
Assalamu'alaikum Cinta, salam sejahtera bagi kita semua.
Sebelumnya aku mau minta maaf ya karena mungkin pembaca pada kecewa. Kirain up dua bab, egh ternyata yang satu cuma pengumuman. Heheee😅.
Aku pengen ngeluarin unek-unek sedikit ya supaya aku nggak kena penyakit hati.
Kenapa aku up-nya nggak langsung 2-5 bab, padahal dalam sehari kadang aku nulis banyak bab?
Karena setiap aku kasih bab dempet, pada bab pertama selalu saja banyak jempol yang hilang dan di bab terakhir baru banyak. Contoh: bab 100 \= 50 jempol, tapi bab 101 \=120 jempol. Itu berarti ada pembaca yg ngak ninggalin jempol di bab yang pertama kali terbit. Sedih dong aku ya😩😫.
Aku selalu senang kalau ada komentar walaupun cuma up gitu atau crazy up. Walaupun sedang capek banget, tapi aku tetap senyum bacanya. Terus yang buat sedih apa?
Ya itu, kalau tiba-tiba ada pembaca yang bilang. Ini cerita udah stop sampai disini aja ya? ini penulis sudah kehilangan bahan n imajinasi ya? nulis nya tanggung amat cuma segini aja? kehabisan ide ya?
Ya ampun ... inikan novel berjalan ya... tiap hari diusahakan up kalau ngak sakit atau sedang sibuk banget. Jangan mengukur otak orang lain seperti itu! kalau aku ngak mampu lanjutkan cerita ini, pasti tak tulis TAMAT/End (pada cover).
Kok awal-awal ceritanya bertele-tele ya?
Setiap penulis punya cara dan gayanya masing-masing dan aku merupakan penulis yang suka menceritakan kisah secara detil dan pelan.
Kok lama banget tamatnya? muter-muter disitu aja?
Satu lagi, ini novel yang memang punya banyak halaman, bukan cerpen. Kalau novel ini di filmkan paling cuma berapa episode tapi karena tulisan jadi kesannya banyak.
Aku ngak suka ceritanya ngak jelas!
Itu kata-kata salah satu pembaca aku. Tapi anehnya dia terus baca novel aku dan hanya meninggalkan komentar ejekan. Kalau ada yang ngak suka, silahkan tinggalkan! jangan dibaca apalagi berbicara kasar.
Ini aku nulisnya bukan cuma pake otak, jari, dan kuota lho, tapi juga hati. Biasakan menghargai orang lain, malu sama usia!
Ini cerita sungguhan Tor?
Iya .... (harus diblur/ada yang protes. Ha ha ha ha ha) dari cerita ini adalah pengalaman pribadi.
Ok cukup menuangkan risalah hati. Satu hal yang aku ingin kalian tau bahwa sebuah tulisan yang baik itu meninggalkan kesan yang baik bagi pembacanya.
Disini aku cuma ingin menceritakan bahwa Mereka memang ada dan kita bisa kok membatasi serta melindungi diri kita sendiri dari mereka dengan menggunakan ayat-ayat pendek dan sederhana.
Ada sahabat yang pernah bertanya, waktu itu dia bilang enak ya jadi ahli agama mereka bisa menghafal ayat-ayat yang panjang untuk melindungi diri mereka dari gangguan jin atau roh halus lainnya, tapi ternyata Allah itu Maha Baik dan pada ayat-ayat pendek yang diturunkan ternyata juga mampu untuk membatasi bahkan melindungi diri kita dari hal-hal buruk dan keji baik itu sifat dari manusia maupun makhluk yang tak kasat mata.
Terakhir, aku harap novel ini bisa menjadi cerita yang menarik untuk para pembaca semuanya dan satu lagi, berusahalah untuk menghargai karya orang lain dengan tidak mengatakan hal-hal yang buruk. Jika memang tidak suka tinggalkan!! Sekian dari Tinta Emas, Wasallam🙏🙏🙏