PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA
BAB 454. MENGOBATI DANTE EMILIO


Dia sangat yakin kepada ayahnya dan Dante Emilio pun menganggukkan kepalanya menyetujui pilihan putranya dan membenarkan pilihan Noel. “Itulah yang dipilih oleh ayah Dante saat itu.”


Dante Emilio menggantung kalimatnya sampai disana sedangkan Noel mengetatkan ahangnya setelah penjelasan itu.


 


“Baiklah. Maksudnya bagaimana ayah?”


“Kmai sudah tahu kalau kami akan diincar dan kami tidak punya pilihan karena kalau kami melarikan diri pasti akan tertangkap juga! Kemanapun kami bersembunyi kami pasti akan tertangkap. Itu sudah pasti! Semua orang menginginkan itu.” ujar Dante Emilio lalu berhenti sejenak menarik napas.


 


“Penemuan ayah Dante itu sangat berharga! Tidak ada yang tidak menginginkannya. FBI, CIA dan Rusia sendiri bahkan federal pun menginginkannya. Bahkan banyak mafia juga mengincar snejata itu. Kalau mereka memiliki kesempatan untuk mendapatkannya, itu akan sangat berbahaya.”


“Lalu?”


 


“Kami tahu kesalahan kami adalah menemukan dan merakit senjata itu! Dan ayah Dante tidak ingin memberikan informasi itu kepada siapapun. Dia menyimpannya rapat-rapat dan hanya ingin membaginya kepada putranya! Aku tahu tentang itu karena Mateo sendiri yang memintaku untuk menyelamatkan adiknya Dante!”


 


“Kami sudah membuat rencana dan mobil itu sudah didesain sedemikian rupa sehingga aku yang ada didalam sana akan tetap selamat. Sedangkan untuk Dante sendiri, Mateo sudah merencakan sesuatu dengan Henry! Dia sudah banyak bicara dengan orang itu dan berbagi tanggung jawab. Aku bertanggung jawab pada adik Dante sedangkan Henry bertanggung jawab pada Dante.”


 


Noel mengatupkan bibirnya mencoba untuk tenang dan mendengarkan penjelasan ayahnya. Pria itu nampak beristirahat sejenak.


“Ayah Dante tahu kalau sahabatnya Omero bisa dipercaya! Karena itu dia berusaha untuk menyelamatkan istrinya. Tapi wanita itu tidak mau. Dia tetap ingin bersama dengan suaminya!”


 


“Itulah alasan kenapa Nyonya Sebastian tetap bersama dengan Mateo! Sedangkan aku sendiri didalam mobil itu merasa sedih sekali karena kami memang sudah diincar dan aku tahu mereka berdua tidak akan selamat. Tapi itulah pengorbanan yang mereka lakukan untuk menyelamatkan dunia.”


“Ayah, maafkan aku. Aku tidak mengerti kenapa harus berkorban? Kenapa mereka tidak melindungi diri sebentar menjauh dari lingkungan itu?”


 


“Karena ayah Dante tidak mau kalau sampai harus masuk penjara dan harus menciptakan senjata itu lagi. Kalau dia mati itu artinya mereka semua tidak akan mendapatkan senjata temuannya. Karena dia sudah menyembunyikan formula untuk merakit senjata canggih itu.”


“Oh, jadi itu alasannya?”


 


Dante Emilio mengangguk. “Itu yang dia inginkan tapi dia sengaja tidak memberitahukan kepada sahabatnya Omero! Dia ingin Omero mendidik anaknya dengan caranya sendiri.”


Lagi-lagi Noel mengatupkan bibirnya, ‘Aku melihat ayah berkata jujur. Tidak ada yang disembunyikannya sekarang! Pantas saja dia bersikap seperti itu tadi pada Dante?’ bisik hatinya.


 


‘Aku melihat aya menatap Dante dengan perasaan bersalah. Aku melihatnya sangat menyayangi Dante tapi ada sesuatu yang disembunyikannya yang membuatnya seperti tidak tenang!’ gumam Noel lagi yang sudah paham situasinya dan tidak mencurigai ayahnya lagi.


“Terima kasih atas penjelasanmu ayah.” ucapnya.


Dante Emilio mengangguk. “Ayah Dante adalah orang yang sangat baik yang membuat aku terbebani sampai sekarang adalah aku harus melihat kematiannya! Itu menyakitkan. Kenapa tidak aku saja yang mati! Aku sudah menawarkan didi padanya kalau aku akan menggantikan posisinya sehingga dia bisa pergi dan orang berpikir kalau yang mati itu adalah dia.”


 


“Tapi dia tidak mau melakukannya?” tanya Noel.


Dante Emilio menganggukkan kepala saat anaknya menebak seperti itu.


“Dia mengatakan padaku kalau aku masih punya istri dan anak. Dia ingin aku menjaga anaknya juga. Dia tidak mau membahayakan. Dia adalah orang yang sangat baik.”


 


“Apakah kalian tidak bisa menggunakan senjata itu untuk perdamaian dunia saja?” tanya Noel.


Dante Emilio pun menatap putranya dan menggelengkan kepalanya menolak pernyataan putranya,


 


“Anakku, kau jangan terllau polos dan sekarang sebaiknya kau mencoba menjawab pertanyaanku. Apa gunanya senjata dibuat?” tanya Dante Emilio.


“Untuk melindungi diri?” jawab Noel singkat.


Dante Emilio menggelengkan kepalanya setelah mendengar pernyataan dari putranya.


 


“Pada dasarnya senjata itu dibuat untuk berperang! Kita diciptakan untuk melawan satu sama lain. Adanya senjata membuat satu bagian orang menganggap dirinya semakin hebat! Sehingga dia bisa menindas yang lemah. Jadi tidak ada yang namanya perlindungan diri dengan senjata. Perlindungan diri itu kalau kita bicara bersama-sama, duduk bersama-sama dan saling memahami keadaan.”


 


“Berusaha untuk menghentikan ketegangan dengan mengganti keinginan satu sama lain. Tapi semua itu tidak berlaku lagi di dunia ini. Dengan semakin banyaknya orang di dunia dan semakin banyaknya orang yang memiliki pikiran yang berbeda.” ujar Dante Emilio menambahkan.


Noel pun mengangguk setelah mendengar penjelasan ayahnya.


 


“Jadi maksudmu senjata itu dibuat untuk berperang?”


Dante Emilio mengangguk. “Iya. Senjata dibuat memang untuk berperang! Tapi kalau semua memiliki senjata yang sama. Lalu dimana mereka bisa menguji senjata itu? Apa yang bisa didapatkan dari senjata itu?” ujar Dante Emilio lagi yang membuat Noel kebingungan.


 


“Aku tidak tahu penjelasan ini maksudnya apa ayah?” dengan polos Noel menjawab.


“Maksudku adalah setelah mereka memiliki senjata muktahir mereka akan berpikir apa yang harus dilakukan dengan senjata itu? Dimana bisa mengujinya? Apa yang akan terjadi jika senjata itu diaplikasikan? Mereka ingin melihat semua bukti itu.”


 


Noel sedikit bergidik mendengar penjelasan ayahnya. “Jadi yang ditakutkan oleh ayahnya Dante jika senjata itu ditemukan maka mereka akan berperang? Begitukah ayah?”


“Mereka akan menggunakan senjata itu sebagai alat untuk berperang!” lalu Dante Emilio mengatupkan bibirnya menatap anaknya serius.


 


“Sekarang katakan padaku, sejak aku pergi meninggalkan dunia ini dan aku ada didalam penjara sudah berapa banyak kau melihat perang?”


Noel mencoba berpikir menyimpulkan semua yang dikatakan oleh ayahnya. Perang? Selama ayahnya pergi memang ada perang. Begitu banyak perang dibeberapa negara.


 


“Aku sudah melihat banyak perang dibeberapa negara. Begitu banyak negara yang bergejolak dalam perang dan mereka semuanya memperebutkan minyak.” jawab Noel.


Dante Emilio menganggukkan kepalanya. “Saat ini mereka akan memperebutkan minyak dan sebentar lagi mereka akan memperebutkan emas!”


 


“Akan terus saja seperti itu! Dan mereka akan menggunakan senjata mutakhir itu! Inilah yang tidak kita inginkan. Karen jika mereka mendapatkan senjata itu maka orang itu akan menjadi sangat kuat. Mereka akan bilang ini untuk melindungi dunia tapi tidak benar! Yang mereka inginkan hanya menujukkan keadidayaan saja.”


 


Lalu mereka akan ingin menguasai daerah-daerah yang menguntungkan bagi mereka untuk memprkaya diri tanpa peduli pada orang-orang.” ujar Dante Emilio lagi menambahkan.


“Jadi maksud ayah, Dante tidak mau ini terjadi makanya dia mencoba menyembunyikannya? Karena orang-orang itu bisa menguasai ekonomi dunia dengan mudah jika mereka mendapatkan senjata itu?”


Dante Emilio mengangguk.