Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
BonChapt 21


Jerry dan Bumi hanya tersenyum senyum penuh arti melihat salah satu saudaranya yang sedang duduk bersama mereka pagi ini di taman yang ada di belakang mansion . Mereka tersenyum karena melihat ada beberapa jejak cinta di leher dan tengkuk laki laki itu .


" Kirain belah durennya nunggu lebaran monyet ... hebat juga bininya bisa bikin dia bentol bentol kaya gitu "


" Tau gitu kita gangguin dia tadi malam ya ! Minimal ngerasain kaya gue malam pertama di rumah sakit " kata Jerry yang masih sebal jika ingat malam pertamanya yang di ganggu oleh Bumi .


" Berisik elo pada !! " sinis Adam .


Sebenarnya ia sengaja memamerkan tanda cinta yang dibuat sang istri agar para saudaranya tahu jika dia bukan seorang bujang lagi . Mereka yang selalu menyebut dia sebagai jomblo sejati .


" Elo buru buru merid bukan karena ketemu sama dia kan Dam ?!! "


" Maksud elo B ?? "


" Gue denger Diana ada di sini dan kalian udah bertemu . Maksud gue elo pengen bales dia dengan merid sama mantan istri suaminya "


" Gue merid murni karena gue sayang sama mereka . Perempuan itu hanya perempuan yang kebetulan lewat dalam masa lalu gue . Jadi jangan bahas dia lagi . Fokus gue sekarang hanya pada keluarga gue "


Bumi dan Jerry lega mendengarnya karena pada awalnya mereka mengira Adam akan menggila ketika bertemu dengan wanita yang pernah membuat luka dalam di hati pria kulkas dua pintu itu .


" Gue juga denger kemarin mantan suami bini elo bikin ulah dengan mengambil namanya pada putranya sendiri . Gila dia !! Bukannya seneng dapat anak sepintar Gema " tanya Jerry .


" ltu yang sempat aku bicarakan dengan tuan besar . Aku minta ijin untuk memberikan nama belakang seperti yang sudah ia berikan padaku .... Adipraja ! Dan tuan besar tidak keberatan jika Gema juga menyandangnya . Tuan besar yakin anak itu memang pantas mendapatkannya "


" Elo nggak berencana buat bikin mantan elo sama mantan suami bini elo pelajaran ?? "


" Gue mau fokus bikin anak dulu !! "


Dan jawaban frontal itu sukses membuat Adam terkena lemparan kulit kacang dari dua saudaranya .


Siangnya Air , Nayya dan Diva berencana untuk pergi ke spa untuk mengembalikan kebugaran tubuh mereka . Mereka tak membawa anak anak karena Rita melarang mereka .


Wanita parubaya itu hanya tidak ingin anak anak tidak mengganggu ' me time ' mereka . Rita tahu para wanita itu pasti sangat lelah setelah menyiapkan acara pernikahan yang sangat mendadak ini .


Pada awalnya Diva menolak karena malu , suaminya dengan brutal sudah menandai hampir setiap inchi tubuhnya .Tapi Air berhasil membujuknya dengan alasan para pemijat spa sudah terlalu biasa melihat pemandangan seperti itu .


Lagipula tubuh Air maupun Nayya pun tak kalah mengenaskan dari pengantin baru itu . Hampir setiap malam para suami mereka tak bosan bosannya menggempur mereka .


Pulang dari spa mereka mampir ke sebuah mall untuk makan siang . Mereka makan di sebuah stand yang menyajikan makanan khas Bali .


" Mumpung masih di sini bagaimana kalau besok kita minta sama suami suami kita untuk pergi ke pantai . Nggak afdol katanya kalau kita belum kesana " usul Air pada dua wanita yang sudah menjadi saudaranya .


" Tapi kita harus siap siap malu Kak !! "


" Kenapa Nay !? "


" Mana boleh kita pakai pakaian pantai yang pasti sedikit terbuka !! Yang ada kita kesana pakai sweater sama training panjang "


Mereka bertiga tertawa , ketiga pria Adipraja yang menjadi suami mereka memang mempunyai tingkat kecemburuan di atas rata rata . Jika saja tadi pagi Alfian tidak mengajak pergi ke empat putranya , pastilah saat ini suami suami mereka akan ada disamping mereka .


" Untung Papa ajak mereka melihat perusahaan kita yang disini , katanya juga ingin bertemu dengan klien klien yang sudah bekerjasama dengan Adipraja . Kalau enggak mereka pasti udah jadi buntut dari tadi "


Tapi suara seorang wanita membuat mereka terkejut . Air dan Nayya hanya saling pandang karena merasa tidak mengenal wanita di depan mereka , sedang Diva hanya memandang malas pada wanita itu .


" Hai , senang berjumpa denganmu lagi . Kau tidak bersama mantan kekasihku ?? Yang pernah mencintaiku hingga setiap detak jantungnya hanya menyebut namaku !? "