
Gilang membanting semua barang yang bisa diraihnya , pengacaranya tadi bilang bahwa tidak mungkin ada proses pengembalian nama karena Gema sudah menyandang nama keluarga lain di belakang namanya .
" Ayah akan mengambil kamu dari mereka anakku !! Mereka tidak punya hak memberikan namanya padamu .. Kau adalah Gema Aksa Perkasa !!! Putraku satu satunya !! Ayah akan melakukan semua cara agar kau kembali padaku !! "
Seorang wanita tampak berdiri dan bertepuk tangan hingga Gilang menoleh ke arahnya . Diana tampak sedang bersorak kegirangan melihat penderitaannya .
" Beraninya kau menampakkan dirimu di depanku !! "
" Memang kenapa ?!! Kau masih suamiku Gilang Perkasa !! Aku masih berhak atas dirimu "
" Jaga mulutmu ! Aku sedang urus perceraian kita dan kupastikan kau akan aku buang di tempat yang tepat "
" Aku tidak takut padamu bajing*an ! Dulu kaulah yang mengemis cintaku , kau tahu benar aku sudah mempunyai calon suami tapi kau masih saja mengejarku . Aku menyia nyiakan dia hanya demi pecundang seperti dirimu "
PLAKK ... PLAKKK
Diana terhuyung ketika mendapat tamparan keras pada dua pipinya . Tapi tak menyurutkan tatapan kebencian pada suaminya .
" Kau membuatku membenci anak dan istriku , selama bertahun tahun aku menyia nyiakan mereka . Bahkan sampai lupa memberikan nafkah pada mereka !! Sementara kau sudah menghabiskan hartaku untuk kesenangan hidupmu . Sungguh !! Akan ku buat neraka untukmu , kau akan menangis di sepanjang sisa hidupmu !! "
" Bukan salahku jika kau melupakan mereka , kau sendiri yang sangat bodoh hingga menelan mentah mentah semua kata kataku . Tidak ada wanita yang mau hanya di nikahi siri !! Kau membuatku merasa menjadi wanita bayaran ! Dan semua orang melihat Diva sebagai Nyonya besar di rumah ini , sementara aku ?? Aku hanya wanita bayaranmu . Hingga pembantu pun tak mau menundukkan muka mereka padaku "
Seorang laki laki bertubuh gempal dengan wajah sangar yang dihiasi dua sayatan melintang di pipinya datang mendekati mereka . Aura dinginnya membuat siapapun akan bergidik ketika melihatnya . Dia adalah seorang pembunuh bayaran yang di bayar Gilang untuk menyingkirkan Adam .
Gilang berpikir ingin menyingkirkan Adam terlebih dahulu agar anak dan istrinya bisa kembali padanya .
" Tuan ... "
" Akhirnya kau datang juga , aku sudah kirimkan foto dirinya padamu . Dan aku yakin kau tahu apa yang harus kau lakukan selanjutnya "
" Tentu saja , dan saya mau setengah pembayaran dulu untuk tanda jadi tuan , dan anda bisa melunasi saat saya sudah berhasil menyingkirkannya "
" Kau ingin melenyapkan dia !!? Ternyata kau masih sangat licik , tapi sepertinya kau tidak akan pernah berhasil . Karena sepertinya dia bukan orang yang mudah kau singkirkan " sinis Diana memandang dua laki laki di depannya .
" Sudah aku kirim sesuai permintaanmu ... dan sekarang kau bisa ambil bonusmu ! Lakukan disini atau tidak sama sekali "
Laki laki bertubuh gempal itu menyeringai dan memandang ke arah Diana . Sepertinya mereka sudah mempunyai kesepakatan tentang wanita itu . Gilang mengambil kursi dan hanya ingin menjadi penonton adegan selanjutnya .
Pria itu sudah tergiur dengan tubuh Diana saat pertama kali melihatnya . Dan ia menyanggupi tugas itu dengan meminta bonus untuk bisa menyentuh tubuh sintal itu . Dia berani memintanya karena Diana sudah dikenal di kalangan para hidung belang sebagai wanita bayaran .
Diana merangsek mundur ketika melihat tatapan liar pria berwajah mengerikan itu .
" Jangan mendekat !! Atau akan kubuat wajahmu lebih mengerikan !! " teriak Diana sambil menyambar pisau buah yang kebetulan ada di dekatnya .
Tanpa takut pria itu malah terus mendekat padanya , dengan mudah menepis serangan dan merebut pisau yang ada di tangannya .
" Tenanglah nyonya ... aku berjanji kau akan menikmatinya "
SRREEKKK ...
Dengan satu tarikan tangan pria itu berhasil merobek dress yang ia kenakan .
" Gilang tolong aku !! Akkhhh ... "
Dengan kasar pria itu mendorong tubuhnya hingga jatuh telungkup di atas meja makan . Dan Gilang hanya sama sekali tidak bergeming dari tempatnya .
Dia melihat dan mendengar setiap jeritan wanita yang masih menjadi istrinya itu dengan hati yang puas . Gilang tersenyum sinis melihat deraian air mata pada wanita yang sedang di pacu dengan sangat liar itu .
Dia ingat apapun yang dia lakukan dia tak pernah melihat Diva dan Gema meneteskan air matanya . Mereka bahkan tidak menuntut apapun ketika hampir selama dua tahun lebih ia tak mempedulikannya .
Jangankan untuk bertanya kabar , nafkah untuk putranya pun tak ia berikan karena waktu itu Gilang tidak yakin jika Gema adalah putranya . Diana selalu saja berhasil menghasutnya .
Tapi penyesalan selalu datang terlambat , ia menyadari semua ketika dua orang yang berarti dalam hidupnya telah berada jauh darinya .
~ Kapoookkk !!! Nyesel ya Mas Gilang !?? Makanya ya buat para suami , hargai wanita yang sudah mendampingi saat susah. Ojo dumeh Kowe sugih terus cari yang lain .. goyang jempol vote n comen yaaa biar tambah rame ❤️❤️❤️ ~