Aku Dan Anak Jeniusku

Aku Dan Anak Jeniusku
memberikan pelajaran


Abi naik ke atas batu hitam yang tepat berada di tengah-tengah hutan dengan bismillah ia melantunkan suara Azan dengan suara yang sangat indah. tanpa Abi sadari semua temannya mendengar suara adzan yang ia kumandangkan.


saat mendengar suara Adzan Abi mereka semua bergegas mengambil wudhu ada pula yang bertayamum kerena tidak menemukan Sember mata air kemudian melaksanakan sholat.


Abi juga sedang melaksanakan sholat di atas batu itu. usai melaksanakan sholat Abi memohon kepada Allah agar ia dan semua temannya di jaga oleh Allah dari semua kejahatan baik yang dapat ia lihat maupun dari yang tidak dapat di lihat.


Abi meneruskan dengan zikir tanpa putus. sukmanya keluar dari tubuhnya untuk menyelusuri hutan berkabut hitam itu.


Abi terus menyelusuri hutan hingga ia bertemu dengan seorang gadis sedang melakukan kultivasi dan energi Api terlihat kacau.


"ternyata kabut hitam di hutan ini efek dari energi Api gadis ini." batin Abi melayang terbang mendekati wanita tersebut.


sesampainya di dekat gadis tersebut Abi mencoba menyalurkan tenaga dalam miliknya namun ia justru terpenting.


seperti aku harus kembali kedalam ragaku untuk menolong gadis ini batin Abi kemudian meleset dengan cepat kembali ketempat nya semula.


Abi membuka kedua matanya ia bangkit berdiri dengan pertolongan yang mahakuasa Abi tidake dapat rintang yang sulit untuk mencapai tujuannya.


sesampai di sebuah goa yang mengeluarkan hawa panas yang menyebabkan semua tanaman yang tumbuh di sana terbakar Abi terdiam melihat kabut asap yang terus keluar dari mulut gua.


"Aku harus menolongnya jika tidak gadis itu akan meledak tidak kuat menahan panas yang berlebihan ini." Abi bergumam dengan perlahan Abi mengangkat kedua tangan untuk berdoa meminta perlindungan darinya yang maha esa.


Abi masuk dengan secepat kilat mencari keberadaan wanita yang di temui oleh sukmanya beberapa waktu yang lalu.


Mata tertuju pada sebuah telaga air di dalam goa tersebut air di telaga itu mendidih dengan uap panas pengepul di permukaan.


Abi mengunakan jurus pembeku elemen es miliknya.


saat kekuatan itu sang bertabrakan sebuah ledekan terdengar namun gadis di atas telaga masih duduk tak bergeming.


melihat asap sudah berkurang Abi mengucap bismillah lalu mengeluarkan bola energi sebesar bola kasti kemudian mengubah bola itu menjadi bola es dan melemparkannya kedalam telaga. dalam hitungan detik saja bola itu membekukan air dalam telaga.


Setelah zikir tanpa putus di siang malam kekuatan Abi bisa di gunakan di dalam hutan tersebut. namun anehnya kekuatan itu terbatas oleh energi yang di miliki olehnya.


semakin kuat kekuatan yang ia keluarkan semakin besar pola energi yang di butuhkan oleh Abi. satu hal lain yang membuat Abi takjub adalah kekuatan energi itu hanya akan bisa berpungsi saat Abi berpasrah tanpa niat sombong kepada siapapun.


Abi berjalan di atas air telaga yang sudah membeku mendekati gadis yang masih diam tidak bergeming. dengan perlahan ia menempelkan kedua telapak tangannya ke punggung yang terhalang gaun mereka muda milik sang gadis Abi menyalurkan energi positif miliknya untuk menenangkan Api hitam yang sedang mengamuk di dalam diri sang gadis.


energi Abi diserap rakus oleh Sang gadis bercadar semakin lama Api di dalam dirinya semakin tenang dan memuat kulit putih yang semua berwarna merah kehitaman kembali menjadi kulit putih dan mulus namun matanya masih tidak di buka ia masih terus menyerap energi yang di saluran oleh Abi.


setelah semula jinak rupanya Api hitam berkumpul menjadi satu dan membuat kekuatan yang cukup besar dan menyerang balik Abi. Abi yang tidak siap terlempar kebelakang dan memuntahkan darah serah.


sang gadis tidak tinggal diam ia yakin laki-laki itulah yang membantunya saat hawa panas api hitam tadi tidak bisa ia kendalikan. dengan cepat wanita itu terbang menghampiri Abi dan membantunya berdiri tegak.


"Tuan tidak apa-apa...? tanya gadis itu dengan suara lembutnya.


"Aku akan baik-baik saja setelah istirahat sedikit.." sahut Abi pelan.


"aku akan membantu tuan duduklah." jawab gadis itu terlihat cemas melihat ada bekas darah di bibir Abi dan di lantai goa.


"tidak usah nona, melihat warna kulit kulit anda sudah kembali putih tidak seperti sebelumnya saya sudah merasa senang." sahut Abi sembari duduk dan mencoba mengobati dirinya sendiri dengan berzikir.


Gadis bercadar yang melihat Abi berzikir dengan tasbih merasa takjub tasbih Abi memancarkan cahaya putih dan lambat laut cahaya itu membentuk sebuah kubah transparan yang menyelimuti seluruh tubuh Abi tidak bisa berkata-kata.


"kekuatan macam apa ini aku tidak pernah melihat kekuatan aneh seperti Milik pemuda ini." batin Sang Gadis.


Zikir penyembuh yang di baca terdengar sengat merdu di telinga gadis bercadar ia mendekati Abi lebih dekat dari sebelumnya agar dapat mendengar lebih jelas apa mantra apa yang di baca Abi saat itu. Namun kening nya mengerut saat tidak satu katapun bisa ia pahami makna dan artinya.


Abi yang merasa lebih baik, segera membuka matanya dan berhenti berzikir.


Gadis bercadar yang rasa penasarannya di atas ubun-ubun segera bertanya tak ingin menyiapkan kesempatan.


"Tuan ilmu penyembuh apa yang ada gunakan hasilnya luar biasa dan maaf mantra terdengar aneh telinga saya bahasa tidak dapat saya pahami....?"


"itu bukan ilmu Kanuragan atau ilmu penyembuh. itu adalah caraku mendekatkan diri pada Allah sang pemilik semesta dia pula yang ringan tangan menyembuhkan aku dari rasa sakit tanpa membuat rasa nyeri." jelas Abi.


Gadis itu masih nampak bingung mencerna setiap ucapan Abi.


Abi tersenyum tipis lalu mengajak gadis itu kembali duduk di atas batu yang ada di tengah telaga.


Meski bingung gadis itu menuruti Abi. Abi telah menolongnya beberapa saat yang lalu dia berhutang Budi padanya itulah alasannya ia menuruti keinginan Abi.


"coba kamu gunakan kekuatan Api hitammu untuk membuat air di dalam telaga ini mendidih." ucap Abi.


tanpa bicara gadis itu mengikuti keinginan Abi.. gadis itu membuat sebuah pola api hitam ditangannya dan melemparnya kedalam air.


Air yang semula membeku kembali mencari dalam hitungan menit air itu mendidih menandakan efek dari bola Api hitam itu sangat bagus namun sayangnya masih memerlukan proses beberapa menit barulah bisa berfungsi sesuai keinginan.


"terlalu lama jika begini musuhmu masih bisa Kabur." komentar Abi sembari melemparkan bola es seukuran biji kelereng kedalam air dan saat itu juga air itu kembali membeku secepat kilat.