
" Mas , kapan Dewa berangkat ke Bali ?! "
" Dalam dua mingguan ini sepertinya dia dan Adam berangkat kesana , kenapa ? "
Bumi mengelus lembut pinggang sang istri yang sedang tertidur membelakanginya . Akhir akhir ini Air sering mengeluh pegal di pinggangnya . Bumi maklum karena perut sang istri yang sudah mulai terlihat membuncit dalam usia kandungan empat bulan ini .
" Dia tidak pernah jauh dari kami Mas " Air mulai terisak .
" Heii ... kok nangis sih sayang " Bumi membalikkan tubuh Air perlahan agar menghadap padanya .
" Siapa yang akan mengurusnya di sana Mas !? Dewa nggak bakal ingat makan kalau lagi kerja , biasanya aku dan ibu yang selalu mengingatkannya . Kenapa harus jauh jauh kesana sih Mas !! "
Bumi mencium kening istrinya yang terlihat kesal padanya . Dia menghela nafasnya , padahal baru saja wanita di depannya ini menangis sedih . Tapi kini dengan sangat cepat sudah berubah menjadi marah padanya .
" Dewa bukan anak kecil lagi sayang "
" Dia adikku !! Dia yang selalu menjagaku dan ibu selama ini . Dia satu satunya orang yang tahu jika aku menyembunyikan sakit atau sedihku . Dia yang menjadi tameng ketika ada orang yang berusaha menyakitiku "
" Iya sayaaaanngg ... Dewa juga adikku jika kau lupa ! Tapi dia sudah dewasa . Mas hanya ingin dia mulai menata hidupnya . Mulai belajar bisnis agar suatu saat dia bisa jadi pengusaha hebat "
" Dia akan tinggal di mana ? "
" Adipraja punya rumah cukup besar di sana ,. fasilitas di sana lengkap . Kamu nggak usah khawatir . Pinggangnya masih pegel ? Sini deket Mas , kangen ... " Bumi kembali mengelus pinggang istrinya , kali ini tangannya menelusup di balik baju tidur istrinya hingga ia bisa merasakan kelembutan kulit istrinya .
" Mas ... "
" Cuma pinggang Yank "
" Terus Nayya gimana sama Jerry ?! "
" Ya mana Mas tahu , kan mereka yang menjalani . Kalau dugaan Mas sih mereka akan tetap melanjutkan hubungan "
" Mas udah urus sewa apartemen sebelah unit punya Jerry kan !? "
" Udah Mas beli malah ... "
" Air kan cuma minta disewain Mas ... bukan di beli gimana sih ! Sayang duitnya ! Apartemen kita aja nggak ada yang nempatin gitu malah beli lagi "
" Nggak apa apa kan itung itung investasi "
" Temen Mas itu pasti maksa Nayya buat terima dia lagi . Dari mukanya keliatan banget , tukang maksa ... kaya kamu Mas "
" Lho aku jangan di bawa bawa . Masa iya kamu samain aku sama dia sih Yank ! Gantengan aku kemana mana "
" Yang di samain bukan mukanya ... tapi sifat maksanya , sama sama nyebelin " gerutu Air yang malah membuat suaminya tertawa .
Bumi sudah mulai terbiasa dengan mood tak terduga ibu hamil di depannya .
" Kami laki laki punya insting yang kuat jika sudah bertemu dengan wanita yang akan menjadi pendamping kami . Sekuat tenaga akan kami perjuangkan walau titik darah penghabisan "
" Lebay ... insting apanya !! Aku dulu juga di usir dari rumah sama Mas !! "
" Sayaangg ... " Bumi merengkuh tubuh yang sudah mulai terlihat padat berisi itu .
" Mas sudah jatuh cinta saat melihatmu pertama kali , saat kau keluar dengan mengenakan kebaya putih . Aku seperti melihat bidadari yang turun ke bumi "
" Gombal !! "
" Beneran Yank nggak bohong ! Tapi kesalahpahaman terjadi karena otakku yang bodoh ! Sampai sekarang pun aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri . Dosa ini akan aku tanggung seumur hidupku . Tak akan pernah hilang walau seberapa besar aku ingin menebusnya "
" Mas ... jangan begini , aku sudah melupakannya "
" Akan menjadi pengingat Mas , agar aku lebih menghargai apa yang sudah di berikan Allah kepadaku . Agar aku bisa menjaga kalian dengan lebih baik "
" Mas ... "
" Kangeeenn ... "
Bumi tersenyum lebar , hal ini yang dia suka dari istrinya . Mood yang gampang sekali berubah ini kadang menguntungkan untuknya .
Dia membiarkan sang istri yang memegang kendali penuh atas tubuhnya . Sungguh tubuh padat sang istri malah terlihat beribu kali lipat lebih seksi ketika bergerak liar di atasnya .
" Sayaaaanngg ... "
*
Pagi itu seperti biasanya Jerry sedang menikmati pemandangan yang menurutnya sangat indah di dapur . Dia sedang melihat Nayya yang sedang sibuk membuat sarapan untuk mereka , sementara dia dan Cherry duduk di meja makan sambil bermain boneka .
" Sayang kamu kapan pindahnya "
" Ngusir nih ceritanya !?? "
" Enggaakk sayaaaannnggg ... aku lebih seneng kalau kalian disini , sepi kalau nggak ada kalian "
" Bohong .. "
Jerry mengecup kening Cherry dan diam diam mendekat ke arah gadisnya . Dipeluknya gadis yang masih sibuk dengan penggorengan itu dari arah belakang . Dua tangan kekarnya melingkari perut rampingnya .
" Bilang apa tadi !? " bisiknya tepat di telinga Nayya yang langsung membuat gadis itu berjingkat kaget sekaligus geli .
" Kak Jerry !!! Awas ihhhh "
" Kakak nggak akan bohong sama kamu . Sayang , cium dikit boleh ya ... ya "
" Enggak mau . Kakak nggak lihat di situ masih ada Cherry , malu !! "
" Berarti kalau nggak ada Cherry boleh ya "
" Tetep enggak !!! Kakak duduk sana ... nggak kelar kelar nanti masaknya kalau kakak gangguin terus ! "
" Ok kakak pergi , tapi cium dulu ... dikit " bujuk Jerry pantang menyerah .
" Tabok nih ya kalau masih saja bandel "
" Ckk .. pelit ! Cium Cherry saja deh , dia sih wangi udah mandi "
" Kak Jerry ngatain aku bau ?? "
" Enggaaakkkk .... seudzon melulu sih "
Jerry berjalan ke arah ponsel Nayya yang tergeletak di meja makan , ada nomor tak dikenal yang sedang menghubunginya .
" Sayang ada telpon nih "
" Angkat aja Kak !! Aku lagi tanggung nih "
Nayya merasa tak ada yang harus ia sembunyikan dari calon suaminya . Dia juga merasa Jerry berhak mengenal orang orang yang ada di kontak ponselnya , sebagian besar dari mereka adalah teman teman baiknya .
Jerry sengaja diam.ketika mengangkat panggilan dari orang tak dikenal itu , ia ingin mendengar suaranya terlebih dahulu .
" Halo sayang , kok diem sih ! Aku kangen sama kamu . Kita ketemuan di tempat biasa ya !! Kamu udah bisa gaet pria kaya raya itu kan ? Kita jalankan rencana selanjutnya , kau akan mulai memoroti hartanya .... sayang kok masih diem sih .... "
TUUTTTTT ....
Jerry menutup panggilan itu , dan ia menatap nanar gadis di ujung sana ....
~ Sedikit slow up date soalnya emak lagi nggodok novel baru . Semoga bisa rilis Minggu depan ! Sambil nunggu yang ini up date bisa baca novel pertama emak dulu BELONG TO ME 🤫😄😄 Dukung terus yaaaaa 😘😘😘 ~
"