
Setelah selesai sarapan seperti biasa Nayya akan menawarkan bekal untuk Jerry .
" Kakak mau di bawain bekal nggak , ini udah Nayya bikinin roti isi daging "
" Apa ada racun di dalamnya ?? "
" Racun ?? Ooo maksudnya cabe ya ... Nay kan tahu Kakak nggak suka pedes "
Jerry pergi ke kantor setelah mencium pipi chuby Cherry tanpa sedikit pun melihat ke arah gadis yang sedang membawa kotak bekal untuknya .
" Kak ... "
Tapi pria yang mengklaim dirinya sendiri sebagai calon suami itu tidak sedikitpun melihatnya .
Nayya sedikit merasa aneh , tapi masih mencoba berpikir positif . Mungkin Jerry sedang tergesa karena ada urusan kantor .
Sampai di dalam mobil Jerry menghubungi seseorang .
" Dam , gue mau minta tolong nih ... gue mau elo cari tau soal latar belakang baby sitter Cherry "
" Lha bukannya dia calon bini elo ? Ngapain jadi gue yang repot !! "
" Cuma elo yang bisa cepet cari info "
" Ok ... diskon dua puluh persen untuk mobil yang kemarin gue incer ya !!! " kata Adam karena tempo hari ia datang dan melihat sebuah mobil sport yang ia suka di show room milik Jerry .
" Ckk ... laki matre dasar !!! Kurang gaji yang dikasih Bumi ke elo ??! "
" Nggak mau ya udah , gue sih ogah pusing pusing apalagi buat ngurusin calon bini orang !! "
" lyaaa ... besok gue tunggu elo "
Setelah menutup panggilan telponnya Jerry melesatkan mobilnya ke kantornya . Di sana pun ia tidak konsentrasi untuk bekerja karena terganggu dengan suara laki laki yang ia dengar tadi pagi .
" Brengsek !!! "
Berkali kali ia mengumpat , ia ingin hari segera berlalu agar ia bisa langsung mendengar laporan dari Adam tentang Nayya .
Dia sengaja berada di kantor sampai malam menjelang dan setelahnya ia tidak langsung pulang ke apartemen tapi ia menghabiskan waktu dengan pergi ke klub malam .
Di tengah riuhnya suasana seorang wanita dengan pakaian seksi mendekatinya dan menawarkan minuman .
" Hai ...sendirian !? "
" Pergi !!! Aku sedang ingin sendiri ... "
" Pikiranmu sedang kacau , siapa pun bisa melihat itu . Kau bisa menceritakan apapun padaku agar pikiranmu menjadi lebih ringan "
" Perlu aku seret kau untuk menjauh dariku !?"
Wanita itu tampak menggerutu , kemudian ia melangkah menjauh . Tapi semua menjadi menarik ketika Jerry mendengar suara seorang laki laki yang bertanya pada wanita tadi ...
" Ta ... mana Nayya !? Udah hampir dua Minggu nggak kelihatan . Udah nggak butuh duit dia ?? Udah lama gue nggak genjot dia "
" Lagi dapat ikan hiu dia , kemarin gue ketemu sama dia katanya sih udah hidup enak " jawab wanita itu .
" Tunggu !! " teriak Jerry .
Wanita seksi tadi menoleh padanya dengan wajah heran .
" Kau memanggilku tampan !? "
" Kemarilah .. aku ingin bicara denganmu "
" Heii kau tadi menolakku ! Kau akan membayar double jika ingin servis dariku "
" Ok , berapa bayaranmu !? "
" Lima ratus ribu perjam , dan menjadi satu juta jika kau menginginkanku sekarang "
" Ok ... duduklah karena aku ingin berbicara denganmu "
Wanita seksi itu tersenyum menang , pria yang menolaknya tadi nyatanya sekarang malah butuh dirinya .
" Apa kau kenal dengan gadis bernama Nayya ?? " Jerry membuka ponselnya dan memperlihatkan sebuah foto pada wanita itu .
" Apa kau pelanggan tetapnya tampan !? "
" Pelanggan ? "
" Dia adalah anak emas di klub ini , dia salah satu wanita malam yang menjadi primadona di tempat ini . Wajah polosnya sering membuat orang tak percaya jika ia adalah seorang penghangat ranjang . Dia punya seorang pacar dan pacarnya bernama Revan "
Wanita itu juga mengambil ponsel dan memperlihatkan foto seorang laki laki padanya . Jerry terkejut karena ia tidak asing dengan wajah laki laki itu . Laki laki itu adalah laki laki yang sama yang mengejar Nayya saat mereka ada di stand es krim waktu itu .
" Brengsek !! Bajing*n ... beraninya kalian menipuku !!! "