Menikahi Janda Kakakku

Menikahi Janda Kakakku
170


Setelah selesai sarapan seperti biasa Nayya akan menawarkan bekal untuk Jerry .


" Kakak mau di bawain bekal nggak , ini udah Nayya bikinin roti isi daging "


" Apa ada racun di dalamnya ?? "


" Racun ?? Ooo maksudnya cabe ya ... Nay kan tahu Kakak nggak suka pedes "


Jerry pergi ke kantor setelah mencium pipi chuby Cherry tanpa sedikit pun melihat ke arah gadis yang sedang membawa kotak bekal untuknya .


" Kak ... "


Tapi pria yang mengklaim dirinya sendiri sebagai calon suami itu tidak sedikitpun melihatnya .


Nayya sedikit merasa aneh , tapi masih mencoba berpikir positif . Mungkin Jerry sedang tergesa karena ada urusan kantor .


Sampai di dalam mobil Jerry menghubungi seseorang .


" Dam , gue mau minta tolong nih ... gue mau elo cari tau soal latar belakang baby sitter Cherry "


" Lha bukannya dia calon bini elo ? Ngapain jadi gue yang repot !! "


" Cuma elo yang bisa cepet cari info "


" Ok ... diskon dua puluh persen untuk mobil yang kemarin gue incer ya !!! " kata Adam karena tempo hari ia datang dan melihat sebuah mobil sport yang ia suka di show room milik Jerry .


" Ckk ... laki matre dasar !!! Kurang gaji yang dikasih Bumi ke elo ??! "


" Nggak mau ya udah , gue sih ogah pusing pusing apalagi buat ngurusin calon bini orang !! "


" lyaaa ... besok gue tunggu elo "


Setelah menutup panggilan telponnya Jerry melesatkan mobilnya ke kantornya . Di sana pun ia tidak konsentrasi untuk bekerja karena terganggu dengan suara laki laki yang ia dengar tadi pagi .


" Brengsek !!! "


Berkali kali ia mengumpat , ia ingin hari segera berlalu agar ia bisa langsung mendengar laporan dari Adam tentang Nayya .


Dia sengaja berada di kantor sampai malam menjelang dan setelahnya ia tidak langsung pulang ke apartemen tapi ia menghabiskan waktu dengan pergi ke klub malam .


Di tengah riuhnya suasana seorang wanita dengan pakaian seksi mendekatinya dan menawarkan minuman .


" Hai ...sendirian !? "


" Pergi !!! Aku sedang ingin sendiri ... "


" Pikiranmu sedang kacau , siapa pun bisa melihat itu . Kau bisa menceritakan apapun padaku agar pikiranmu menjadi lebih ringan "


" Perlu aku seret kau untuk menjauh dariku !?"


Wanita itu tampak menggerutu , kemudian ia melangkah menjauh . Tapi semua menjadi menarik ketika Jerry mendengar suara seorang laki laki yang bertanya pada wanita tadi ...


" Ta ... mana Nayya !? Udah hampir dua Minggu nggak kelihatan . Udah nggak butuh duit dia ?? Udah lama gue nggak genjot dia "


" Lagi dapat ikan hiu dia , kemarin gue ketemu sama dia katanya sih udah hidup enak " jawab wanita itu .


" Tunggu !! " teriak Jerry .


Wanita seksi tadi menoleh padanya dengan wajah heran .


" Kau memanggilku tampan !? "


" Kemarilah .. aku ingin bicara denganmu "


" Heii kau tadi menolakku ! Kau akan membayar double jika ingin servis dariku "


" Ok , berapa bayaranmu !? "


" Lima ratus ribu perjam , dan menjadi satu juta jika kau menginginkanku sekarang "


" Ok ... duduklah karena aku ingin berbicara denganmu "


Wanita seksi itu tersenyum menang , pria yang menolaknya tadi nyatanya sekarang malah butuh dirinya .


" Apa kau kenal dengan gadis bernama Nayya ?? " Jerry membuka ponselnya dan memperlihatkan sebuah foto pada wanita itu .


" Apa kau pelanggan tetapnya tampan !? "


" Pelanggan ? "


" Dia adalah anak emas di klub ini , dia salah satu wanita malam yang menjadi primadona di tempat ini . Wajah polosnya sering membuat orang tak percaya jika ia adalah seorang penghangat ranjang . Dia punya seorang pacar dan pacarnya bernama Revan "


Wanita itu juga mengambil ponsel dan memperlihatkan foto seorang laki laki padanya . Jerry terkejut karena ia tidak asing dengan wajah laki laki itu . Laki laki itu adalah laki laki yang sama yang mengejar Nayya saat mereka ada di stand es krim waktu itu .


" Brengsek !! Bajing*n ... beraninya kalian menipuku !!! "