
' Hai , maaf lama menunggu . Tadi aku ketemu klien sebentar di restoran sekitaran sini "
" Tidak apa apa . Aku senang kau mau bertemu denganku ! Kukira kau tidak mau bertemu denganku lagi setelah melihat aku masih begitu dekat dengan dia "
" Aku tidak sepicik itu "
Adam hanya tertawa kecil menanggapi kata kata Reyhan itu . Mereka bertemu di sebuah kafe kecil yang ada dipinggir sebuah taman . Ada sesuatu yang perlu Dewa bicarakan dengan Reyhan .
" Apa yang ingin kau bicarakan padaku tuan Dewa "
" Ckk .. Dewa saja , aku tidak suka namaku di beri embel embel seperti itu . Membuat telingaku sakit . Aku ingin bicara tentang Astika "
" Apa yang ingin kau ketahui ??! "
" Sebesar apapun aku ingin mengabaikan nyatanya aku masih melihat hati kalian masih saling terpaut "
" Salah ... kau salah ! Kami hanya berteman . Sebelum bertunangan kami adalah teman dekat sejak kami sekolah menengah pertama . Dia tahu semua tentang aku begitupun sebaliknya . Lama kelamaan kami seperti tidak dapat terpisahkan , kami saling bergantung . Aku bukan dari kalangan kalian yang dari lahir sudah memiliki kekayaan melimpah . Aku harus bekerja keras untuk bisa sekedar makan dan menghidupi diriku sendiri . Tapi Astika tidak pernah memandangku rendah , dia mendukung apapun yang aku lakukan "
Dewa menghela nafasnya , dia sudah tahu kisah hidup Reyhan dari laporan yang diberikan oleh orang orang yang di minta Adam untuk menyelidikinya .
Reyhan seorang yatim piatu yang sejak kecil tinggal di panti asuhan . Menginjak remaja dia bahkan keluar dari panti dan mulai menghidupi dirinya sendiri dan membiayai sekolahnya .
Tapi dia beruntung karena dikelilingi orang orang baik disekitarnya , sebuah yayasan mau membantunya hingga dia bisa menyelesaikan sekolahnya .
Dan Dewa tahu benar mungkin itu yang menginspirasi kekasihnya untuk membuat yayasan yang membantu masyarakat kalangan bawah . Baik dengan membuat sekolah maupun perusahaan yang sepenuhnya diperuntukkan untuk mereka yang sangat membutuhkan .
" Hanya laki laki bodoh yang tidak bisa mencintai gadis seperti dia . Dia sempurna ! Baik , pintar dan penyayang . Kau bisa lihat kan dia masih menyayangi Jeje walau adiknya itu sudah sangat menyakitinya . Kami sudah sangat menyakitinya ! "
" Semua orang punya masa lalu , dan aku tidak pernah mempermasalahkan hal itu . Kau melakukan semua bukan atas kehendakmu "
" Tinggal satu masalah kita ... Jeje . Dia tidak akan membiarkan kalian menikah seperti ketika kami dulu . Dia membuatku menidurinya , wajah polosnya menyimpan sejuta kelicikan . Kau harus lebih berhati hati "
" Menyakiti Jasmine berarti kita juga menyakiti dia , satu satunya jalan Astika harus bisa mengatasi adiknya sendiri "
" Tidak akan pernah bisa ... Astika sangat menyayangi adiknya . Kurasa aku bisa menyelesaikan masalah ini dengan mudah ? "
" Maksudmu ? "
" Menikahinya , aku akan melamarnya besok ! Dan kita akan menikah secepatnya . dan lebih baik di hari yang sama hingga dia tak punya celah mengganggu kalian . Setelah menikah dia akan aku bawa ke Ausyy , aku punya pekerjaan cukup baik di sana . Dia juga akan belajar menjadi seorang istri di sana "
" Bukan solusi terbaik jika itu tak membuatmu bahagia . Hidup bersamanya akan menyiksamu "
" Aku bahagia jika kau dan dia bahagia "
Dewa menghembuskan nafasnya kasar , ia tidak mengira akan menjadi serumit ini . Jika saja pria di depannya ini adalah pria jahat maka dengan mudah ia akan bisa menyelesaikannya . Dewa bisa menyingkirkan agar pria itu bisa jauh dari kekasihnya .
Tapi pria di depannya adalah pria paling baik yang pernah ia temui . Reyhan mampu menyikapi keadaan ini dengan dewasa . Bahkan berniat menikahi perempuan licik seperti Jasmine hanya karena ingin melihat Astika bahagia .