Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
190


Jerry terkejut dengan penampilan gadis didepannya , yang mengenakan dress sederhana dengan outer cardigan warna pink dan mengenakan sepatu sneaker warna putih .


" Sayang kenapa bajunya tidak dipakai ?? Apa baju pilihan Kakak kurang bagus !? "


" Bukan begitu ... tapi "


" Kamu kan tahu kita akan ketemu klien , kita bukan mau main diluar .... "


" Kak .... "


" Pakai bajunya !! Kakak tunggu disini "


Nayya tak diberi kesempatan untuk menjelaskan kenapa dia tidak memakai baju yang sudah disiapkan untuknya . Tapi dia mengalah dengan tetap melangkah ke lantai atas .


Siang itu Jerry ingin bertemu dengan salah satu klien terbesarnya . Dia ingin mengenalkan Nayya sebagai calon pendampingnya . Dia ingin seluruh dunia tahu bahwa Nayya adalah belahan jiwanya .


Lama tak kunjung turun akhirnya Jerry menyusul ke lantai atas . Dia sedang melihat gadisnya sedang berdiri di depan cermin . Dua tangan gadis itu langsung menyilang di depan dada ketika mengetahui Jerry masuk ke kamar itu .


" Hei ... kenapa ditutupi !? Kamu cantik banget sayang "


Jerry memeluk gadis itu dari belakang , dikecupnya lembut pundak gadisnya yang terbuka sempurna karena dress model sabrina itu memperlihatkan sebagian punggung dan pundaknya .


Jerry berkali kali menelan salivanya ketika dihadapkan dengan tengkuk gadis didepannya , rambut Nayya yang diikat asal membuat leher jenjangnya terekspose sempurna .


" Sayang .... "


Jerry kembali mengecup pundak dan leher jenjang kekasihnya , kali ini dengan durasi lebih lama . Nayya tampak memejamkan matanya , ia mencoba menikmati semuanya walau sebenarnya ia tidak menginginkannya .


" Kak ... "


Nayya melepaskan pelukan kekasihnya dan membalikkan badan hingga mereka saling berdiri berhadapan .


Jerry menikmati kesempurnaan di depannya , dress hijau muda itu seakan membuat kulit putih Nayya semakin bersinar . Polesan tipis make up itu malah membuat wajah kekasihnya semakin cantik dan menggemaskan .


" Apa yang kakak lihat sekarang ??! "


" Kau sangat cantik , anggun dan ... seksi ! Kau sempurna sayang "


" Diam disini ... " setelah berkata seperti itu Nayya melangkah ke arah ranjang untuk mengambil paper bag yang berisi heels yang sudah disiapkan untuknya .


Setelah memakainya ia berjalan ke arah kekasihnya yang masih memandangnya dengan penuh kagum .


" Seperti ini sempurna sayang ??! "


" Kau seperti seorang Dewi dan kau hanya milikku ... "


" Ayo berangkat ... klien kakek pasti sudah menunggu " Nayya mengambil sling bagnya kemudian menggandeng kekasihnya untuk turun dan segera berangkat makan siang .


Jerry merasa ada sedikit kejanggalan pada gadisnya , tapi sikap manis Nayya membuatnya menepis pikiran itu .


Mereka segera menuju tempat dimana sang klien menunggu . Resto bertema out door dengan pemandangan hijau disekitarnya . Jerry merengkuh pinggang gadisnya ketika menyadari tatapan tatapan lapar dari para laki laki di sekitar mereka .


" Hai bro !! "


Jerry menyapa dua laki laki muda yang sudah menunggu mereka . Dan dua pemuda itu tak bisa memalingkan pandangan mereka dari gadis cantik yang datang bersama Jerry .


" Kau tidak mengenalkannya pada kami ? She's georgeus man !! "


Nayya hanya tersenyum dan duduk disamping Jerry . Acara makan itu diselingi pembicaraan tentang bisnis yang sama sekali tidak di mengerti gadis cantik yang kemudian tenggelam dalam dunianya sendiri .


Nayya masih bisa berbasa basi ketika dua orang itu sekali kali bertanya padanya . Jerry dengan jelas bisa melihat tatapan kagum dua rekannya .


Bukan hanya dua rekannya , tapi gadisnya mampu menyerap semua perhatian semua laki laki di restoran itu . Ada kemarahan dan rasa tidak terima ketika mata mereka seperti sedang menelanjangi gadisnya .


Dan gadisnya sedang duduk tenang dengan semua kecantikan dan keanggunan yang di milikinya . Tidak tahan dengan semua ini akhirnya Jerry mengakhiri pertemuan ini .


" Aku akan datang ke kantor kalian besok , kekasihku sepertinya sudah lelah "


" Ok kami tunggu , Nona Nayya kami juga menunggu anda . Senang bisa bertemu dengan gadis cantik seperti anda "


Jerry menarik lembut tangan gadisnya yang ingin berjabat tangan dengan dua rekannya . Apapun yang terjadi dia tidak akan mengijinkan siapa pun menyentuh gadisnya .


Sampai di mobil dia mengumpat pelan dan memukul setirnya . Nayya masih tenang duduk disamping Jerry yang sedang meluapkan emosinya . Setelah sedikit tenang Jerry melajukan mobilnya .


" Jangan lagi tersenyum pada mereka , aku tidak suka kau tersenyum pada laki laki lain "


" Baik , Nay janji tidak akan tersenyum pada pria lain "


" Aku juga tidak suka ketika melihatmu berbicara dengan mereka , seakan kau membiarkan mereka lebih mengenalmu !! "


Nayya masih mencoba tenang dengan menarik dan menghembuskan nafasnya secara teratur . Sepertinya dia harus membiasakan diri dengan kekasihnya yang sangat over protektif ini .


" Baik , aku akan bungkam jika ada teman Kakak yang bertanya padaku "


" Tatapan mereka menjijikkan !! Kau milikku , hanya aku yang berhak menatapmu !!! "


" Tapi aku tidak bisa menutup setiap mata yang melihatku , itu hak mereka "


Jerry terdiam , gadisnya benar diapun tidak kuasa menahan setiap tatapan lapar itu . Gadisnya terlalu sempurna , tubuh sintal dengan kulit putihnya akan menjadikan siapapun tak bisa memalingkan pandangannya .


Jerry melihat sekilas penampilan gadisnya yang begitu menggoda , dia menghembuskan nafasnya kasar . Sepertinya dia menyadari kesalahannya .


" Sayang ... "


" Ya ?? "


" Maaf ... maafkan aku "


" Untuk kesalahan yang mana !? "


" Aku memaksamu untuk memakai baju itu , pasti kau tidak nyaman dengan semua itu "


Nayya tersenyum , butuh waktu selama ini agar sang kekasih sadar kesalahannya .


" Tidak , Kakak tidak salah ... jika kak Jerry bisa menerimaku apa adanya maka aku akan menjadi wanita yang pantas untuk Kakak . Aku menyadari jika Kak Jerry adalah seorang pengusaha . Penampilanku pasti juga akan berpengaruh pada Kakak "


Jerry menepikan mobilnya , ia memejamkan mata dan meletakkan kepalanya disandarkan joknya .


" Kau sempurna untukku !! Maaf jika tadi aku memaksamu untuk berpenampilan seperti ini !! Seharusnya aku lebih bisa menjagamu ... maafkan aku '


" Hei .. ini bukan hari lebaran , lagian aku tidak keberatan jika harus berpenampilan cantik setiap hari . Sepertinya setelah ini aku akan merampok mu untuk membeli baju baju seksi seperti ini lagi" kata Nayya sambil tertawa kecil .


" Tidak akan kuijinkan kau seperti ini lagi ! Kau akan cantik hanya di depanku !! Semua yang ada dalam dirimu adalah milikku ... "