PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA
BAB 387. WANITA ITU HILANG


“Aku hanya butuh topeng wajah itu. Siapa yang bisa mengirimnya kepadaku? Dia bisa bertemu denganku di Italia, Dante! Aku akan pergi kerumah tahanan sekarang.”


“Suasana genting seperti ini kau masih mencari rumah tahanan itu? Apa maksudmu? Siapa yang ingin kau jadikan sebagai penggantinya? Kau tahu masalahnya itu ditubuhnya! Tidak bisa sembarangan orang yang menggantikannya. Aku yakin Jeff pasti memperhatikan tubuhnya.”


 


“Aku sudah punya orang yang tepat! Setelah aku perhatikan, dia juga mirip Bella. Tingginya, bentuk tubuhnya tidak akan mudah dibedakan! Dan rambutnya juga sama warnanya, hanya ada sedikit perbedaan saja tapi kurasa itu bisa aku perbaiki. Aku bisa memastikan ini karena tadi dia sudah mencoba pakaian Bella yang ada disini. Aku rasa aku bisa bekerjasama dengannya, dia bahkan lebih berguna daripada wanita yang melarikan diri itu.” ucap Anthony panjang lebar menjelaskan.


 


“Kau yakin dia bisa menjadi wanita yang tepat dan tidak akan membuat masalah lagi?”


“Dia adalah wanita yang paling tepat, Dante! Aku mengenalnya dari kecil. Dia adalah teman bermainku dari kecil dan sampai sekarang kami masih berteman baik.” ucap Anthony percaya diri,


 


“Teman mainmu? Pacar simpananmu selain anak presiden itu? Anthony, berapa banyak wanita yang kau punya disana?” Dante menyindir Anthony.


“Bukan! Issss….aku pria setia bukan sepertimu! Kau sudah punya istri masih juga menginginkan Bella.” Anthony membalas balik sindiran Dante.


 


“Cih! Jangan campuri urusan pribadiku, urus saja urusanmu sendiri! Siapa wanita itu? Jelaskan padaku, aku tidak mau ada masalah lagi!” tanya Dante tegas. Suaranya semakin ketus dan tinggi.


“Hah! Kau tidak bisa menjawabku kan?”


“Anthony Kane!” panggil Dante dengan geram. “Hati-hati dengan ucapanmu!”


 


“Baiklah! Baiklah! Wanita itu adalah wanita terpercaya, dia adalah sahabatku Anna! Dia juga yang merawat Bella. Dia adalah dokter Anna! Dia satu-satunya wanita yang kupercaya saat ini!”


“Kalau kau memang percaya padanya dan dia adalah wanita seperti yang kau katakan tadi kenapa kau tidak menikahinya saja? Kedengarannya dia pasangan serasi untukmu!” ujar Dante lagi menyindir Anthony yang menurutnya memiliki terlalu banyak wanita.


 


“Jangan sembarangan bicara kau Dante! Aku ini orang yang profesional dalam bekerja.” ujar Anthony. Padahal, sebenarnya ucapan Dante itu tepat mengenai jiwa Anthony.


‘Aduh apa-apaan dia bicara begitu? Untung saja Anna tidak mendengar yang dia katakan barusan.’ bisik hati Anthony.


 


“Hah! Profresional kau bilang? Cih!” ujar Dante mendengus. ‘Laki-laki dan perempuan tidak bisa bersahabat! Kedekatakan mereka pasti akan berarti lain, mungkin salah satu dari mereka atau bahkan keduanya memiliki rasa ketertarikan.’ bisik hati Dante karena dia mengalami sendiri dengan Tatiana.


 


“Dante, aku ingin bicara serius. Kenapa kau selalu menggodaku begitu? Apa kau menyukaiku?”


“Fuuhh! Baiklah. Kau yakin dokter itu akan melakukannya dengan baik, hem?”


“Setidaknya dia adalah orang yang paling kupercaya, Dante!” ujar Anthony berusaha menyakinkan.


 


‘Dia mempercayainya tapi haruskah aku juga percaya? Apakah wanita itu tidak akan membuat masalah seperti wanita lainnya? Teman dari kecil? Dia sepertinya sudah percaya sekali pada wanita itu! Apakah aku harus memberinya kesempatan?’ Dante mencoba menimbang-nimbang apa yang harus dilakukannya saat ini. Waktunya sudah semakin dekat dan dia harus segera memutuskan.


 


“Bagaimana Dante? Kau sudah bisa memberiku jawaban?”


“Apa kau bisa menjamin kalau dia tidak akan membuat masalah?” tanya Dante.


“Tenang saja! Aku menjaminnya. Kami sudah bicara karena Bella palsu sudah hilang saat kau tadi meneleponku. Kami membahas ini cukup lama. Kami sudah tahu bagaimana menangkap Jeff!”


 


“Baiklah kalau begitu aku percayakan padamu! Ingat Anthony, jangan sampai gagal.” akhirnya Dante pun memutuskan mempercayai keputusan Anthony! Hal itu membuat Anthony bersemangat kembali, dia tersenyum meskipun ada sedikit keraguan didalam hatinya juga.


 


‘Apakah aku setega ini menyuruh Anna melakukan hal itu?’ bisik hati Anthony.


“Seandainya Anna menyamar menjadi Bella, aku rasa tidak akan ada masalah jika dia harus masuk kedalam kandang Jeff!” ucap Anthony lagi.


“Kau yakin ini tidak akan membahayakan temanmu itu? Ehm...kekasih simpananmu itu maksudku! Kau tidak akan menyesal jika sesuatu yang buruk terjadi padanya?” Dante mencoba membuat Anthony memikirkan kembali keputusannya.


 


‘Menyesal?’ sejenak Anthony diam tak menjawab ucapan Dante. Dia memikirkan perkataan Dante. ‘Huh! Bodoh! Apa yang sedang aku pikirkan?’ gumam Anthony dan dia pun tersadar dari lamunannya.


“Dante! Temanku ini bukan sembarang dokter. Dia adalah dokter khusus pasukan federal! Dia dilatih khusu militer. Dia  mengerti bagaimana harus bertarung di lapangan walaupun dia hanya seorang dokter. Kau paham maksudku?”


 


‘Jangan pikir aku bodoh! Kau tidak terima jika sesuatu terjadi padanya, kau menyukai wanita itu Anthony dan kau adalah orang yang berkomitmen. Aku menyukai caramu bekerja Anthony! Kau berani mengambil keputusan berat seperti ini, sungguh ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk hatimu.’ gumam hati Dante.


 


‘Kau berani sekali mengambil keputusan seberat ini Anthony! Kau mengorbankan wanita yang kau jaga sejak kecil. Hahaha…..baiklah aku mengagumimu, untuk tes pertama sebagai partner kau adalah orang yang cukup terpercaya.’ bisik hati Dante lagi yang mulai yakin pada rencana Anthony. Dia sudah banyak berhubungan dengan berbagai jenis orang dan mereka semua bukan orang-orang yang berasal dari latar belakang baik-baik.


 


Kebanyakan dari mereka adalah kriminal, orang-orang yang tidak jujur yang dengan mudah bisa menjadi teman dan juga menjadi musuh yang mematikan! Karena itulah Dante mengenal betul cara melihat kepribadian seseorang. Bahkan dia tidak bertemu dengan orang itu, hanya mendengar intonasi suara seseorang dan mempelajari perubahan-perubahan kecil yang didengarnya dia bisa curiga dan Anthony sudah lulus untuk tes pertama Dante.


 


“Baiklah. Sepertinya orang pilhanmu adalah tepat! Semoga semuanya berjalan dengan lancar.”


“Jadi bagaimana? Kapan kau akan memberikan topeng wajah itu padaku? Aku harus merubah sedikit penampilannya supaya semakin mirip dengan Bella!” ucap Anthony bersemangat.


“Lakukan yang terbaik, katakan dimana penjara yang ingin kau datangi? Aku akan mengirimkan temanku untuk menemuimu disana. Kau sudah mengenalnya.” ujar Dante.


“Baiklah kalau begitu. Aku menunggu jawaban darimu Dante! Aku akan mengirimkan lokasinya padamu. Dalam dua jam aku akan tiba disana.” lalu Anthony mematikan teleponnya.


‘Dante benar-benar orang yang hebat! Bagaimana dia bisa membuat keputusan berat seperti itu dalam beberapa detik saja? Dia mempelajariku. Aku tahu itu.’


 


‘Aku bisa merasakan apa yang dipikirkan Dante tadi. Bahkan kata-katanya banyak sekali yang mengganggu pikiranku apalagi ucapannya tentang Anna! Fuuhhh wanita tomboi itu adalah sahabat terbaikku! Aku tidak ingin sesuatu yang buruk menimpanya tapi aku tidak punya pilihan lain. Aku akan melindunginya dan menjamin tidak akan ada kesalahan yang membahaykannya atau aku sedniri yang akan menjadi perisai pelindung baginya.’ bisik hati Anthony.