohon.


“Hei, ada apa ini? Kau kenapa Tatiana memangnya?”


‘Hmm….dari cara dia bicara padaku sepertinya dia sedang ada dalam masalah. Wanita ini jika meminta bantuan dia sangat arogan. Dia terburu-buru, hmm….apa benar dia dalam kesulitan? Aku jadi penasaran, hahahah! Ini semakin menarik. Mungkin dia bisa membantuku? Kekayaan keluarga Rivera dan tambang emasnya sepertinya cukup menggiurkan!’ bisik hatinya.


Sepertinya Jeff Amadeo menangkap sesuatu dan dia ingin tahu mencari celah apakah dia bisa memanfaatkannya seperti dia memanfaatkan Barack.


“CEPAT JEMPUT AKU!” teriak Tatiana marah dengan sangat arogannya.


“Hey jangan marah dulu. Apa kau bisa bicara pelan-pelan? Sepertinya kau butuh minum dulu sebelum kau bicara padaku, Tatiana.”


“Ini sangat penting sekali dan aku tidak sedang main-main.”


“Oke. Bagaimana Tatiana. Kau mau bicara tentang apa?”


“Aku tidak akan bicara disini denganmu. Kataku juga aku tidak bisa menunggu lama dan kita bisa bicara setelah aku bertemu denganmu. Aku harus segera pergi dari sini dan aku ada misi untukmu! Jika kau bisa jalankan misi ini, aku jamin Bella akan menjadi milikmu selamanya!”


“Baiklah. Tapi kenapa aku harus menjemputmu disana? Apa kau tidak takut dengan suamimu yang akan memperhatikan semua gerak gerikmu? Hmm….apa ini sebuah jebakan Tatiana?”


“Cih! Jebakan katamu? Kau mencurigaiku?” ucap Tatiana meninggikan suaranya. Apalagi saat ini dia sedang kesal jadi dia pun bicara dengan Jeff sangat ketus.


“Hmmmm. Aku hanya berjaga-jaga saja Tatiana, kau jangan marah padaku.”


“Kau jangan mempermainkan emosiku! Saat ini aku sedang benar-benar emosi. Aku rasa aku butuh obat yang kau berikan padaku kemarin itu!”


“Oke Tatiana, sekarang cobalah bicara pelan-pelan padaku.”


“Suamiku!”


“Dia tidak peduli padaku lagi! Dia baru saja menceraikanku ketika dia kembali kerumah dengan membawa seorang wanita muda.”


“Oh ya? Dia sudah pulang kerumahmu? Dan dia membawa seorang wanita? Lalu bagaimana dengan Bella? Bukankah dia sangat menginginkan wanita itu?”


“Apa kataku? Bella sudah tidak dipedulikan oleh suamiku! Dante sudah memiliki wanita yang lebih muda lagi daripada Bella. Tapi dia masih bocah ingusan tidak pantas untuk Dante!”


Tatiana benar-benar meradang saat ini, dia sudah tidak tahu lagi harus bagaimana. Pikirannya sudah sangat kacau dan mulai bergantung pada obat yang selalu diberikan oleh Jeff padanya. Dia sudah tidak bisa mengendalikan dirinya lagi.


“Oke! Jadi Bella sekarang ada dimana?”


‘Ini yang terpenting bagiku! Aku menginginkan Bella sebagai milikku! Wanita itu adalah yang terbaik untukku. Dia sangat suka kelembutan tapidia benar-benar bisa mengimbangi permainanku yang kasar. Aku tidak bisa bermain tanpa menyakiti lawan mainku tapi berbeda dengan Bella semuanya berbeda! Sikap manja, lembut dan caranya memperlakukanku bisa membuatku memiliki keseimbangan. Ah, aku sudah sangat merindukan bermain denganmu Bella!’ gumam hati Jeff.


“Jeff! Aku akan menjelaskan lebih detil nanti. Tapi bisakah kau membawaku keluar dari rumah sakit ini dulu? Ayahku Omero, dia baru saja membuat ulah.” dia mulai merasa panik dan bicara dengan cepat. ‘Intinya saat ini aku hanya punya dua pilihan. Keluar dari rumah sakit ini sebelum ayahku bangun dan menyelamatkan diriku sendiri atau pilihan kedia aku harus mencari cara membunuh ayahku tanpa sepengetahuan dokter dan perawat dirumah sakit ini dan mengambil alih semua warisannya!’ ujarnya didalam hatinya yang sudah merencanakan semuanya.


Dengan semua harta kekayaan yang dimiliki oleh Omero Rivera, dia bisa meminta bantuan Jeff. Tanpa Tatiana sadari kalau Jeff pun sudah punya rencana sendiri untuk harta kekayaan yang ingin direbutnya dari Tatiana. Ini sama saja Tatiana menyerahkan dirinya untuk dihancurkan dan kehilangan segalanya. Satu hal lagi yang tidak disadarinya kalau selama ini dia hidup mewah dari hasil kerja keras ayahnya tanpa pernah sekalipun dia mau belajar untuk mengelola perusahaan dan harta milik ayahnya.


Seandainya semua harta itu jatuh ketangannya, dia tidak akan mampu mengelola perusahaan apalagi mengatur keuangan. Pada akhirnya dia akan tetap hidup mengenaskan hanya untuk dimanfaatkan oleh orang-orang yang hanya mengincar uangnya saja. Wanita iblis itu tidak pernah berpikir sejauh itu selama ini, dia selalu hanya mengikutkan kepuasan dirinya saja.


“Baiklah, kirimkan lokasimu padaku. Aku akan menyuruh anak buahku untuk datang menjemputmu.”


“Lakukan secepatnya! Aku tidak mau kalau sampai kedatangan anak buahmu sudah didahului oleh Dante! Banyak sekali yang ingin aku bicarakan denganmu! Karena suamiku pasti curiga padaku.”


“Oke, aku tahu apa yang harus kulakukan. Sebaiknya kau bersiap-siaplah.”


“Minta anak buahmu untuk membawakan pakaian gantiku! Aku tidak ada pakaian disini. Sekarang aku memakai pakaian rumah sakit. Bajuku robek!”


“Aku mengerti Nyonya Tatiana Rivera!” ucap Jeff.


“Tunggu! Kenapa kau memanggilku dengan nama belakang itu? Tatiana Sebastian! Kau lupa namaku siapa ha? Kau lupa suamiku siapa?” teriak Tatiana tak senang. Wanita itu meradang karena mendengar Jeff mengganti nama belakangnya dengan nama belakang ayahnya.


“Bukankah kau sendiri yang bilang sudah cerai dengan Dante? Apakah panggilanku itu salah Tatiana?”


“Biar ku pertegas padamu ya! Aku akan berusaha bagaimanapun caranya supaya aku bisa kembali pada Dante. Panggilanmu salah! Panggil aku Tatiana Sebastian! Itu akan menjadi nama yang aku sandang sampai akhir hidupku.”


“Ah begitu ya? Jadi kau tidak akan pernah melepaskan Dante? Meskipun dia sudah tidak menginginkanmu Tatiana?” Jeff agak mencibir dan menyadari betapa bodohnya wanita yang sedang bicara dengannya saat ini.  Pria itupun semakin yakin akan sangat mudah untuk memanipulasi Tatiana dan merebut semua harta kekayaannya.


‘Cih! Mendengar ceritamu saja aku sudah sangat yakin kalau Dante sudah tidak menginginkanmu lagi! Tapi apa alasannya dia mengurung Bella diruangan itu terus kalau memang dia tidak menyukainya? Apa rencana Dante sebenarnya untuk Bella? Ini yang aku tidak mengerti dan aku membutuhkan Tatiana. Dan setelahnya aku akan menguburkan Tatiana supaya tak ada lagi pengganggu seperti lebah ditelingaku! Perempuan itu sangat menyebalkan, bagaimana bisa seorang pria bisa tahan dengan wanita seperti Tatiana? Cih!’