
" Sayang sini !! Mejanya kotor banget "
Jerry tersenyum senang melihat gadisnya datang dengan mulut mengerucut . Sudah dua hari ini dia tidak pergi ke kantor karena masih sangat rindu pada gadisnya .
Walau begitu ia tetap menghandle semua dari rumah dengan bantuan Grace . Surat ataupun berkas yang ia tanda tangani biasanya di antar ke rumah .
" Hissshhh .... kapan mau bisa pulang kalau pekerjaan di sini nggak beres beres ! Kak Jerry buang sampahnya yang bener dong ... masa meja isinya bungkus snack semua . Kerja sana !! Cari duit yang banyak biar besok nggak telat kasih gaji "
Nayya memang tidak diharuskan bekerja sehari penuh , jika pekerjaannya selesai maka ia bisa pulang ke unit yang tepat di sebelah rumah Jerry .
Tapi Jerry adalah Jerry dia punya seribu cara agar gadisnya tetap berada di rumahnya seharian .
" Lhohh kemarin kan udah Kakak depe tuh ... "
" Nggak mau , yang itu mana bisa buat jajan ! "
Sampai sekarang Nayya tidak habis pikir dengan Jerry yang benar benar memberinya satu koper kecil emas batangan . Kemarin dia menolak mentah mentah pemberian itu , bukan karena sombong tapi karena ia belum pantas mendapatkannya .
Nayya yakin nilai sekoper emas itu bernilai sangat fantastis , tidak sepadan dengan pekerjaannya di sini yang hanya sebagai asisten rumah tangga .
" Terus pulang mau ngapain !? "
" Ehmmm ... itu ... Nay lagi pengen makan ayam goreng yang bergambar kakek kakek berkacamata itu "
" Ya sudah ... ayo !! "
" Kemana ?? "
" Katanya pengen makan ayam goreng , kebetulan kamu juga belum masak buat makan siang kan ? "
" Beneran Kak ?? Tapi traktir ya ... Nayya kan belum gajian "
" Siap Nyonya ... "
" Nona !! Bukan Nyonya !! "
" Sebentar lagi kan jadi Nyonya Jerry ... " lirih Jerry sambil tersenyum .
Gadis itu tampak begitu senang hanya dengan makan ayam goreng kesukaannya . Tapi makan di mall yang ramai seperti ini juga dilema bagi dirinya , tak dipungkiri gadisnya akan selalu menarik perhatian para pria .
Tak jarang para pria itu terang terangan menunjukkan rasa kagum mereka . Sepertinya tak ada yang bisa menolak pesona gadis muda disampingnya .
" Lagi ayamnya ?? " tanya Jerry yang melihat gadisnya sudah selesai makan .
" Udah .... "
" Mau minta apalagi sekarang ?? "
" Semua buat kamu sayang ... "
" Ok .. siapin duit yang banyak , Nayya mau borong sebentar lagi "
" Ok siapa takut !! "
Akhirnya siang itu mereka berjalan jalan , tanpa sadar gadis itu terus saja bergelayut di lengan Jerry sambil melihat lihat toko toko yang mereka lewati .
" Sayang aku ke sana sebentar , ada telpon dari kantor . Disini bising banget " kata Jerry menunjuk arah toilet pria .
" lya ... "
" Tunggu disini sebentar ya !! "
" Iyaaaa ... "
Jenuh menunggu Nayya iseng masuk ke sebuah gerai baju yang tepat ada di sampingnya . Dia berpikir Jerry pasti akan lama menerima telpon dari kantornya . Nayya pikir jika dia masuk ke toko Jerry juga bisa melihatnya karena gerai itu berdinding kaca transparan .
Nayya berkeliling sambil melihat lihat , tanpa sadar dia sudah diperhatikan oleh seorang pelayan toko . Bahkan pelayan toko itu terlihat sudah mengikutinya dari belakang .
" Wahh ... ini bagus ! " Nayya menyentuh sebuah dress berwarns putih model sabrina yang terlihat sangat cantik .
Tapi dia tinggalkan setelah tahu berapa banderol baju itu yang memang bernilai cukup mahal . Berkali kali seperti itu hingga pelayan kemudian mendekatinya ketika ia menyentuh sebuah dress panjang berwarna kuning cerah . Baju itu kontras dengan kulitnya yang seputih porselen .
' ltu dua puluh juta ... mau dibungkus !? " tanya pelayan itu dengan tatapan meremehkan . Pelayan itu yakin Nayya tidak akan mampu membayarnya .
Gadis muda seperti dia biasanya hanya sok kaya dengan pura pura sibuk memilih . Tapi akan pergi dengan tangan kosong setelahnya . Mereka berada di toko itu hanya untuk keperluan medsos' mereka . Hanya berfoto foto untuk menunjukkan status sosial mereka .
" Ehmm ... tapi ... " Nayya sangat gugup , saat ini bahkan dia lupa membawa dompetnya karena tadi niatnya hanya pergi makan siang dengan Jerry .
Jika membawa dompet pun isinya tidak sebanyak itu .
" Bungkus semua yang tadi sudah dia sentuh !!! "
Suara bariton itu mengagetkan keduanya , ternyata Jerry sudah ada di belakang gadisnya . Dari tadi ia memperhatikan Nayya yang memilih baju di dalam toko ini .
Dia sengaja memperhatikan dari jauh agar gadis itu bisa leluasa memilih . Sebenarnya ia ingin diam diam membeli semua baju yang sudah disentuh oleh gadisnya . Tapi tatapan meremehkan dari pelayan itu membuatnya murka .
Jerry tidak terima jika ada orang yang merendahkan gadisnya . Nayya adalah segalanya untuknya dan dia pasti akan melakukan semua untuk kebahagiaannya .
" Lhohh .. ehh ... Kak Jerry "
~ Hari ini emak telat up coz ada kepentingan , tapi tetep di usahain 3x up ... Mas Jer ceritanya lagi kebanyakan duit apa yaaaa !! Apa apa di beliin buat Nayya ... terus emak di beliin apa nih ~