Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
159


Nayya terlihat salah tingkah ketika melihat Jerry yang tak henti menatapnya . Sebuah tatapan yang membuat seluruh bagian tubuhnya merinding .


Perlahan ia melangkah mundur kemudian membalikkan badannya , dia berniat pergi dari hadapan Jerry . Nayya berpikir laki laki itu sedang tak ingin di ganggu hingga menatapnya tajam seperti itu .


" Tetap di tempatmu .... "


Nayya menghentikan langkahnya , dan ia merasakan laki laki itu mulai mendekat padanya . Jerry berdiri tepat di belakangnya !


" Kak ... Cherry sedang di atas sendirian "


" Aku bilang tetap di tempatmu sekarang ... "


Pria itu sedang menikmati sosok yang berdiri membelakanginya . Tinggi gadis itu dengan postur badan yang mungil dan disertai rambut lurus panjang sama persis seperti wanita yang selama ini sangat ia rindukan .


Dia sama sekali tidak menyentuhnya , hanya memandangi dengan penuh kerinduan .


" Mama ... " lirihnya dalam hati


" Kak , aku boleh pergi sekarang !? Kasihan Cherry sendirian di atas "


" Pergilah "


" Kak ... " Nayya menoleh ke belakang dan mendapati raut wajah sendu pria itu .


Sungguh Jerry sangat merindukan mamanya , betapa pun ia ingin terlihat kuat tetap saja ada sudut hatinya yang menyimpan kerinduan mendalam pada sosok perempuan yang telah melahirkannya .


Beberapa bulan setelah mamanya meninggal papanya dengan mudah menikah kembali dengan seorang wanita yang jauh lebih muda darinya . Dan ketika mereka mempunyai anak , papanya mulai tidak memperdulikan dia lagi .


" Apa Kak Jerry sedih karena memikirkan gajiku ?! Aku senang merawat Cherry , aku tidak keberatan jika kau mengurangi setengahnya "


Jerry kembali menoleh ke suara itu , ia tersenyum mendengar kata kata gadis itu . Nayya berpikir bahwa dia sedih karena tidak bisa membayar gajinya .


" Aku tidak semiskin itu nona , aku bahkan bisa menggajimu seumur hidupmu jika kau mau !! "


Nayya menyajikan kopi yang ia bawa di hadapan Jerry yang saat ini duduk di ruang tamu .


" Tapi kata Kak Jerry aku mengasuhnya hanya sampai Mama Cherry pulang kan ?? Oooo .. maksud Kakak mungkin aku harus meneruskan kerja pada mamanya Cherry ya .... ehmmm boleh sih , Nayya nggak keberatan "


" Kau hanya akan bekerja untukku ... hanya padaku , ingat itu !!! "


" Tapi Kak Jerry belum punya anak !! Terus siapa yang akan aku asuh jika Kakak terus memperkerjakan aku !? "


" Aku akan segera mempunyai anak jika kau bersedia terus bekerja disini "


" Hanya kau yang boleh mengasuh semua anak anakku kelak "


Tanpa gadis itu sadar , pria casanova itu sedang tertawa dan memandangnya gemas . Rambut setengah basah yang di ikat asal itu menjadikan gadis itu terlihat sangat seksi .


Sedang gadis itu sedang berpikir , dengan bekerja disini kehidupan adik dan keluarganya di kampung akan terjamin . Dia bisa mengirimkan gajinya untuk semua kebutuhan mereka . Dia bersyukur di tengah hingar bingar kita ini masih ada seseorang yang mau membantunya .


Nayya bergegas menuju pintu setelah mendengar bel pintu yang berbunyi beberapa kali .


" Nay !! Biar kakak yang membukanya , kau pergilah ke atas menemani Cherry "


Sejak Nayya tinggal disini memang Jerry sudah mengganti password pintunya , dan selain dirinya hanya Bumi yang tahu nomor kombinasinya . Ia sengaja menggantinya untuk mencegah kejadian seperti saat Veni datang kerumah ini .


Lagipula Bumi tak pernah bercanda dengan ancamannya . Pria itu benar benar akan membuatnya miskin jika tahu dia bermain dengan wanita di rumah ini saat Cherry masih tinggal bersamanya .


Jerry menatap malas pada tamu yang datang , benar saja ! Salah satu wanitanya datang kembali ke rumahnya .


" Hai sayang !! Boleh aku masuk ?? " tanya wanita itu ketika Jerry masih berdiri menatapnya .


" Tidak !! Bukankah kemarin aku sudah memberi peringatan pada kalian , mulai sekarang jangan pernah lagi menginjakkan kaki kalian di sini "


" Apa itu karena mereka !?? " wanita di depannya menunjuk ke arah tepat di belakangnya .


" Papa ... Celli mau es klim " terlihat Cherry berlari mendekat ke arah Jerry .


" ltu bukan urusanmu !!! Sekarang pergilah "


Tapi wanita berpakaian seksi itu tetap bertahan di depan pintu , dia tersenyum miring melihat Nayya yang juga mendekat ke arah mereka .


" Kenapa seleramu berubah menjadi sangat rendah ?? Gadis kampung itu pasti menggunakan anaknya untuk menjeratmu . Kenapa kau mudah diperdaya olehnya !? Bisa saja gadis kecil itu bukan anakmu "


" Kau tahu benar apa yang bisa aku lakukan jika kau tak segera pergi dari hadapanku sekarang "


Wanita itu akhirnya mundur dan pergi karena ketakutan , Jerry memang di kenal sebagai casanova tapi Jerry juga dikenal bisa berubah sebagai pria kejam jika ada seseorang yang dirasa mengganggunya .


" Maaf , tadi Nay sudah bilang jika di bawah sedang ada tamu . Tapi Cherry ngotot pengen turun dan melihat tamunya "


" Tidak apa apa " Jerry berkata sambil menggendong gadis kecil yang dari tadi merengek meminta es krim .


" Kita pergi makan es krim bersama sama "


" Yeayyy ... !! " sorak dua gadis beda generasi di depannya . Sepertinya hari harinya akan lebih berwarna dan sangat menyenangkan ke depannya . Dua gadis itu membuat salah satu sudut hatinya menghangat dan bahagia .