Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
175


Jerry mengumpat kasar di dalam apartemennya ketika sore ini begitu sial untuknya . Mobilnya bocor sekaligus mogok bersamaan ketika ia akan mengejar Nayya .


Montir yang biasa dia pakai pun tidak kunjung mengangkat telpon darinya . Ketika ia menyetop taksi bermaksud ingin mengambil salah satu mobilnya yang ada di showroom dia menyenggol nenek tua yang berjalan di depannya . Alhasil Jerry harus mendengar omelan dari keluarga nenek tersebut .


Adam , Bumi dan semua teman yang ia punya mendadak menjadi tuli hingga tidak satupun dari mereka yang mengangkat panggilan darinya . Akhirnya Jerry memutuskan untuk pergi esok harinya .


Jerry pergi ke kamar yang Nayya dan Cherry tempati berharap aroma Nayya yang tertinggal bisa sedikit menenangkan jiwanya . Apapun yang terjadi ia harus minta maaf pada gadis itu .


Dia mengutuk dirinya sendiri yang lebih percaya pada mulut orang yang tak dikenalnya daripada gadis yang sudah berhari hari tinggal dengannya . Melayaninya dengan baik selayaknya seorang istri yang mengurus suaminya .


" Mama ... jangan biarkan dia pergi dariku !! Maaf aku belum bisa berubah menjadi lebih baik . Jangan benci aku karena aku dan dia ternyata sama saja " Jerry menatap gambar yang ada di atasnya .


Jerry menyesal karena telah menjelma menjadi laki laki yang mempunyai sifat seperti Papanya . Yang tidak menghargai wanita yang dengan tulus mencintainya .


Karena hal ini dia sampai sekarang tidak mau bertemu dengan papanya . Diavtiddk mau lagi melihat pria yang bahkan sudah tidak mengingat mamanya . Dengan mudahnya, mendapat pengganti ketika dia masih berduka .


Sudah berkali kali ia mencoba menghubungi gadisnya tapi nomor gadis itu tidak aktif . Puluhan pesan darinya juga belum satupun terbaca . Sampai akhirnya tanpa sadar ia menutup matanya dengan ponsel yang masih berada di tangannya .


Pria itu tertidur di atas ranjang yang biasa Nayya tempati . Dia tidak tahu bahwa Adam saat ini sedang sibuk memindahkan perawatan adik Nayya . Untuk sementara dia memindahkan pengobatan Seno ke rumah sakit terbaik di sini , di ibukota .


Menurutnya persembunyian terbaik adalah tempat yang paling dekat dengan kita . Adam benar benar mengurus hal ini dengan sempurna . Karena jika berbuat kesalahan nyawanya yang akan jadi taruhan karena ini adalah perintah langsung dari nyonya mudanya .


*


Hari ini juga adiknya akan di operasi , Nayya bersyukur bisa mengenal orang orang baik seperti Aira dan Bumi . Berkat mereka saat ini adiknya mendapat perawatan dari dokter terbaik .


Nayya menunggu sang adik sendirian di rumah sakit ini . Pamannya sempat memaksa ikut ke ibukota tepi Nayya melarangnya karena sang paman juga mempunyai keluarga yang harus di urus .


Nayya tidak ingin membuat repot lagi keluarga pamannya walau ia tahu mereka sangat tulus mencintai mereka . Kadang ada sudut hatinya yang merindukan laki laki yang selama ini baik padanya , yang mengenalkannya pada sebuah rasa yang yang di sebut dengan cinta .


Tapi sejak kejadian siang hari di kantor itu ia membuang jauh jauh pikiran untuk dapat hidup bersama dengan Jerry . Dia merasa tidak mampu menghadapi sisi gelap pria itu .


Hatinya terlalu sakit jika mengingat semuanya . Tapi ia mencoba untuk tetap berprasangka baik . Semua yang ia jalani akan membuatnya menjadi wanita yang lebih kuat .


" Nay ... "


Suara bariton itu berhasil membangunkan dia dari lamunannya . Nayya tersenyum ketika melihat pria yang datang ke kamar rawat adiknya .