
hari ke enam turnamen...
siang itu di sebuah kamar penginapan di ibukota kekaisaran Tang
"aku membawakan makanan untuk mu yun'er,, bangunlah kita makan" ucap xiao zhou,, Kim Yun duduk bersandar pada papan kepala ranjang,,
"aku lapar,, bahkan aku bisa menghabiskan satu ekor kuda hari ini hihihi" ucap Kim Yun,,, sambil tertawa,, tawa nya begitu indah,, dan hari ini Kim Yun terlihat berkali-kali lebih cantik dari biasanya,,,
xiao Zhou hanya tersenyum dan mulai menyuapi Kim Yun,,,
"kau istirahat lah,, aku akan ke nonton turnamen hari ini,,' ucap xiao zhou
"aku ikut ucap Kim Yun,, aku tidak mau kau membawa istri baru lagi,," ucap Kim Yun dengan mata melotot,,,
"baiklah sebaiknya kita bersiap" ucap xiao zhou membersikan peralatan makan mereka,,
..... ....
seorang pendekar legenda telah menghembuskan nafasnya siang itu,,
"kalau ada lagi yang mencoba cepatlah aku bosan menunggu" ucap Wang Guan dengan sombongnya,,,
seorang pemuda berusia 25 tahun terbang kearah panggung" namaku Tang fang,,, aku akan menantang mu,,, mencabut pedang nya dan mulai membuka jurus,,, "berisaplah kau" ucap Tang fang,, menebaskan pedang nya,, sebuah pedang energi yang di lapisi es dan,, mengandung petir melesat kearah Wang Guan,,
bommmm...
Wang Guan dengan mudah menepis nya sehingga menimbulkan ledakan,,, "lumayan juga bocah,,, tapi sayang kau mati masih muda dan begitu berbakat," ucap Wang Guan,,, semua orang menyaksikan pertarungan ini tidak berkedip,,, Wang Guan menyerang secara brutal
traaangggg...
traaangggg....
brusssshhhhhh... tangan Tang fang menebarkan bubuk kearah wajah Wang Guan,, tapi Wang Guan seperti tidak terpengaruh,,, "bocah bodoh,, kau pikir bisa mengalahkan dengan cara murahan seperti ini" teriak Wang Guan... dan mulai mengeluarkan jurus nya
"pedang ilusi teriak Wang Guan.... dan menyerang kearah Tang fang,, wajah Tang fang begitu pucat tidak menyangka racun nya tidak berpengaruh pada orang itu,,, Wang Guan mengubah diri nya menjadi banyak dan menyerang dari segala arah,, Tang fang mengetahui dirinya tidak mungkin menang dan segera menyerah,,
"aku menyerah" teriak Tang fang,,,
tapi Wang Guan tidak mempedulikan nya dan serangan menembus tubuh Tang fang,, dan menewaskan pemuda itu,,,
Kim San begitu marah melihat itu dan melesat ingin menghentikan serangan Wang Guan,,, tetapi sudah terlambat...
kau benar-benar iblis,, lawan mu sudah menyerah tapi kau tetap membunuh nya,, " ucap Kim san mata nya merah karena marah,,,
Kim Yun yang melihat kakak nya di atas panggung berdiri dan ingin menenangkan nya,,
"zhou'er aku harus menenangkan kakakku,, kalau tidak orang itu akan membunuhnya,, kemampuan mereka sangat jauh" ucap Kim Yun menatap wajah xiao Zhou,,,
"tenangkan dirimu yun'er,, jika aku mengalahkan pria jahat itu aku harus menikahi putri kaisar Tang,, lagipula kakak mu tidak akan terbunuh,," ucap xiao zhou
dan memeluk tubuh Kim Yun,,, Kim Yun yang terisak merebahkan wajahnya di dada xiao Zhou,, dan mulai tenang...
semua orang yang melihatnya nya begitu tegang,, dan kesal terhadap Wang Guan yang terlalu sombong dengan kekuatan nya,, dan berharap ada yang mampu mengalahkan nya,,
" pemuda malang itu akan segera tewas" ucap para penonton di arena itu,, merasa kasihan,,,
Kim San berusaha menangkis serangan pedang ilusi,, luka sudah memenuhi sekujur tubuh nya,,,
Kim Yun yang sudah tidak tahan melihatnya,,,
"suamiku aku izinkan kau ikut turnamen itu,, tolong selamatkan kakakku,, aku juga mengizinkan kau menikahi putri kaisar Tang" ucap Kim Yun,, menatap wajah xiao Zhou memohon
baiklah,,, belum selesai ucapan xiao Zhou sebuah tekanan hawa kematian begitu pekat diarena itu,, semua penonton tidak dapat bergerak,,
.....
di atas panggung Wang Guan melakukan serangan terakhirnya,, "matilah kau pengacau" ucap Wang Guan menyerang ke arah Kim San yang tidak berdaya....
traaangggg.....
traaangggg.....
ribuan pedang runcing melindungi tubuh Kim San dari serangang pedang ilusi dari segala arah,,,,
tekanan hawa pembunuh tiba-tiba menghilangkan,,, para penonton kembali normal,, dan melihat seorang lagi sudah di atas panggung,,, tubuh Kim San,,, masih melayang dan di selimuti aliran pedang runcing yang lebih menyerupai seperti lilitan ular,,, aliran pedang itu membawa tubuh Kim San mendekati tempat duduk xiao Zhou dan membaringkan di samping xiao Zhou dan nona Kim Yun,, semua orang menatap kearah mereka,,, xiao Zhou hanya mengangguk kearah Fei yu,, dan mendekati tubuh Kim San memberikan sebuah pil,,,
"telanlah pil ini" ucap xiao zhou yang di bantu oleh Kim Yun....,, wajah Kim San mulai membaik setelah menelan pil dari xiao Zhou,,, dan luka nya tidak mengeluarkan darah lagi,, Kim Yun tersenyum lega,, mata nya sedikit berair,,, "terimakasih" ucap Kim Yun menatap xiao Zhou,,,
di atas panggung dua sosok saling menatap satu dengan yang lainnya,,, pandangan mereka begitu dingin,,,
"kau bukan lawanku bocah" dan bukan tindakan bijak mengacungkan pedang di hadapan dewa kematian" ucap Fei yu menatap mata Wang Guan dengan sangat marah,,,
"hahaha,,, dulu aku memang bukan lawan mu tapi,, saat ini ada pedang ini di tangan ku,,, kaulah yang bukan lawanku,, ucap Wang Guan menutupi kegugupannya melihat dewa kematian di hadapan nya..
"kau seperti tidak pernah belajar,, dan selalu saja bermimpi,, kau lebih pantas menjadi dewa mimpi,,, kau pasti tahu dengan baik pedang itu tidak akan banyak berguna jika kau bukan alhi pedang,, kau hanya ahli memanipulasi bayangan,, sebaiknya kau menyerah sebelum menyesal" ucap Fei yu
Wang Guan menganggukan kepalanya,, dia bukan orang yang bodoh,, "aku tidak akan bisa mengalahkan Fei yu walaupun dengan pedang ini" batin Wang Guan
"katakan apa mau mu Fei yu? aku rasa kau tidak berminat menjadi menantu kaisar Tang,, ucap Wang Guan
"heemm... kau benar aku hanya ingin membantu bocah malang tadi,,, dan tidak ingin ikut turnamen ini,, aku akan pergi jika kau tidak keberatan" ucap fei yu dan melangkah menuruni panggung itu,,
Wang Guan tidak berusaha memprovokasi Fei yu,, takut Fei yu berubah pikiran, dan hanya diam,,,
hari sudah sore,, juri mengumumkan turnamen di lanjutkan besok,, sebagai hari terakhir...
Wang Guan melangkah mendekati mayat Tang fang dan menarik cincin dari jari tangan nya,,, dan menatap mata xiao Zhou,,,
..... .... ....