
Jerry terkejut dengan penampilan gadis didepannya , yang mengenakan dress sederhana dengan outer cardigan warna pink dan mengenakan sepatu sneaker warna putih .
" Sayang kenapa bajunya tidak dipakai ?? Apa baju pilihan Kakak kurang bagus !? "
" Bukan begitu ... tapi "
" Kamu kan tahu kita akan ketemu klien , kita bukan mau main diluar .... "
" Kak .... "
" Pakai bajunya !! Kakak tunggu disini "
Nayya tak diberi kesempatan untuk menjelaskan kenapa dia tidak memakai baju yang sudah disiapkan untuknya . Tapi dia mengalah dengan tetap melangkah ke lantai atas .
Siang itu Jerry ingin bertemu dengan salah satu klien terbesarnya . Dia ingin mengenalkan Nayya sebagai calon pendampingnya . Dia ingin seluruh dunia tahu bahwa Nayya adalah belahan jiwanya .
Lama tak kunjung turun akhirnya Jerry menyusul ke lantai atas . Dia sedang melihat gadisnya sedang berdiri di depan cermin . Dua tangan gadis itu langsung menyilang di depan dada ketika mengetahui Jerry masuk ke kamar itu .
" Hei ... kenapa ditutupi !? Kamu cantik banget sayang "
Jerry memeluk gadis itu dari belakang , dikecupnya lembut pundak gadisnya yang terbuka sempurna karena dress model sabrina itu memperlihatkan sebagian punggung dan pundaknya .
Jerry berkali kali menelan salivanya ketika dihadapkan dengan tengkuk gadis didepannya , rambut Nayya yang diikat asal membuat leher jenjangnya terekspose sempurna .
" Sayang .... "
Jerry kembali mengecup pundak dan leher jenjang kekasihnya , kali ini dengan durasi lebih lama . Nayya tampak memejamkan matanya , ia mencoba menikmati semuanya walau sebenarnya ia tidak menginginkannya .
" Kak ... "
Nayya melepaskan pelukan kekasihnya dan membalikkan badan hingga mereka saling berdiri berhadapan .
Jerry menikmati kesempurnaan di depannya , dress hijau muda itu seakan membuat kulit putih Nayya semakin bersinar . Polesan tipis make up itu malah membuat wajah kekasihnya semakin cantik dan menggemaskan .
" Apa yang kakak lihat sekarang ??! "
" Kau sangat cantik , anggun dan ... seksi ! Kau sempurna sayang "
" Diam disini ... " setelah berkata seperti itu Nayya melangkah ke arah ranjang untuk mengambil paper bag yang berisi heels yang sudah disiapkan untuknya .
Setelah memakainya ia berjalan ke arah kekasihnya yang masih memandangnya dengan penuh kagum .
" Seperti ini sempurna sayang ??! "
" Kau seperti seorang Dewi dan kau hanya milikku ... "
" Ayo berangkat ... klien kakek pasti sudah menunggu " Nayya mengambil sling bagnya kemudian menggandeng kekasihnya untuk turun dan segera berangkat makan siang .
Jerry merasa ada sedikit kejanggalan pada gadisnya , tapi sikap manis Nayya membuatnya menepis pikiran itu .
Mereka segera menuju tempat dimana sang klien menunggu . Resto bertema out door dengan pemandangan hijau disekitarnya . Jerry merengkuh pinggang gadisnya ketika menyadari tatapan tatapan lapar dari para laki laki di sekitar mereka .
" Hai bro !! "
Jerry menyapa dua laki laki muda yang sudah menunggu mereka . Dan dua pemuda itu tak bisa memalingkan pandangan mereka dari gadis cantik yang datang bersama Jerry .
" Kau tidak mengenalkannya pada kami ? She's georgeus man !! "
Nayya hanya tersenyum dan duduk disamping Jerry . Acara makan itu diselingi pembicaraan tentang bisnis yang sama sekali tidak di mengerti gadis cantik yang kemudian tenggelam dalam dunianya sendiri .
Nayya masih bisa berbasa basi ketika dua orang itu sekali kali bertanya padanya . Jerry dengan jelas bisa melihat tatapan kagum dua rekannya .
Bukan hanya dua rekannya , tapi gadisnya mampu menyerap semua perhatian semua laki laki di restoran itu . Ada kemarahan dan rasa tidak terima ketika mata mereka seperti sedang menelanjangi gadisnya .
Dan gadisnya sedang duduk tenang dengan semua kecantikan dan keanggunan yang di milikinya . Tidak tahan dengan semua ini akhirnya Jerry mengakhiri pertemuan ini .
" Aku akan datang ke kantor kalian besok , kekasihku sepertinya sudah lelah "
" Ok kami tunggu , Nona Nayya kami juga menunggu anda . Senang bisa bertemu dengan gadis cantik seperti anda "
Jerry menarik lembut tangan gadisnya yang ingin berjabat tangan dengan dua rekannya . Apapun yang terjadi dia tidak akan mengijinkan siapa pun menyentuh gadisnya .
Sampai di mobil dia mengumpat pelan dan memukul setirnya . Nayya masih tenang duduk disamping Jerry yang sedang meluapkan emosinya . Setelah sedikit tenang Jerry melajukan mobilnya .
" Jangan lagi tersenyum pada mereka , aku tidak suka kau tersenyum pada laki laki lain "
" Baik , Nay janji tidak akan tersenyum pada pria lain "
" Aku juga tidak suka ketika melihatmu berbicara dengan mereka , seakan kau membiarkan mereka lebih mengenalmu !! "
Nayya masih mencoba tenang dengan menarik dan menghembuskan nafasnya secara teratur . Sepertinya dia harus membiasakan diri dengan kekasihnya yang sangat over protektif ini .
" Baik , aku akan bungkam jika ada teman Kakak yang bertanya padaku "
" Tatapan mereka menjijikkan !! Kau milikku , hanya aku yang berhak menatapmu !!! "
" Tapi aku tidak bisa menutup setiap mata yang melihatku , itu hak mereka "
Jerry terdiam , gadisnya benar diapun tidak kuasa menahan setiap tatapan lapar itu . Gadisnya terlalu sempurna , tubuh sintal dengan kulit putihnya akan menjadikan siapapun tak bisa memalingkan pandangannya .
Jerry melihat sekilas penampilan gadisnya yang begitu menggoda , dia menghembuskan nafasnya kasar . Sepertinya dia menyadari kesalahannya .
" Sayang ... "
" Ya ?? "
" Maaf ... maafkan aku "
" Untuk kesalahan yang mana !? "
" Aku memaksamu untuk memakai baju itu , pasti kau tidak nyaman dengan semua itu "
Nayya tersenyum , butuh waktu selama ini agar sang kekasih sadar kesalahannya .
" Tidak , Kakak tidak salah ... jika kak Jerry bisa menerimaku apa adanya maka aku akan menjadi wanita yang pantas untuk Kakak . Aku menyadari jika Kak Jerry adalah seorang pengusaha . Penampilanku pasti juga akan berpengaruh pada Kakak "
Jerry menepikan mobilnya , ia memejamkan mata dan meletakkan kepalanya disandarkan joknya .
" Kau sempurna untukku !! Maaf jika tadi aku memaksamu untuk berpenampilan seperti ini !! Seharusnya aku lebih bisa menjagamu ... maafkan aku '
" Hei .. ini bukan hari lebaran , lagian aku tidak keberatan jika harus berpenampilan cantik setiap hari . Sepertinya setelah ini aku akan merampok mu untuk membeli baju baju seksi seperti ini lagi" kata Nayya sambil tertawa kecil .
" Tidak akan kuijinkan kau seperti ini lagi ! Kau akan cantik hanya di depanku !! Semua yang ada dalam dirimu adalah milikku ... "