Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
BonChapt 24


" Puas nyonya ?? " tanya Adam sambil mencium punggung tangan istrinya .


Mereka sudah duduk di private room yang sudah Adam pesan sebelumnya . Sebenarnya Adam sudah tahu maksud kenapa sang istri ingin ke restoran mewah itu .


Orang orang yang dia tugaskan untuk menjaga para wanita Adipraja tadi siang melaporkan bahwa ada seorang wanita yang mengganggu ketenangan nyonya nyonya mereka . Dan Adam mengetahui identitas pengganggu itu setelah melihat foto foto yang dikirimkan padanya .


Dia juga sempat mendengar tantangan Aira pada Diana untuk datang ke restoran itu melalui alat yang sengaja ia pasang di salah satu anting istrinya .


Jujur saja dia senang bisa melihat sisi posesif Diva , setidaknya dia tahu bahwa wanita yang sudah menjadi istrinya itu mulai mencintainya .


" Maksud Mas ??! "


" Dia sudah tahu bahwa aku adalah milikmu , dan apapun yang terjadi aku akan tetap menjadi milikmu "


" Kali ini akan kuseret dia jika berani menggodamu lagi Mas "


Adam hanya terkekeh ketika mendengar ancaman dari istrinya . ltu yang menyebabkan dia diam dari awal bertemu dengan wanita ular tadi . Adam hanya ingin melihat apa yang akan dilakukan istrinya ketika melihat dirinya di inginkan oleh wanita lain .


Dia dan sang istri tidak perlu mengotori tangan mereka untuk menyelesaikan Diana karena Adam sengaja menghadirkan sosok Gilang di area parkir tadi .


Salah satu orangnya mengirimi Gilang pesan untuk bertemu dengannya di restoran yang sama tempat Adam dan istrinya akan makan malam ini . Dan dia beruntung karena pria itu ternyata datang tepat di saat Diana melancarkan aksinya .


Dan sementara itu di area parkir terlihat Diana terkejut dengan kehadiran sang suami yang ternyata juga ada di area parkir restoran itu . Gilang sedang berdiri disamping mobilnya sambil menatapnya nanar .


" Mas Gilang .... "


Dengan langkah gontai tampak Gilang mendekat padanya , dan entah kenapa tubuhnya malah seperti terkunci ketika pria itu sudah ada di depannya . Diana terasa tak bisa menggerakkan badannya sama sekali .


Gilang menyeret Diana agar masuk ke dalam mobilnya karena tak mau meluapkan emosinya di tempat umum seperti ini . Dan dia mulai berteriak.ketika sudah ada di dalam rumah mereka .


" Kurang apa aku padamu jal*ng !! Kuberikan semua padamu bahkan aku menceraikan ibu dari anakku agar kau bisa menjadi istri sahku . Aku mempercayaimu bahkan lebih dari nyawaku karena aku yakin bahwa kau mencintaiku "


Gilang meraih dagu Diana yang sudah tertunduk dan merematnya kasar hingga wanita itu meringis kesakitan .


" Apa yang kau katakan tadi hahh ??! Sakit ?!! Gema adalah putraku kandungku dan dengan mudahnya aku membuang putraku sendiri hanya karena aku percaya pada kata katamu !! Bukankah kau yang memberiku gambar Diva bersama pria lain ? Kau buat aku percaya bahwa dia sudah berselingkuh dariku ?! "


" Kau yang bodoh kenapa mempercayaiku !! Tidak ada wanita yang mau menjadi istri kedua Mas !! Aku dipandang sebelah mata oleh masyarakat dan orang tuamu !! Mereka semua melihat ke arahku seperti sedang melihat ongggokan sampah ! Mereka jijik padaku ! "


" Kau memang menjijikkan !! "


Gilang mendorong tubuh Diana hingga wanita itu terhuyung ke belakang beberapa langkah .


" Kau mengakui mencintai pria lain saat kau masih menjadi istriku , kau memang wanita busuk !! Aku berikan semua padamu ... dan ketika aku mulai terpuruk kau ingin meninggalkan aku ?? Tidak semudah itu , karena kau harus mengembalikan setiap sen uang yang aku keluarkan untukmu "


Tiba tiba ada lima orang pria yang Diana kenal sebagai teman suaminya mendekat padanya . Dia bisa mencium bau alkohol yang sangat menyengat . Gilang memang malah sering minum bersama teman temannya setelah usahanya menurun .


" Hei ... jangan mendekat !! "


" Kami hanya menuruti keinginan suamimu yang berdiri disana ... dia ingin kami menghangatkan tubuh istrinya . Dan kami sudah membayar mahal untuk itu " salah satu orang itu mulai menarik tangannya .


" Lang ... kau benar !! Tubuhnya sempurna , dia wangi " salah satu dari kelima orang itu malah sudah mencium tubuh Diana seakan sedang menikmati aromanya .


Semua laki laki itu tertawa termasuk Gilang , mereka senang melihat ekspresi Diana yang sedang ketakutan . Sejahat apapun wanita itu hanya Gilang yang pernah menyentuh tubuhnya .


" Kalian semua gila !! Keluar dari rumahku !! "


" Ya kita memang akan segera keluar dari rumah ini sayang , kami sudah membayarmu mahal untuk seminggu ke depan " ucap salah satu orang itu dengan tersenyum smirk .


" Bawa dia sekarang !! Aku sudah muak melihatnya ... dan kembalikan dia tepat waktu karena sudah ada orang yang memakainya minggu depan "


Diana berontak ketika orang orang itu menyeretnya keluar dari rumahnya .


" Mas !! Kita bisa bicara baik baik !! Jangan begini .. aku bisa membantumu kembali pada Diva !! Kau akan mendapatkan mereka kembali !! Lepaskan aku bajing*n !! " teriak Diana karena orang orang itu terus saja menariknya keluar .


Gilang hanya berdiri mematung dengan menahan air yang sudah menggenang di sudut matanya . Perjuangannya untuk mendapatksn kembali anak dan istrinya kali ini akan berat karena tadi ia mendengar bahwa Diva sudah menikah dengan orang yang sama sekali belum pernah ia kenal sebelumnya .