Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
69


" Sebelumnya Bumi mau minta maaf pada lbu . Bumi minta maaf karena belum bisa menjaga putri ibu dengan baik . Bumi salah ... tapi ijinkan Bumi untuk memperbaiki semuanya . ljinkan Bumi menebus kesalahan Bumi pada Aira dan Janu . Bumi berjanji pada lbu akan menjaga mereka seumur. hidup , akan aku buat mereka bahagia . Tolong beri Bumi kesempatan Bu "


Akhirnya Bumi bisa mengungkapkan isi hatinya . Malam ini dia benar benar akan melakukan segalanya untuk membuat anak dan istrinya kembali lagi ke sisinya .


" lbu juga minta maaf padamu , ibu belum menjadi orang tua yang sempurna untuk kalian . lbu hanya tidak bisa melihat putri ibu di sakiti . Sakit yang ibu rasakan melebihi sakit yang putri ibu rasakan ketika mengalami penghinaan dan penolakan darimu "


" Tapi seberapapun kecewanya ibu pada kalian , kalian tetaplah anak anak ibuk ! lbuk juga minta maaf karena sudah membuatmu jauh dari anak dan istrimu selama ini . Semua ibuk lakukan agar kalian bisa introspeksi diri kalian masing masing .... "


" Bumi mohon ijinkan Bumi menjaga mereka lagi , Bumi tidak bisa hidup tanpa mereka "


Bu Sri tampak menghela nafasnya , dia bisa melihat keseriusan menantunya dalam setiap kata katanya .


" Malam itu ibu memang marah sekali padamu dan akhirnya membawa pulang putri ibu . Tapi bukan berarti ibu menahannya disini selamanya , mereka sudah sepenuhnya menjadi hakmu ! Tanggung jawabmu ! Kami menunggumu ... kami menunggumu untuk ini . Untuk meminta hakmu kembali , tapi nyatanya butuh waktu selama ini untukmu agar meminta mereka kembali padamu .. " Bu Sri dan Dewa tampak tersenyum lebar sedang Bumi dan istrinya masih tampak tak mengerti .


" Maksud ibu ? Bumi tidak mengerti .. ".


" Hanya pada malam itu ibu meminta putri ibu , hanya malam itu .... "


" Maksud ibu adalah Mas Dewa kelamaan buat jemput embak sama Janu . Setiap kesini cuma ngapel doang kayak orang pacaran aja ! Tapi nggak apa apa sih jadi Dewa ada teman main di rumah ... ya Mbul " Dewa menciumi Janu yang masih di pangkuan ibunya .


Bumi dan Air terhenyak mendengar kata kata Dewa , cukup lama mereka mengartikan kata kata laki laki tampan itu .


" Benar kan Bu , mereka terlalu lama mikirnya ... pantes bisa betah berlama lama pisah "


" Wa ... " Bu Sri memperingatkan putra bungsunya .


" Jadi ibu tidak pernah punya niat nahan Air disini ? Maksudnya ibu hanya nunggu Mas Bumi untuk meminta kami kembali ?! " tanya Air tidak percaya .


" Ya iyalah , masa iya ibu akan misahin embak dari suami Embak sendiri .Dewa dan lbu juga sudah lama melihat perubahan suami Embak . Penyakit bucin akutnya aja sudah ngga ada obat " celetuk Dewa .


" Mas ... "


" Jadi boleh Bumi berkumpul lagi dengan mereka ? "


" Tentu saja , ibu bahkan tidak pernah melarangnya " jawab Bu Sri dengan tersenyum .


" Masss ... "


" Sayangggg ... "


" Ekkhhemmm ... ekkhhemmm "


" Eh ... "


Air yang tahu kode dari adiknya langsung melepaskan dirinya dari pelukan suaminya . Dia menyeka air matanya , air mata yang keluar karena terlampau bahagia akhirnya bisa berkumpul lagi dengan suaminya . Dia menghambur ke pelukan ibunya .


" Terima kasih Bu , Bumi berjanji akan menjaga mereka dengan nyawa Bumi "


Bumi tidak lagi bisa menyembunyikan kebahagiaannya . Akhirnya ia bisa berkumpul lagi dengan anak dan istrinya kembali .


*


Saat ini Deniel sedang makan malam dengan beberapa temannya di sebuah kafe . Vallery pernah menasehatinya agar lebih bisa menghabiskan waktunya dengan teman temannya daripada sendiri dan ujung ujungnya malah berhasrat .


Ketika akan pergi ke toilet ia dikejutkan dengan wanita yang sudah menghadangnya , ia seperti sudah tidak asing dengan wajah itu .


" Hai , senang bisa bertemu lagi " sapa wanita itu dengan gaya yang di buat anggun .


" Tapi aku tidak " jawab Deniel sambil meneruskan langkahnya untuk pergi ke toilet . la ingat wanita di depannya adalah lnez , dokter wanita teman dari dokter cantiknya .


Bukannya pergi wanita itu malah mengikuti langkahnya di belakang .


" Aku menginginkanmu , apa kau bisa melayaniku malam ini ? Aku bisa membayar berapa pun yang kau mau !! "


Deniel menghentikan langkahnya , ternyata tidak mudah untuk melangkah meninggalkan semua masa kelamnya . Masih ada saja yang menginginkan pelayanan ranjangnya .


" Aku lebih hebat dari dia !! Vallery tidak akan sepanas aku jika bermain di ranjang " lanjut wanita itu .


" Ok kau akan mendapat pelayanan terbaikku ,


tapi kau harus membayarku dengan nyawamu ... Apa kau sanggup !? " geram Deniel mulai terpancing amarahnya . Dia tidak suka jika dokter cantiknya dihina seperti ini .


" Apa kau gila !! "


" Aku sudah gila sejak dulu nona , kurasa tak apa apa jika hanya membunuh ular semacam dirimu "


~ Terus dukung emak yaa .. jempol selalu digoyang ! Vote and comen biar novel emak tambah rame 😘😘 ~