Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
BonChapt 20


" Kau ingin berendam di bath up atau mandi di bawah shower ?! "


" Di shower saja Mas , lebih cepat ! "


Adam kembali menarik lembut dua tangan Diva yang masih saja menutup dua aset depannya .


" Sudah aku katakan , itu punyaku ! Jadi jangan pernah mencoba untuk menutupinya dariku "


Diva hanya mendengus kesal pada suaminya yang ternyata sangat mesum itu . Dia menutup matanya ketika melihat Adam mulai membuka satu persatu bajunya . Diva takut tergoda tubuh seksi yang dipenuhi tato itu .


" Buka .... "


Diva membuka setengah matanya ketika mendengar perintah dari sang suami .


" Atau perlu aku yang membukanya !? "


" Tapi aku sudah membuka mataku ... apalagi sih Mas ?? Kau ingin aku melihat ini semua kan !? Sudah ... aku sudah melihatnya " kata Diva dengan wajah merah merona .


Bagaimana tidak jika didepannya sang suami sudah polos berdiri berhadapan dengannya . Tubuh liat dengan roti sobek di bagian dada yang sebagian tertutupi tato . Tubuhnya seketika merinding ketika sekilas melihat tongkat yang sudah berdiri dengan perkasa itu .


" Aku tidak memintamu untuk membuka matamu , tapi ini ... "


Adam langsung menurunkan hot pant serta dalaman yang masih dipakai oleh istrinya .


" Aaaahhhh ... Mas apa apaan sih !! " jerit Diva yang spontan langsung menutupi area bawahnya .


" Kau sudah melihat semuanya , kenapa aku tidak boleh melihatmu ?!! "


" Aku belum melihat semuanya !! " sangkal Diva .


" Bohong ! Matamu mengatakan semuanya sayang ... "


BLUSSHHH ....


Baru kali ini ada seorang pria yang menyebutnya dengan sebutan romantis itu . Bahkan suaminya yang pertama pun belum pernah memanggilnya seperti itu . Hatinya terasa berbunga bunga karena merasa mulai di cintai .


Adam menyalakan air untuk membasahi tubuh mereka , dan dia menyerahkan botol sabun pada istrinya .


" Mandikan aku ... "


" Apa Mas !??? "


" Bersihkan tubuhku ... "


" Tapi kau kan bisa mandi sendiri !! " seru Diva mulai kesal .


" Tapi itu sebelum aku memiliki istri , sekarang sudah menjadi tugasmu untuk memandikan dan membersihkan tubuhku "


" Ya Tuhan ... Dasar mesum !! Dia benar benar menyebalkan !! " batin Diva .


" Jangan mengumpat ku sayang , sudah aku bilang matamu mengatakan semuanya "


"' Hissshhh ... "


Diva segera mengambil sabun di tangan suaminya dan segera mulai membersihkan tubuhnya . Dia sengaja melewati area bawah yang masih menjulang itu karena ia masih segan untuk menyentuhnya .


" Jangan melewatkan dia ... "


" Tapi ... "


" Biasakan untuk menyentuhnya sayang !! "


Dengan menutup matanya perlahan ia menyentuh benda keras itu yang malah memicu fantasi liarnya . Adam menggeram ketika tangan istrinya mulai membuat gerakan maju mundur dengan tangannya .


" Sayaannng ... sekarang ijinkan aku yang membersihkan tubuhmu "


Adam mulai memberikan sentuhan sentuhan lembutnya melakui sabun ditangannya . Jeritan kecil dan suara lengguhan mereka memenuhi ruangan itu .


Adam menyudahi acara mandi mereka yang lumayan panas itu karena sudah melihat bibir istrinya yang sedikit membiru karena kedinginan . Dia mengambil handuk dan membopong tubuh polos sang istri yang hanya terbalut bathrobe menuju ranjang mereka .


Diva hanya pasrah ketika sang suami membuka bathrobe sebelum berbaring di ranjang mereka .


" Boleh ??! " tanya Adam pada sang istri dan Diva tahu benar apa arti pertanyaan itu .


" Jika aku menjawab tidak apakah Mas akan menurutinya ?? "


" Tentu saja tidak !!! Mau tidak mau kau harus menjadi milikku malam ini juga ... kau hanya milikku sayang !! "


" Ckk ... Dasar pria pemaksa !! "


" Tapi kau akan mencintaiku karena hal.itu "


Adam mengangkat satu kaki istrinya dan diletakkan diatas pundaknya , dan Diva memejamkan matanya karena tahu apa yang sebentar lagi akan terjadi .


" Buka matamu , aku ingin kita merasakan nikmatnya bersama sama ! Aku milikmu ... dan kau pun milikku !! "


Walau awalnya sedikit kesulitan tapi akhirnya mereka mulai bisa menikmati rasa itu bersama sama . Perlahan gerakan pelan itu menjadi semakin cepat dan cepat , seakan mereka sedang memacu agar lebih cepat sampai ke puncaknya .


Dan tubuh kekar itu tumbang setelah bersama merasakan gelombang rasa itu .


" Terima kasih sayang ... "


" Masss berat ... turun ihhh " Adam terkekeh dan menciumi pipi istrinya gemas .


Sepertinya ini akan menjadi malam yang panjang untuk mereka karena beberapa saat setelah itu Adam kembali menyentuh istrinya . Sepertinya tubuh sang istri telah merubah laki laki dingin sepertinya menjadi pria mesum sebagaimana dua saudaranya yang lain .


Dan dia berhenti ketika Diva mengeluh sedikit pusing karena perutnya kelaparan . Tentu saja lapar karena mereka melewatkan makan malam bersama keluarga karena terhanyut dalam permainan asmara mereka .