Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
13


Denis Alvaro , seorang pengusaha muda yang sukses di dunia bisnis . Mempunyai ribuan jaringan supermarket yang tersebar di seluruh lndonesia . Di kenal sebagai pengusaha muda yang tampan dan ramah , kekayaan tak membuatnya menjadi pribadi yang sombong .


" Aku sepertinya sudah gila ! Air ... kenapa sulit sekali mengusir wajah cantiknya dari otakku " Varo bergumam sendiri , satu jari tangannya mengetuk dahinya seperti ingin mengeluarkan sesuatu di dalamnya .


" Varo kau memang gila !! Come on .. dia sudah bersuami . Ehh ... tapi bagaimana kalau dia seorang janda !? Janda beranak satu ? Aku sama sekali tidak keberatan dengan itu . Ya Tuhan ... otakku !! "


Varo tak habis pikir kenapa pikirannya bisa segila ini . Padahal baru tadi siang mereka bertemu , tapi wanita cantik nan sederhana itu bisa mengacaukan hatinya dengan sehebat ini .


Seharian ini dia menunggu chat dari wanita yang sudah mengobrak abrik hatinya itu . Dia berharap wanita itu mengiriminya satu pesan saja , satu pesan agar mereka bisa bertemu kembali . Sungguh Varo ingin melihat wajah itu lagi .


" Jika aku memvideokan tingkahmu saat ini mungkin medsosku akan viral ! Kutulis caption dibawahnya ...' Dennis Alvaro pengusaha kaya raya perlahan mulai gila ' , pasti akan banyak yang melihat "


Ucap seorang pemuda tampan yang entah darimana tapi tiba tiba ada di belakangnya . Varo berdecak sebal melihatnya .


" Tulis saja , aku memang sedang gila " jawab Varo datar .


" Woohooo .. kabar baik buat Aunty , akhirnya kau mau juga menikah . Padahal aku sempat menjaga jarak darimu , kukira kau suka terong terongan ketimbang umbi umbian "


" Mulutmu selalu bau bangk*i !! Awas jika kau berani ngomong yang tidak tidak sama Mommy . Aku juga akan bilang sama Tante Hesti kau suka main sama tante tante girang !! Penyakit hyper elo belum sembuh !! " tukas Varo tak mau kalah .


" Ayolah .. aku bisa bisa harus ke psikiater sialan itu lagi ! Bukannya nyembuhin malah bikin aku tambah parah " gerutu Deniel .


Ya Deniel adalah sepupu Alvaro , sejak remaja dia mengidap hyper s*x . Kedua orang tuanya sudah berusaha menyembuhkannya dengan teknologi kedokteran serta psikiater . Tapi belum juga membuahkan hasil , walau sudah tidak separah dulu lagi .


" ltu sih elonya aja yang gila !! Elo yang nggak mau sembuh !! Bisa serangan jantung kalau Om sama Tante tau elo jadi jadi pria panggilan . Kurang apa sih elo ?! "


Deniel dari keluarga berada , kedua orangtuanya adalah pengusaha . Jika hanya soal uang Varo yakin bahwa Deniel tak pernah kekurangan .


" Gue suka liat muka mereka kalau lagi butuh gue , gue cuma merasa senang kalau gue dibutuhkan . Dan kalau mereka mau bayar gue ... itu cuma nilai plus nya aja ! Ngga salah kan ? Udah enak , dibayar lagi .. " kata Deniel dengan menaik turunkan alisnya .


" Yang lebih gila lagi ada pelanggan gue yang cantiknya udah kaya Megan Fox , elo tau kan artis seksi itu !? Bodinya aja udah bikin badan gue geter geter , dia berani bayar gue mahal sekali main . Yang lebih gila lagi suaminya nganggurin dia , suaminya sama sekali tak mau menyentuhnya hanya alasan karena dia tidak mencintainya . Hari gini masih makan cinta ... nggak waras suaminya " Deniel menceritakan kisah Narra


" Otak elo yang kongslet ... " cibir Varo pada sepupu gilanya .


Varo terlonjak kaget mendengar bunyi notif pesan di ponselnya . Dia segera membuka ponselnya untuk mengetahui siapa si pengirim pesan . Mukanya berubah cerah ketika tahu nama yang tertera di layar ponselnya ' my dear ' , dia menamai Air dengan sebutan itu .


Pak Varo maaf tadi belum bisa ke sana soalnya anak sempat rewel , tapi insyaallah besok pagi saya antar kan pembayarannya


Deniel yang melihat sepupunya yang tersenyum senyum sendiri menjadi bergidik ngeri .


" Bukan gue yang kongslet ... tapi elo "


Seorang wanita parubaya datang dengan membawa dua cangkir teh dan sepiring pisang goreng kesukaan Varo .


" Ehh mbok Sum tau aja kalau Deniel lagi laper , makasih mbok " ujar Deniel yang melihat asisten Varo .


Mbok Sum sudah merawat Varo sedari kecil . Dulu karena kesibukan orang tuanya Varo diasuh olehnya bahkan ketika Varo sudah punya apartemen sendiri Varo memintanya untuk ikut dengannya . Tapi karena usianya yang sudah tidak muda Varo mempekerjakan satu lagi orang untuk menemani Mbok Sum .


" Mbok tau nggak ? anak kesayangan mbok lagi jatuh cinta ... sebentar lagi akan ada pesta mbok ! "


" Bener Den Varo !? Alhamdulilah mbok ikut seneng , biar besok mbok yang asuh anak Den Varo ! Mbok jadi punya cucu "


" Ngga usah didengerin setan satu itu mbok . Calon apaan orang dianya aja udah punya suami " cibir Varo kesal .


" Wooooo hebat ... nggak nyangka elo mau rebut bini orang !! Kalah telak gue , gue cuma main kuda kudaan ... elonya malah mau main rebut rebutan !! "


Mbok Sum tampak bingung dengan apa yang dikatakan oleh Deniel .


" Lhohh Den Varo mau nikah apa mau lomba sih kok ada kuda kudaan terus ada kalah menang segala ? "


" Kan udah Varo bilangin jangan dengerin itu setan mbok . Awas elo ya kalau ngomong lagi gue sumpel mulut elo sama pisang goreng !! "


Bukannya takut Deniel malah tambah tertawa dengan kerasnya . Baginya lucu jika seorang Varo mencintai wanita yang sudah bersuami . Seperti sebuah pembalasan untuk Varo yang sering mengejeknya karena bermain dengan wanita wanita yang sudah bersuami .