Bukan Sekedar Menikahi

Bukan Sekedar Menikahi
Mereka sudah menikah?


"Liza?" Gumam Hana dengan wajah terkejut.


"Dika... aku sangat merindukanmu." Liza semakin memeluk erat tubuh Dika tanpa menyadari keberadaan Hana di belakang Dika.


"Apa yang kau lakukan?" Ucap Dika dengan wajah dingin. Dika mendorong tubuh Liza hingga pelukan Liza terlepas.


"Maaf, aku terlalu merindukanmu hingga tanpa sadar memelukmu." Ucap Liza dengan tersenyum tanpa dosa.


"Ingat batasanmu. Dan kau harus ingat jika aku tidak ingin disentuh oleh orang lain selain istriku!" Tekan Dika.


"Istri?" Kedua mata Liza terbelalak.


Dika menggeser tubuhnya hingga kini Liza dapat melihat keberadaan Hana di belakang Dika.


"Haha?" Pekik Liza tak percaya.


Hana menampilkan wajah tanpa ekspresi. "Hai Liza. Sudah lama kita tidak bertemu." Ucap Hana dengan nada tak ramah.


"Kau... sedang apa kau di rumah ini?" Tanya Liza.


"Aku ada di sini karena aku adalah menantu di rumah ini." Ucap Hana dengan berani. Efek cemburu melihat Dika dipeluk begitu saja oleh Liza membuatnya berani menantang Liza.


"Apa?!" Liza terpekik tak percaya.


"Hana... Dika... kalian sudah datang?" Suara Mama Puspa yang terdengar di belakang tubuh Liza membuat percakapan mereka terhenti. Liza membalikkan tubuhnya lalu memasang wajah tersenyum pada Mama Puspa.


Hana melangkah maju. Meraih tangan Mama Puspa lalu menyaliminya. "Hana dan Dika baru saja datang, Mama." Ucap Hana dengan tersenyum.


Mama Puspa mengelus lembut rambut menantunya. "Ayo duduk di ruang tengah dulu, Papa dan teman Papa sedang berada di sana." Ajak Mama Puspa.


Dika mengangguk lalu menarik koper Hana.


"Liza... ayo kembali ke ruang tengah." Ajak Mama Puspa pada Liza yang masih berdiri diam di tempat.


"Baik, Tante." Balas Liza dengan tersenyum kaku. Liza pun ikut berjalan mengikuti langkah Mama Puspa.


Wanita itu, bagaimana bisa dia menikah dengan Dika? Bukankah dulu dia dan Dika sudah berpisah?! Liza dibuat bertanya dalam hati dengan perasaan geram.


*


Suasana di ruangan tamu terlihat mulai canggung saat Liza angkat bicara mempertanyakan status Hana saat ini.


"Tante... apa benar Dika sudah menikah?" Tanya Liza setelah Papa Indra berhenti berbicara.


Mama Puspa mengangguk. "Benar, Dika dan Hana baru menikah beberap minggu yang lalu."


"Apa? Tapi... kenapa Liza, Papa dan Mama tidak diudang?" Liza memasang wajah begitu penasaran.


"Maafkan Tante, Liza. Tante dan Om memang sepakat tidak mengundang banyak orang dalam acara pernikahan Dika. Karena acara hari itu hanya dilakukan akad saja tanpa resepsi. Namun nantinya Tante dan Om akan mengundang seluruh kerabat untuk menghadiri pesta resepsi pernikahan mereka." Terang Mama Puspa.


Apa? Jadi benar mereka sudah menikah? Tapi bagaimana bisa? Liza dibuat tak percaya. Rasanya ingin ia bertanya bagaimana bisa Hana dan Dika menikah sedangkan mereka sudah lama putus bahkan ia dapat memastikan Hana dan Dika tidak pernah kembali menjalin kasih selama Dika melanjutkan pendidikan di luar negeri.


"Apa kau lelah?" Tanya Dika dengan lembut pada Hana hingga membuat perhatian Hana teralihkan dari Liza.


***


Lanjut? Berikan like, komen dan votenya dulu yuk🌹