Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
41


" Siapa nama putramu !? "


" Terra ... nama lengkapnya Terra Bajhra Gozza . Kau ingat nama itu !! "


" Ap ... apa ?!!!! "


" Dan aku adalah Alexander Gozza .. ayahnya "


Narra langsung beranjak dari pangkuan Alex , dia membenahi bajunya dan segera lari ke arah pintu . Sayangnya ia tak bisa membuka pintunya karena terkunci dari luar . Mungkin Alex sudah tau jiksn akan begini kejadiannya .


Ternyata Alex dan putranya adalah bagian dari masa lalu Narra . Masa lalu yang hampir tidak dia ingat


Dulu Narra adalah gadis cantik yang menjadi idola kaum adam di sekitarnya , tak ada yang tak tertarik padanya . Pembawaannya yang mudah bergaul juga menjadi salah satu hal yang menarik darinya .


Terra , pemuda sederhana yang merupakan teman sekelas Narra ketika masih sekolah menengah atas . Diam diam menjadi pemuja rahasia . Selalu mengirimi Narra dengan puisi puisi indah yang diletakkan di laci meja gadis itu .


Lambat tahun kedoknya terbongkar , Narra dengan tanpa hati mencaci maki Terra di depan orang banyak . Dan keluarga Narra yang tahu kisah itu kemudian memboikot ayah Terra .


Waktu itu Alex dikeluarkan dari pekerjaannya , dan dia sulit untuk mendapatkan pekerjaan kembali . Dan akhirnya seseorang mau menerimanya dengan tangan terbuka . Dia yang membuat Alex bisa meraih mimpi putranya , menjadi seseorang yang berkuasa .


Seorang pengusaha yang menjadikan Alex sebagai orang kepercayaannya , seseorang yang membantunya untuk menjadi pejabat di negeri ini ... Barnett Brown .


" Biarkan aku pergi !! Kalian gila !! "


" Mungkin , aku adalah ayah yang gila ! Aku melakukan apapun demi dia "


Sebuah pintu yang terdapat dalam kamar itu terbuka , seorang laki laki tinggi kurus berjalan ke arah Alex .


" Ayah apa kau sudah membawanya padaku !? " laki laki kurus yang bernama Terra perlahan mendekati Narra .


" Dia di depanmu sekarang , ayah sudah menepati janji ayah "


" Menjauh dariku !! Kalian memang brengsek !! Kau tidak bisa memaksaku disini , papaku pasti akan mencariku jika besok aku tidak pulang " teriak Narra histeris karena Terra semakin mendekat padanya .


" Aku membelimu seharga dua milyar dari seseorang bernama Berryl . Tenang aku hanya memakai jasamu selama satu tahun . Setelah itu kau bebas ! Berryl dan managermu yang melakukan semua untukku . Termasuk alibimu yang sekarang sedang menggapai karir impianmu di Paris . Dan aku yakin papamu tidak akan mencarimu , dia sedang sibuk memikirkan sahamnya yang ada di perusahaan Adipraja "


" Dia Narra ? Kau selalu cantik ... kau mengagumkan sayang " Terra memandangi Narra dengan tatapan kagum .


" Bukankah kau ingin seorang anak darinya ? Sekarang dia ada di depanmu , kau tahu apa yang harus kau lakukan bukan ? "


Narra bergetar ketakutan ketika tangan Terra mulai membelai rambutnya .


" Ya , aku hanya butuh anak darinya .. "


Alex segera meninggalkan kamar itu , saat ini hanya ada Terra dan Narra yang berdiri dengan gemetar karena ketakutan .


" Jangan takut , aku tidak akan berbuat jahat padamu . Tidak aku sangka kau akan seindah ini . Narra ... apa kau juga merindukanku ? "


Satu jari Terra perlahan menyusuri permukaan kulitnya , gaun tipis itu dengan mudah ia singkirkan menyisakan dua kain terakhir berenda hitam , sangat kontras dengan kulit putih Narra .


Tapi tiba tiba saja tatapan penuh kekaguman itu menjadi tatapan penuh kebencian .


" Berani beraninya kau menghinaku !! Kau buat aku dan ayahku menderita !! " pekik laki laki kurus itu .


DUGGHHH ...


" Aarrgghhh ... " jerit Narra tertahan ketika Terra tiba tiba menendang perutnya .


Narra jatuh terkulai dengan masih memegangi perutnya . Dia meringsek mundur ketika Terra berjongkok mendekatinya .


" Sayaaaannngg ... maaf , apakah sakit !? "


Narra hanya memejamkan matanya , ia ingin kejadian ini hanyalah sebuah mimpi . Ia ingin esok hari dia bangun berada di kamarnya sendiri . Sarapan bersama Cherry , mengantarkan gadis kecilnya sekolah .


Cherry , Narra harus kuat demi putrinya . Dia membuka matanya dan berusaha duduk dengan menahan rasa nyeri yang masih tersisa .


" Apa maumu !? "


" Hidupmu ... aku ingin menghancurkan hidupmu seperti kalian telah menghancurkan aku dan ayahku " jawab Terra dengan seringai di bibirnya .


" Dan kita mulai dengan ini , sudah lama aku menginginkan ini . Membawa kendali tubuhmu atas kuasaku "


" Brengsek !! "


" Mulutmu masih kotor seperti dulu . Mungkin lebih baik jika aku buat kau diam "


Terra bangkit ke arah nakas dan mengambil sapu tangan cukup besar yang kemudian dia ikatkan di mulut Narra .


" Kau tidak akan bisa membayangkan dengan apa yang akan aku lakukan jika kau berani membuka ikatan yang aku buat " Terra merengkuh tubuh Narra dan membopongnya menuju ke kasur .


SRREEKKKK ..


Terra dengan kasar merenggut kain segitiga berenda yang menutupi area bawahnya .


" Hei sudah aku bilang , jangan takut ! Aku hanya ingin membuatmu terbang bersamaku sayang " Terra mengangkat dua laki Narra dan mulai menjilatinya .


Narra kalah , ia mulai mengeluarkan suara suara indahnya ketika lidah Terra dengan brutal bermain di bawah sana .


" Kau basah sayang ... "


Dan malam itu Narra benar benar tak berdaya di bawah kendali Terra .


"' Jangan pernah bermimpi bisa kembali keluar sana , selamanya kau akan disini . Karena disini kau akan membayar setiap tetes air mata ayahku " lirih Terra yang sudah melihat Narra terlelap karena kelelahan .


~ lni cuma secuil kisah Narra yang suatu saat ada hubungannya juga sama hiduonya dimasa depan . Semua tokoh akan dijabarkan disini walau pemeran utama tetap mendapat porsi yang paling besar , like vote dan komen biar emak bisa rajin up 😎 ya ~