
Jerry menjatuhkan dirinya ke atas sofa , bukannya puas tapi hatinya sakit karena telah menghina gadis yang telah menipunya . Dia tak bisa melupakan air mata yang jatuh di pipi gadis itu .
Gadis itu benar benar hebat hingga dia bisa ikut merasakan perih saat melihat luka berdarah di keningnya tadi . Berkali kali ia mengumpat kasar agar bisa menghilangkan bayangan kesakitan gadis itu .
Jerry mengambil ponselnya ketika benda kecil itu berbunyi , ada nama Adam tertera di layarnya .
" Halo Dam ... "
" Elo masih di kantor !? "
" Masih , pekerjaan gue banyak . Kenapa !? "
" Tadi calon bini elo kesitu nggak !? "
" Elo mau pake jasa dia ? Kayanya sih malam ini libur dia habis gue kasih seratus juta . Paling udah minggat dari apartemen dia "
" Anj*ng dasar .. gue bukan elo yang suka main celap celup . Elo usir dia hahh !!!?? "
" Perempuan kaya dia habis dikasih fee ya pasti pergi memang mau apalagi ... "
" Heran gue , kenapa otak bucin kaya kalian malah suka mampet salurannya . Dulu Big bos sekarang gantian elo "
" Bac*t !! "
" Temuin gue di resto biasa sekarang juga "
" Ogah gue udah kenyang "
" Gue nggak nyuruh elo makan bangs*t' . Atau elo bakal nyesel seumur hidup elo "
Jerry langsung menutup telponnnya , walau ragu akhirnya ia mengikuti permintaan Adam untuk pergi ke restoran langganan mereka . Dia tahu Adam pasti ingin memberitahunya tentang sesuatu .
Jerry masuk ke sebuah private room dimana didepannya ada dinding kaca dia arah . Mereka bisa melihat keluar tapi orang luar tidak bisa melihat mereka yang ada dalam ruangan .
" Duduk dan diam apapun yang terjadi . Sebaiknya minum dulu sebelum elo mati kepanasan ... "
" Ckk .. "
Jerry menenggak jus buah di depannya hingga habis tak bersisa , Adam benar dirinya sedang kepanasan .
" Gue pasang ini penyadap di bawah meja yang tepat ada di depan kita jadi kita bisa mendengar pembicaraan orang yang akan duduk di meja itu . Gue peringatkan , duduk dan diam !! lnget itu "
Jerry tidak tahu apa yang akan Adam lakukan tapi ia diam di sofa tempat dia duduk sekarang sambil memainkan ponselnya .
Jerry melihat ke arah sahabatnya tapi Adam hanya menatapnya tajam sambil menyerahkan sepasang head set kepadanya .
" Pakai ini ... Gue sengaja bayar dia buat mancing biang keladi semuanya "
Setelah memakai head set Jerry melihat seorang pria datang dan duduk di depan wanita itu . Dahinya mengernyit ketika tahu pria itu adalah pria yang sama yang pernah mengejar Nayya saat di stand es krim .
Perasaan Jerry menjadi gelisah , tiba tiba saja ia teringat wajah gadis yang telah ia hina .
" Hai Ta ... gimana tugasmu !? "
" Udah beres , tugas gue kan cuma bilang sama laki laki itu kalau wanita incaran elo itu wanita panggilan . Sepertinya dia langsung percaya . Sekarang mana bayaran gue !? "
DEGGHHH ....
Jerry bangkit dari duduknya ingin sekali ia menghampiri dua orang di depan ruangan mereka . Tapi Adam mencekal tangannya dan memberi isyarat untuk tetap diam . Akhirnya ia duduk dan mendengar percakapan mereka kembali .
" Nih sepuluh juta sesuai janji gue ! Sebentar lagi dia akan mengemis di bawah kaki gue " kata laki laki muda itu dengan senyum lebar .
" Kau yang bilang Nayya tidak mudah di takhlukkan , walau terlihat lemah gadis itu tidak akan menyerah dengan keadaan . Buktinya ia kerja banting tulang di ibukota untuk bayar utang sama bokap elo "
" Tapi gue pastiin dia akan butuh gue ! Gue udah suruh orang untuk nabrak adiknya yang ada di kampung . Sekarang dia koma dan pasti butuh biaya banyak untuk pengobatan . Hanya gue yang bisa nolong dia "
BRRAKKKK ...
Jerry menggebrak meja hingga Adam berjingkat kaget dan melemparnya dengan kotak tisu .
" Diem !! Dari awal gue udah bilang duduk dan diem disitu !! "
Adam kembali menarik kasar lengan Jerry yang sudah merangsek ingin keluar dari private room mereka .
" Gue cuma ingin kasih mereka pelajaran !! Minggir Dam !! "
" Bukan mereka yang butuh pelajaran , tapi elo bangs*t !! Elo sadar apa yang sudah elo lakuin sama calon bini elo hahh !!? Dulu Bumi yang otaknya kebungkus lemak hingga bisa nyakitin istrinya . Dan sekarang elo !!! "
" Heran gue sama kalian , kenapa otak kalian menjadi buntu ketika kalian mendengar berita yang belum tentu benar tentang orang yang kalian cintai . Cinta seperti apa sih yang kalian punya hahh , sumpah sekarang gue lagi pengen hajar elo !! "
" Gue ... "
Jerry tak bisa meneruskan kata katanya , karena semua yang dikatakan Adam adalah benar .
~ Kita gebukin bang Jerry bareng bareng yukk , awas aja emak bakal umpetin Nayya biar gantian dia nangis ternehek mehek nyariin 😎😎~