
“Kau tidak akan puas dengan yang seperti ini Tatiana, aku tahu itu! Aku sudah menyiapkan sesuatu yang spesial untukmu!” ucap Jeff setelah dia melepaskan tangannya dari tubuh Tatiana.
DUG!
“Akhhh!” Tatiana berteriak saat terjatuh ke lantai.
“Jeff! Kenapa kau menendangku?” protes Tatiana yang tiba-tiba ditendang dengan keras oleh Jeff.
“Ya, karena kau masih berdiri, Tatiana! Seekor binatang piaraan berkaki empat itu tidak berdiri Tatiana! Dia jalan dengan ke empat kakinya. Kau paham kan?” ujar Jeff dengan mencibir sinis.
“Hah? Kau mau aku melakukan itu?” Tatiana memelototi Jeff.
“Tentu saja sayangku. Aku akan memberikan makanan untukmu karena aku menyayangi binatang peliharaanku!” jawab Jeff dengan sangat sinis menatap Tatiana.
“Apa yang kau lakukan? Kau menumpahkan makanan itu ke lantai?” Tatiana melirik Jeff dengan posisi sudah berlutut didepannya.
Jeff memang menumpahkan makanan yang ada diatas piring ke lantai. “Hmm! Makanlah Tatiana!” ujar Jeff sambil menarik rantai dileher Tatiana. Dia memperlakukan wanita itu seperti seekor anjing.
“Jadi menurutmu ini menarik?” Tatiana tersenyum sinis tapi dia melakukan apa yang diperintahkan oleh Jeff. Dia menaruh kedua tangannya dilantai dan memposisikan dirinya seperti seekor anjing sesuai perintah Jeff.
“Akkhhhh! Apa yang kau lakukan? Kenapa kau menduduki aku?”
“Supaya kau tidak mengangkat punggungmu. Ingat Tatiana, sayang! Kau ini binatang piaraanku!”
PLAAAKKK! PLAAAKKKK!
Jeff mencambuk bokong Tatiana dengan ikat pinggangnya hingga memerah. Jeff mencambuknya seperti seorang kusir yang memberikan rangsangan pada kudanya supaya jalan.
“Mau apa kau melakukan itu?”
“Kau merasakan enaknya dari rasa sakit itu kan?” tanya Jeff dengan senyum merendahkan.
“Egghh….tapi kedatangan ku kesini bukan untukini Jeff. Aku ingin bercerita padamu tentang masalahku!” protes Tatiana walaupun dia menikmati beberapa sentuhan menyakitkan dari Jeff Amadeo.
“Bukankah seperti ini lebih menyenangkan sambil bercerita, Tatiana? Kau bisa menikmati dan merasakan semua kenikmatan! Dan kau bisa rileks bisa berpikir bagaimana kau akan menyelesaikan masalahmu lebih bijaksana! Ini cara paling jitu, Tatiana!”
Ucapan Jeff membuat Tatiana meringis keenakan saat Jeff kembali mencambuknya. Membuat rasa sakit dan perih tapi justru itu yang membuat Tatiana ketagihan dengan rasa sakitnya.
“Bagaimana Tatiana? Benarkan apa yang kukatakan tadi?” ucapanJeff tidak langsung dijawab oleh Tatiana. Dia berpikir sejenak sebelum menentukan pilihannya.
“Ah, kau ada benarnya juga. Kepalaku ini stress sekali karena terlalu banyak masalah yang aku pikirkan. Aku pusing mencari solusinya.”
“Makanya, sedikit siksaan dan rasa sakit untukmu mungkin bisa membuatmu lupa dengan semua masalahmu Tatiana!” ucap Jeff tersenyum puas. Dia merasa senang karena dia bisa mengendalikan Tatiana, mantan istri Dante itu.
Lalu dia memberikan wine ke bibir Tatiana sehingga wanita itu bisa menenggaknya dan senyum pun makin merekah dibibir Jeff.
“Hkkkk!” Tatiana bersendawa setelah minum wine. “Perkataanmu itu benar sekali Jeff!”
“Kalau begitu cepatlah makan. Habiskan makananmu!” ucap Jeff yang menjambak rambut Tatiana kebelakang sebelum bicara lalu menggigit telinga Tatiana.
“Kalau kau bahagia, habiskanlah makananmu itu Tatiana!” Jeff bicara sambil memperkuat tali kekang dileher Tatiana lalu menariknya ke belakang sedangkan Tatiana harus memakan makanan yang berada didepannya.
Bisa dibayangkan betapa sulitnya dia mengambil makanan itu dengan lehernya yang dirantai dan ditarik kebelakang. Jeff Amadeo benar-benar menikmati penyiksaan yang dilakukannya pada Tatiana.
“Kau bisa membunuhku kalau begini Jeff! Leherku bisa patah!” protes Tatiana tapi dia menikmatinya.
“Bukankah yang menyakitkan begini yang menyenangkan?”
“Ya kau benar!” jawab Tatiana tersenyum kecut. “Dan binatang empat kaki itu bisa menggerakkan tangannya untuk mengambil yang di inginkannya!” Tatiana kini mengerti dengan permainan Jeff, sehingga dia tidak lagi memaksakan dirinya untuk terus menunduk kebawah tapi dia menggunakan satu tangannya mengambil satu buah sosis dan menggigitnya.
“Ini menarik kan? Apa kau suka permainan ini Tatiana?”
“Huuuh! Kau sedang mencoba melatih daya otakku bukan?” Tatiana mendengus kesal tapi senang.
“Ya, begitulah Tatiana! Supaya otakmu tidak tumpul dan kau bisa memikirkan apa yang harus kau lakukan!” bisik Jeff ditelinga Tatiana sebelum….
“Eeghhh! Kau membuatnya berdarah!” ucap Tatiana karena Jeff menggigit telinganya sampai berdarah. “Memangnya apa yang harus aku lakukan?” Tatiana bertanya balik.
“Kau menginginkan Dante bukan?” Jeff berbisik lagi. “Aku bisa membantumu mendapatkannya.”
“Ya! Sampai dunia kiamat pun aku akan selalu menginginkannya terus! Bahkan di kehidupan lain, aku akan tetap mencarinya! Dante Sebastian itu adalah obsesi terbesarku!” jelas Tatiana lagi masih dalam posisi yang sama. Dia mencoba menopang berat badannya karena Jeff mendudukinya dengan sembarangan seolah Tatiana adalah kursi.
Sehingga wanita itu terpaksa menahan beban tubuh Jeff, dan ini tak mudah apalagi lehernya yang tercekik rantai besi. “Ehem….mengejar Dante bukan dengan cara barbar Tatiana! Kau harus lebih lincah dan lembut atau kau harus benar-benar frontal menunjukkan betapa kehilangannya dirimu.”
“Aku tidak sanggup melakukan secara pelan-pelan! Mungkin aku akan memilih yang frontal saja.”
“Cuma cara yang seperti ini tidak akan selalu berhasil, hanya saja ini bisa memberikan teror pada wanita yang ada disisinya saat ini. Kau bahkan bisa melakukan hal buruk pada wnaita itu!”
“Seperti apa Jeff?” tanya Tatiana semakin merasa penasaran pada ide Jeff.
“Dengan menculik wanitanya Dante lalu menjualnya ke dunia hiburan! Atau kau bisa juga membawanya dan membiarkan wanita itu dipakai bergilir! Ini akan memberikan shock therapy pada Dante. Bisa kau bayangkan apa yang akan dilakukannya jika wanitanya digilir berulang kali oleh beberapa pria.”
Perkataan Jeff itu membuat Tatiana tersenyum puas. Sepertinya dia lebih memilih ide yang terakhir ini. “Tapi dia akan semakin membenciku kalau dia tahu!” ujar Tatiana yang merasa ragu.
“Usahakan jangan sampai ketahuan kalau kau dalangnya!”
Tatiana terdiam sejenak dan memicingkan matanya, “Kau benar!” ucapnya menaruh lagi tangannya ke lantai setelah sosisnya habis.
“Ayo Tatiana!” ucap Jeff yang sudah berdiri dari punggung wanita itu. “Hei siapa yang menyuruhmu untuk berdiri?” kata Jeff saat dia hendak melangkah pergi karena dia melihat Tatiana duduk dilantai.
“Lalu apa yang kau ingin aku lakukan?” ucap Tatiana ketus.
“Tetap dalam posisimu seperti tadi, Tatiana. Berjalanlah seperti binatang berkaki empat itu.”
“Baiklah kalau itu mau mu!” Jeff berjalan didepan dengan senyum sambil memegang rantai besi yang terhubung keleher Tatiana. Wanita itu merangkak layaknya binatang kaki empat mengikuti Jeff seperti majikan dengan binatang peliharaannya.
‘Hahaha! Omero kau lihat apa yang aku lakukan pada putrimu! Aku tidak bisa bayangkan jika kau melihat ini dan bagaimana dengan Dante jika dia melihat ini juga! Kalian berdua pasti akan merasa sangat terhina bukan! Tapi itu tidak masalah. Bukan itu yang ingin aku lakukan. Aku hanya mencoba membuat wanita ingi mengerti keinginanku agar dia bisa mengambil Bella keluar dari rumah Dante!’