
" Kau ingin berendam di bath up atau mandi di bawah shower ?! "
" Di shower saja Mas , lebih cepat ! "
Adam kembali menarik lembut dua tangan Diva yang masih saja menutup dua aset depannya .
" Sudah aku katakan , itu punyaku ! Jadi jangan pernah mencoba untuk menutupinya dariku "
Diva hanya mendengus kesal pada suaminya yang ternyata sangat mesum itu . Dia menutup matanya ketika melihat Adam mulai membuka satu persatu bajunya . Diva takut tergoda tubuh seksi yang dipenuhi tato itu .
" Buka .... "
Diva membuka setengah matanya ketika mendengar perintah dari sang suami .
" Atau perlu aku yang membukanya !? "
" Tapi aku sudah membuka mataku ... apalagi sih Mas ?? Kau ingin aku melihat ini semua kan !? Sudah ... aku sudah melihatnya " kata Diva dengan wajah merah merona .
Bagaimana tidak jika didepannya sang suami sudah polos berdiri berhadapan dengannya . Tubuh liat dengan roti sobek di bagian dada yang sebagian tertutupi tato . Tubuhnya seketika merinding ketika sekilas melihat tongkat yang sudah berdiri dengan perkasa itu .
" Aku tidak memintamu untuk membuka matamu , tapi ini ... "
Adam langsung menurunkan hot pant serta dalaman yang masih dipakai oleh istrinya .
" Aaaahhhh ... Mas apa apaan sih !! " jerit Diva yang spontan langsung menutupi area bawahnya .
" Kau sudah melihat semuanya , kenapa aku tidak boleh melihatmu ?!! "
" Aku belum melihat semuanya !! " sangkal Diva .
" Bohong ! Matamu mengatakan semuanya sayang ... "
BLUSSHHH ....
Baru kali ini ada seorang pria yang menyebutnya dengan sebutan romantis itu . Bahkan suaminya yang pertama pun belum pernah memanggilnya seperti itu . Hatinya terasa berbunga bunga karena merasa mulai di cintai .
Adam menyalakan air untuk membasahi tubuh mereka , dan dia menyerahkan botol sabun pada istrinya .
" Mandikan aku ... "
" Apa Mas !??? "
" Bersihkan tubuhku ... "
" Tapi kau kan bisa mandi sendiri !! " seru Diva mulai kesal .
" Tapi itu sebelum aku memiliki istri , sekarang sudah menjadi tugasmu untuk memandikan dan membersihkan tubuhku "
" Ya Tuhan ... Dasar mesum !! Dia benar benar menyebalkan !! " batin Diva .
" Jangan mengumpat ku sayang , sudah aku bilang matamu mengatakan semuanya "
"' Hissshhh ... "
Diva segera mengambil sabun di tangan suaminya dan segera mulai membersihkan tubuhnya . Dia sengaja melewati area bawah yang masih menjulang itu karena ia masih segan untuk menyentuhnya .
" Jangan melewatkan dia ... "
" Tapi ... "
" Biasakan untuk menyentuhnya sayang !! "
Dengan menutup matanya perlahan ia menyentuh benda keras itu yang malah memicu fantasi liarnya . Adam menggeram ketika tangan istrinya mulai membuat gerakan maju mundur dengan tangannya .
" Sayaannng ... sekarang ijinkan aku yang membersihkan tubuhmu "
Adam mulai memberikan sentuhan sentuhan lembutnya melakui sabun ditangannya . Jeritan kecil dan suara lengguhan mereka memenuhi ruangan itu .
Adam menyudahi acara mandi mereka yang lumayan panas itu karena sudah melihat bibir istrinya yang sedikit membiru karena kedinginan . Dia mengambil handuk dan membopong tubuh polos sang istri yang hanya terbalut bathrobe menuju ranjang mereka .
Diva hanya pasrah ketika sang suami membuka bathrobe sebelum berbaring di ranjang mereka .
" Boleh ??! " tanya Adam pada sang istri dan Diva tahu benar apa arti pertanyaan itu .
" Jika aku menjawab tidak apakah Mas akan menurutinya ?? "
" Tentu saja tidak !!! Mau tidak mau kau harus menjadi milikku malam ini juga ... kau hanya milikku sayang !! "
" Ckk ... Dasar pria pemaksa !! "
" Tapi kau akan mencintaiku karena hal.itu "
Adam mengangkat satu kaki istrinya dan diletakkan diatas pundaknya , dan Diva memejamkan matanya karena tahu apa yang sebentar lagi akan terjadi .
" Buka matamu , aku ingin kita merasakan nikmatnya bersama sama ! Aku milikmu ... dan kau pun milikku !! "
Walau awalnya sedikit kesulitan tapi akhirnya mereka mulai bisa menikmati rasa itu bersama sama . Perlahan gerakan pelan itu menjadi semakin cepat dan cepat , seakan mereka sedang memacu agar lebih cepat sampai ke puncaknya .
Dan tubuh kekar itu tumbang setelah bersama merasakan gelombang rasa itu .
" Terima kasih sayang ... "
" Masss berat ... turun ihhh " Adam terkekeh dan menciumi pipi istrinya gemas .
Sepertinya ini akan menjadi malam yang panjang untuk mereka karena beberapa saat setelah itu Adam kembali menyentuh istrinya . Sepertinya tubuh sang istri telah merubah laki laki dingin sepertinya menjadi pria mesum sebagaimana dua saudaranya yang lain .
Dan dia berhenti ketika Diva mengeluh sedikit pusing karena perutnya kelaparan . Tentu saja lapar karena mereka melewatkan makan malam bersama keluarga karena terhanyut dalam permainan asmara mereka .