
Sekali lagi Keluarga besar Adipraja berkumpul di Bali untuk menyelenggarakan acara pernikahan bungsu mereka . Dua hari lagi acara itu berlangsung .
Seperti pernikahan tiga seniornya , Dewa hanya ingin pernikahan ini dilakukan secara lebih privat . Dia hanya ingin keluarga dan teman dekat yang menyaksikan momen sakral itu .
Kali ini Dewa meminta pernikahan mereka diadakan di aula panti asuhan yang di miliki oleh Astika . Dan untungnya dua pihak keluarga menyetujuinya . Dan lusa akan ada dua pernikahan yaitu pernikahannya dengan Astika dan pernikahan Reyhan dengan Jasmine .
Sore itu keluarga besar Adipraja sedang mengadakan acara barbekyu . Dan sangat terlihat jika Gema sangat bersemangat bertemu kembali dengan saudara saudaranya kembali .
Nayya juga terlihat membawa Seno adiknya untuk berlibur kali ini . Kelima anak anak itu terlihat sangat akrab walau intensitas bertemu mereka terhitung sangat jarang .
" Wa ... sini Mas sama Mbak mau bicara "
Bumi yang sedang duduk memangku Langit memanggil Dewa yang terlihat sedang berbincang dengan Jerry dan Adam .
" Ya Mas "
Dewa mendekat pada Bumi dan Aira juga sang ibu yang kali ini ikut datang bersama rombongan keluarga Adipraja untuk menyaksikan pernikahannya .
" Mas merasa kamu sudah bisa mengatur perusahaan tanpa Adam disisi kamu . Mas membuka usaha baru di London , rencana awal kamu yang akan Mas minta untuk mengurus semuanya disana "
" Jauh amat Mas "
" Biar keren Wa " timpal Jerry yang kebetulan lewat di belakang mereka .
" Tapi kemudian aku dan Mbak mu berubah pikiran , kami yang akan mengurus perusahaan baru di London . Papa dan Mama ikut kami ke sana karena mereka nggak bisa jauh dari Janu dan Langit . Tapi lbu tetap disini katanya mau nemenin kamu . Dan Mas serahkan semua perusahaan di lndonesia untuk kamu atur "
" Ya Allah ... masa semua sih Mas , Dewa ragu sanggup apa enggak deh !! "
" Dengerin dulu ... Adam dan Jerry akan bantu kamu ! Mereka juga akan dapat bagiannya , dan Mas tetap akan pantau kamu terus . Mas yakin kamu bisa !! "
Dewa menghela nafas panjang , ia tak mengira dalam waktu yang sesingkat ini akan di beri tanggung jawab sebesar ini oleh kakak iparnya . Alfian tampak datang dan menepuk pundaknya pelan . Pria paru baya itu duduk di sampingnya .
" Om juga akan pantau kamu terus Wa , kami akan selalu bantu kamu jika ada kesulitan "
Dewa hanya mengangguk dan meraup wajahnya , ternyata menjadi salah satu pilar Adipraja akan seberat ini . Tapi ia bertekad akan membuktikan bahwa dia bisa melakukan apa yang di amanatkan oleh Bumi dan Alfian .
" Baik ... Dewa sanggup Mas "
" Bagus !! " Bumi dan Alfian tersenyum lebar ketika bungsu itu menyanggupi tugas yang memang berat itu dengan mantap .
" Tapi apa calon istrinya tidak keberatan jika harus pindah dengan Dewa Mas !? Aku dengar Astika juga punya perusahaan sendiri di sini " timpal Air yang dari tadi sibuk bermain dengan putranya .
" Tidak .. tidak ada kendala dengan hal itu " kata Bumi dengan menatap Dewa penuh arti .
" Benar Wa !? " Aira memastikan sendiri pada adiknya .
" Kok Embak ngerasa ada yang kalian sembunyikan ya !! Awas ya Mas kalau kamu ngajarin Dewa yang aneh aneh !! "
" Jangan seudzon Yank ! Dewa kan sudah gede , dia bisa berpikir tentang apa yang baik ataupun buruk untuk hidupnya "
Sejenak pandangan mereka teralih pada suara riuh di taman samping rumah . Kecuali Bumi , mereka semua tersenyum melihat siapa yang barusan datang . Orang itu sedang menggendong Janu sambil menciuminya dengan gemas hingga bocah gembul itu hampir saja menangis .
" Turunin anak gue !! "
" Kak Deniel .. Kak Val !! "
Dewa berdiri dan menghampiri orang yang dulu selalu mendukung dia dan kakaknya . Deniel adalah sosok sahabat untuknya . Tapi mereka tidak pernah bertemu setelah Deniel dan Vallery memutuskan untuk tinggal di Beijing .
" Hai Wa ... "
" Kok datangnya pas banget . Kak Varo mana ? "
" Ya mana mungkin aku nggak datang pada saat kamu mau nikah . Kakak pengen lihat kamu jadi pengantin . Varo sedang ada di London ngurus bisnis restoran yang akan di buka oleh Embakmu "
" Bukannya Kak Varo di Rusia ya !? "
" Sementara mereka menetap di London , katanya sih bininya yang lagi hamil nggak kuat sama hawa dingin di tempat mertuanya "
Mereka semua saling berpelukan dan berbasa basi untuk menanyakan kabar . Dan terlihat Bumi pasang badan agar sang istri tidak terlalu dekat dengan mantan orang yang pernah menjadi salah satu pengagum Aira istrinya .
Acara berbekyu berlangsung sangat ramai dan terlihat hangat . Dewa senang melihat semua keluarga dan sahabatnya bisa berkumpul kembali .
Menginjak malam hanya para pria yang tersisa duduk di taman yang berada di pinggir kolam renang itu . Mereka sedang menikmati kopi dan sebatang rokok , tentu saja kecuali Dewa .
" Yakin kamu akan melakukan ini semua Wa !? Nggak nyesel nantinya !!?? " tanya Jerry .
" Ckk ... Embak kamu pasti bakal murka besar sama Mas . Kamu cari penyakit aja sih !! " timpal Bumi yang menyandarkan kepalanya di kursi malasnya .
" Udah gede dia B ... biarkan saja ! ltu kan pilihan hidupnya " kata Adam .
" Tapi dia yang paling keren di antara kalian semua ... para pria Adipraja !! Dia berani mengambil keputusan sebesar itu . Keren Wa !! Aku dukung kamu seribu persen " kata Deniel yang langsung mendapat hadiah tatapan sinis dari tiga pria Adipraja yang duduk di dekatnya .
Sepertinya Deniel juga sudah tahu semua kisah tentang Dewa , pria muda yang sudah ia anggap sebagai adik kandungnya .
Dewa hanya menanggapi mereka dengan senyum , dia merasa beruntung pria pria yang sekarang bersamanya ini selalu mendukung apapun yang akan di lakukan nanti .
~ Apa yang akan terjadi ??? Maaf jika kisah bungsu Adipraja emak bikin sedikit belok sana belok sini ... nggak kaya para senior yang lurus maju ke depanπ . Seperti orang bilang , orang baik pasti akan bertemu dengan orang baik ! So taken easy ... Dewa pasti ketemu jodoh terbaik ππ Pantengin terus yaa ... like vote n comen biar rame ~