
Sore itu Bumi dan Air mengunjungi Cherry di rumah Jerry .
" Hai ... "
Jerry menyapa Air mencoba untuk ramah , baru kali ini dia bertatap muka langsung dengan istri sahabatnya itu . Berbeda dengan Adam yang sudah berkali kali bertemu dengan wanita bernama Aira itu .
Air tersenyum padanya dan mengangguk , senyumnya mengembang melihat seorang gadis kecil yang sedang bermain boneka ditemani oleh seorang gadis yang sangat manis .
" Pantes elo sujud sujud , sumpah bini elo cantiknya kebangetan !! " bisik Jerry pada Bumi ketika Air sudah menghampiri Cherry di ruang tengah .
" Jaga bac*t elo atau gue kirim elo ke neraka sekarang juga "
" Cihh posesif "
Mereka menyusul Air yang sudah duduk bersama dua gadis itu di ruang tengah .
" Om Bumi !! "
Cherry berlari ke arah Bumi yang sedang berjalan ke arah mereka . Air bisa melihat betapa sayangnya gadis kecil itu pada suaminya . Tapi sayangnya Cherry tidak mau diboyong ke kediaman Adipraja hanya karena takut dengan Rita .
" Nay .. kau manis sekali , kau betah tinggal di sini !? "
" Kakak juga cantik banget ! Cherry anak yang menyenangkan , dia tidak pernah rewel . Kak Jerry juga baik sama Nayya "
Sore itu mereka bercengkerama dengan hangat . Nayya sangat kagum dengan sosok Air yang cantik dan sangat baik . Padahal.sebelumnys ia sudah membayangkan pendamping pria menyeramkan itu pasti seorang wanita yang sama sama ketus dan dingin .
Dia pun bisa melihat sisi yang lain dari seorang Bumi . Bumi yang ia lihat di kantor saat itu adalah seorang arogan dan dingin , tapi kini yang didepannya adalah seorang pria yang hangat dan terlihat sangat mencintai istrinya .
" Udah malam , Tante sama Om pulang dulu ya cantik ! Udah malam kasihan Dede Janu kalau ditinggal kelamaan . Besok main ke rumah Opa ya biar bisa main sama Dede Janu " Air mencium dua pipi chuby itu bertubi tubi .
" Iya .. " Cherry menjawab dengan mata melihat ke arah Jerry .
Jerry hanya mengangguk , sebenarnya sudah berkali kali ia mengajak gadis kecil itu ke kediaman Adipraja tapi gadis kecil itu selalu menolak .
" lnget kata kata gue !! Berani.elo rusak dia , sumpah gue bikin miskin elo " bisik Bumi yang sedari tadi bisa melihat tatapan memuja sahabatnya pada baby sitter manis itu .
" Ckk .. inget gue "
Jerry berjalan mengantar Bumi dan Air hanya sampai pintu rumahnya saja . Hari ini dia sudah berjanji membawa Cherry keluar makan malam .
" Nay ... "
" Ya Kak ... "
" lni pakailah " Jerry menyerahkan sebuah paper bag pada Nayya .
" lni apa Kak !? "
" Kita mau keluar makan malam , cepat pakai yang ada di dalam paper bag itu . Aku dan Cherry menunggu di bawah "
Beberapa saat kemudian dia mendengar suara langkah dari arah tangga . Dan sungguh ia melihat bidadarinya di sana , mengenakan dress rajut berwarna putih yang ia pesan dari sebuah butik terkenal langganannya .
" Cantik ... " gumamnya .
Gadis itu tampak turun dengan wajah yang tak bisa menyembunyikan semburat merahnya . Dan itu malah menambah berkali kali lipat kecantikan wajahnya .
" Aneh ya Kak ... "
" Enggak ... pas kok "
" Kakak cantik banget !! " celetuk Cherry yang masih dalam gendongan Jerry .
" Makasih sayang " Nayya mencium pipi Cherry .
Jantung Jerry berdesir hebat ketika wajah cantik Nayya yang sedang mencium Cherry bisa sedekat ini dengan wajahnya , bahkan ia bisa merasakan aroma nafas gadis itu .
Otaknya kotornya membayangkan andai saja ia bisa meraup bibir itu , bertukar saliva hingga mereka kehabisan nafas . Dan mungkin ia akan membawa gadis itu langsung ke kamarnya .
Jerry menggeleng gelengan kepalanya mencoba mengusir pikiran jahat yang sedang menguasainya .
Tangannya merengkuh pinggang ramping Nayya ketika melihat pandangan memuja para pria di dalam restoran tempat mereka akan makan .
Gadisnya memang terlalu cantik dan manis , tapi ia tidak akan rela jika harus membagi kecantikan itu dengan pria lain . Jerry memanggil seorang waiter ketika mereka masih berjalan menuju meja pesanannya .
Seorang waiter mendekat dan membungkuk dengan hormat , Jerry adalah pelanggan eksklusif mereka .
" Aku mau private room ... "
" Baik tuan kebetulan masih ada , mari ikuti saya ... "
Jerry memutuskan untuk makan malam di private room agar tubuh gadisnya tidak menjadi sorotan para pria yang ada di tempat itu .
" Keluarga muda yang sempurna , papanya ganteng dan ibunya juga sangat cantik . Anaknya perempuannya juga sangat lucu "
Jerry dan Nayya bisa mendengar perkataan seorang ibu yang mereka lewati mejanya . Nayya hanya tertunduk malu , sedang Jerry makin mengeratkan rengkuhannya .
Jerry sadar dia bukan laki laki yang baik , selama ini dia bermain dengan banyak wanita . Tapi sebagai laki laki ia berharap.akan memiliki istri sekaligus ibu yang baik untuk anak anaknya kelak .
Hati kecilnya berharap semoga ia bisa benar benar menjadi seorang kepala rumah tangga yang baik . la tidak akan pernah menjadi seperti papanya , yang menelantarkan dia hanya karena pesona seorang wanita .
~ Emak kasih visualnya Jerry sama Nayya buat nemenin halunya para reader . Kalau nggak cocok ya kalian nyari sendiri yang kira kira cocok 🤫 . So jangan lupa untuk selalu dukung emak like vote n comen biar jarinya tambah semangat mijetin keyboard😘😘 ~