Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
32


Bumi sedang ada diruang tengah apartemennya . Disini biasanya Air bersama Janu bermain , mungkin karena kamar yang mereka tempati panas .


Dia sudah mengerahkan orang orangnya untuk mencari anak dan istrinya , tapi belum juga menemukan titik terang . Padahal.Bumi yakin Air dan Janu masih ada di daerah yang tidak begitu jauh dari tempatnya sekarang .


Bumi bangkit dan berlari ketika mendengar suara bel pintu apartemen dibunyikan . Dia berharap Air dan Janu pulang tinggal bersamanya lagi , Bumi ingin memperbaiki sekaligus menebus kesalahannya .


Tak melihat mereka seharian ini sungguh sangat menyiksanya . Bumi merindukan mereka .


Mukanya berubah masam ketika melihat siapa yang datang , Adam datang dengan membawa beberapa kaleng minuman soda . Laki laki itu tampak menyunggingkan senyumnya ketika Bumi menyambutnya dengan muka kusut .


" Cihh ... Lemahh !! Kemarin kemarin ngotot pengen pisah , sekarang sekarang ngoyot nyariin . Ngga punya pendirian !! "


Bumi langsung melempar kotak tisu tuang ada di meja ke arah Adam yang sedang menikmati minuman kalengnya .


" Bangs*t ... ngapain juga sih pake acara kesini segala ?! Bukannya bantuin malah bikin keruh aja . Pulang sana !! "


" Aku cuma mencoba menjadi teman yang baik , aku cuma jaga jaga siapa tahu kamu putus asa terus bunuh diri "


DUGGHHH ..


Bumi menendang kaki Adam yang memang duduk disebelahnya .


" Perlu aku seret keluar ?!! Pulang sana !! "


" Ok ... aku keluar ya , tapi aku pastiin kamu bakal nyesel seumur umur "


" Apa maksudnya ? "


" Tadi aku lihat Deniel menggendong bayi laki laki di supermarket . Dia nggak sendiri , ada pria muda juga bersama dia "


" Deniel bersama Janu maksudmu !? Kenapa tadi kau tak menelponku ? Kenapa kau tak mengikuti mereka ? ".


" Dan kau akan memaksa istrimu pulang !? Biarkan dulu dia menata hatinya . Jika dia masih menjadi jodohmu pasti ia akan kembali padamu . Tapi jika tidak kau tak boleh memaksanya "


Bumi mendengus kesal mendengar kata kata Adam , tapi jika dipikir pikir apa yang dikatakannya memang benar . Air membutuhkan waktu untuk berpikir , kejadian kemarin mungkin menimbulkan trauma untuk istrinya .


Tapi ia hanya akan memberikan waktu tapi tidak untuk melepaskannya . Air akan selamanya menjadi istrinya . Air yang akan melahirkan penerus penerus Adipraja . Hanya dia ...


" Sainganmu berat bro , ada satu lagi laki laki yang berharap Air kembali menjadi janda . Dennis Alvaro , pemilik jaringan supermarket terbesar di lndonesia . Begitupun orang tuanya , mereka pemilik jaringan bisnis terbesar di Asia "


" Tapi mereka kalah satu langkah dariku . Aku suami sah Aira Prameswari . ltu artinya aku satu satunya pemilik Air "


" Satu satunya kepala elo peyang !!! Sok sokan jadi pemilik , naruh bini aja di kamar pembantu "


Bumi hanya melirik sinis temannya itu , Adam selalu to the point' jika berbicara . Jika salah maka dia akan bilang salah dan jikapun benar dia tak akan pernah menyalahkannya .


*


Tampak Beryl dan dua temannya sedang nongkrong disebuah kafe yang ada di pusat kota .


" Mana dia ? Kita udah bayar mahal buat Mabar . Awas kalau elo kasih barang murahan sama kita "


" Tenang aja , elo bisa liat sendiri nanti . She is the one and only . Dia supermodel terkenal , elo tau artinya kan ? "


Sepertinya Beryl sedang melakukan sebuah transaksi . Dua temannya hanya senyum senyum penuh arti . Tak lama datang seorang wanita cantik dengan pakaian yang sangat seksi , Narra !


" Hai sayang "


" Hai maaf telat tadi aku ada pemotretan "


" lt's ok , kenalkan ini teman temanku . Mereka yang dari tadi menemani aku "


Narra menjabat satu persatu teman Beryl , malam ini dia memang ada kencan dengan Beryl . Dan dapat ditebak jika kencan mereka akan selalu berakhir di ranjang .


Berkali kali ia menelpon Deniel tapi sepertinya gigolo kesayangannya itu sudah benar benar meninggalkan profesinya .


Akhirnya ia memanggil Beryl jika ia butuh penghangat ranjang , lagipula laki laki itu lumayan tampan . Dan yang terpenting adalah Beryl juga seorang pemain ulung yang bisa mengantarkannya ke nirwana .


Seorang waitress mengantarkan minuman untuk mereka dan tanpa Narra sadari Berryl sudah memasukkan sesuatu kedalam gelasnya . Dua temannya hanya menampilkan senyum smirk mereka .


" Sayang kita pulang saja yuk ... kepalaku sedikit pusing ! Mungkin kecapean soalnya tadi pemotretannya makan waktu lumayan lama "


" Ya sudah , kau ingin beristirahat di apartemenku atau milikmu ? "


" Terserah ... badanku sangat panas . Aku ingin segera mandi "


" As you wish sayang "


Berryl memapah tubuh Narra yang sudah sedikit limbung . Sedang dua temannya hanya mengikuti dari belakang . Setelah sampai di apartemen Berryl dibantu dua temannya segera membopong tubuh sintal milik Narra menuju kamar utama .


Mereka tersenyum lebar ketika Narra sudah melucuti sendiri pakaiannya . Berryl duduk di sofa yang ada disamping ranjang . Dia menggeser sofa hingga dia duduk dengan posisi tepat menghadap ranjang . Ditangannya ada sebuah alat perekam yang sudah mulai aktiv menyala .


Dua temannya pun sudah mempreteli pakaian mereka sendiri hingga sama polosnya dengan Narra .


" Berryl sayang ... aku tidak tahan lagi . Come in ... enter me please "


Tanpa adanya pemanasan salah satu laki laki itu memasuki area bawahnya dengan kasar hingga Narra menjerit . Dua laki laki itu bagai kesetanan melihat tubuh mulus milik Narra .


Sebagai seorang supermodel Narra memang sangat menjaga tubuhnya . Setiap lekuk tubuhnya sempurna , dan itu yang membuat dua laki laki itu tak bosan bosannya menggempur Narra bergantian .


Berryl tersenyum melihat pemandangan di depannya . Dia berencana akan memanfaatkan Narra sebagai sapi perahnya . Video itu akan dia jadikan alat untuk mengancam wanita cantik itu . Karena sebenarnya dia adalah seorang germo yang menjual para wanita cantik untuk kaum elite .