Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
bisikan hati


pagi itu Lou fang terlihat begitu sibuk, di bantu oleh beberapa orang dari suku bulbul yang berkerja sebagai ahli bangunan sedang membuat kediaman untuk dirinya, yang menjabat sebagai kepala desa.


" kalian semua jangan bermalas-malasan, cepat selesaikan" teriak Lou fang


orang-orang mulai mendatangi pulau melayang itu, dan semua yang datang begitu tercengang dengan keindahan pulau itu, dan pemandangan di bawah nya begitu menakjubkan, banyak dari mereka yang juga merupakan bangsawan kaya, ingin membeli tanah di pulau itu untuk di jadikan tempat tinggal ataupun usaha.


Lou fang yang mengaku sebagai tuan dari pulau itu menolak semua uang untuk membeli tanah di pulau itu.


tapi Lou fang menawarkan kerjasama bagi hasil setengah-setengah, bagi orang-orang yang ingin membuat usaha di pulau itu.


dan juga Lou fang berbicara dengan Xiao Zhou dan pejabat penataan wilayah untuk membangun beberapa rumah yang di sewakan dalam jangka waktu yang lama.


di sisi lain istana milik Xiao Zhou.


Yun Li Wei sedang duduk berbincang dengan Li Mei yin sambil menikmati teh bunga Sinji kuning.


wajah Li Mei yin terlihat cerah dan bercahaya, walaupun tampak sedikit kelelahan.


Yun Li Wei melepaskan topeng nya, dan menarik nafas nya dalam-dalam, terlihat tatapan kosong dari mata indah nya, dan wajah nya terlihat muram.


Li Mei yin menatap wajah Yun Li Wei dengan dalam-dalam, mencoba mencari tahu apa yang terjadi.


"bibi Yun ada apa?" tanya Li Mei yin


Yun Li Wei hanya menggeleng, dan menghembuskan nafasnya kuat-kuat, seperti ingin mengeluarkan semua beban yang ada di pikirannya


" aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan saat ini adik, kau tahu kan, anakku Long Fei begitu tidak menyukai zhou'er, mereka berdua selalu bertengkar," suara Yun Li Wei terputus


"aahhhh... aku tidak tahu bagaimana reaksi nya jika tahu bahwa aku ingin menikahi pemuda yang sangat di benci nya, ini benar-benar membuat ku gila" ucap Yun Li Wei.


Li Mei yin memegang tangan Yun Li Wei,


" tenanglah bibi... aku tahu bibi begitu pintar, dan aku juga yakin bibi pasti akan menemukan cara mendamaikan kedua orang itu" ucap Li Mei yin.


" tidak adik Li, aku sangat mengenal keras kepala nya anakku Long Fei, aku tidak ingin kedua pemuda itu bertarung, hanya karena keegoisan hatiku, biarlah aku akan mengalah, kau jaga baik-baik zhou'er, aku tidak bisa mendampingi nya lagi" ucap Yun Li Wei suara lirih nya hampir tidak terdengar, air mata membasahi ujung mata nya


Li Mei yin mendekati Yun Li Wei dan memeluk tubuh nya, hatinya juga ikut sedih melihat Yun Li Wei menangis,


" bibi Yun maafkan aku, aku tidak bisa membantu bibi kali ini, tapi aku berjanji, aku akan selalu menjaga zhou'er bibi" ucap Li Mei yin


Yun Li Wei menghapus air matanya, terlihat senyum getir di bibir nya


" aku Yun Li Wei tidak pernah terpikirkan akan mengeluarkan air mata untuk seorang pria, selama hidup aku adalah wanita yang begitu dingin, aku tidak membutuhkan pria untuk mendampingi ku, tapi setelah aku bertemu zhou'er, dia begitu menggoda ku sebagai seorang wanita, awal nya aku bertahan, tetapi semakin aku bertahan perasaan ku semakin besar padanya, dan sikap lembut pemuda itu membuat semua es yang mengubur hatiku perlahan mulai hancur dan tidak berbekas, aku begitu bahagia didekat nya, hatiku begitu nyaman jika melihat mata pemuda itu, tapi sekarang aku harus pergi dari pemuda itu" Yun Li Wei memeluk erat Li Mei yin dan kembali terisak


" bibi Yun aku bisa merasakan sakit yang kau rasakan, jadi beberapa hari ini nikmatilah kebersamaan kalian, aku akan berusaha menjauhkan anakmu sebisa ku" ucap Li Mei yin


Yun Li Wei hanya mengangguk,


"terimakasih adik, aku merasa sedikit lega, aku ingin memberikan semua kebahagiaan yang bisa kuberikan kepada zhou'er" ucap Yun Li Wei


....


di gubuk tak berpenghuni di tengah hutan tak begitu jauh dari danau biru.


"rumah ini sudah di segel dengan segel dewa, jadi para dewa pemburu tidak akan curiga jika aku bersembunyi disini" ucap Yun fengyin


kedua bawahan Yun fengyin saling menatap dan mengangguk, mereka adalah iblis darah dan iblis tanpa wajah


"kalian tunggu di luar, ada yang ingin aku lakukan, jangan ada yang berani masuk sebelum aku panggil" ucap Yun fengyin lagi dan kedua iblis itu pun keluar dari gubuk itu


Yun fengyin merapal mantra dan mulai mengeluarkan energi qi nya, dan tubuh mulai berwarna merah, dan perlahan kulit nya seperti terbelah dua dari kepala sampai bawah, Yun fengyin menjerit kesakitan dan perlahan rambut dan seluruh kulit nya terlepas dari tubuh nya, sekarang terlihat tubuh tanpa di lapisi kulit, wajah dan tubuh Yun fengyin begitu terlihat mengerikan.


dan Yun fengyin mulai duduk dan mengalirkan semua energi qi nya melapisi seluruh tubuh nya dan secara pelan-pelan terlihat kulit tipis mulai membalut tubuh mengerikan tadi. butuh setengah hari bagi Yun fengyin untuk membuat nya bisa bergerak lagi dan memanggil kedua bawahan nya masuk ke dalam gubuk itu.


kedua bawahan Yun fengyin masuk dan melihat pemandangan begitu mengerikan didalam nya,


terlihat seorang Yun fengyin memakai pakaian hitam dan berkerudung, tampak wajahnya belum terbentuk dengan sempurna, dan sesekali lidah bercabang keluar dari rongga bibir Yun fengyin.


"kalian berdua bawalah kulit dan semua pakaian itu ke tempat yang jauh dari gubuk ini, dan sembunyikan di tempat yang sulit di jangkau orang" ucap Yun fengyin sambil menunjuk tumpukan kulit beserta rambutnya


tanpa menunggu lama keduanya mengambil semua benda yang di perintahkan oleh Yun fengyin, dan dengan cepat meninggalkan tempat itu seperti tidak ingin berlama-lama melihat wujud mengerikan Yun fengyin.


dan beberapa saat kemudian, di tengah danau biru


"apa kau yakin membuang benda menjijikkan itu disini?" tanya iblis darah kepada iblis tanpa wajah


" apa kau mempunyai tempat yang lebih bagus?" iblis tanpa wajah balik bertanya


iblis darah mengangkat kedua bahunya,


iblis tanpa wajah hanya mendengus kesal, dan membuang seluruh benda itu ke dalam danau biru, dan keduanya pergi meninggalkan tempat itu


.......


hujan lebat di sertai petir menyambar, membuat malam gelap menjadi terang untuk sekejap, wajah remaja itu di penuhi darah, luka memenuhi sekujur tubuh nya dan melangkah gontai.


terlihat di depan nya, gerbang kota yang sudah hampir hancur, bau darah dan daging terbakar memenuhi udara disekitar nya.


"aku dimana?? gerbang kota itu seperti tidak asing bagiku" batin remaja itu yang tidak lain adalah Xiao Zhou


terlihat beberapa wajah wanita yang dicintainya sudah tidak bernyawa lagi, tubuh nya tergeletak di tanah,


Xiao Zhou berlari mendekati dan memeluk beberapa tubuh wanita itu, dan hatinya seperti tersayat- sayat pisau, dan dadanya begitu sesak.


air matanya menetes, dan bibirnya bergetar melihat jasad wanita-wanita itu.


dan tiba-tiba pandangan nya tertuju kearah gerbang kota yang sudah hancur itu, terlihat sosok berdiri dengan pedang panjang di depan nya.


Xiao Zhou meletakkan jasad wanita yang di peluk nya tadi dengan hati-hati, dan melangkah kearah sosok berdiri tadi, tangan Xiao Zhou memegang erat gagang pedang kematian yang terselip di pinggangnya.


petir kembali menyambar, mata Xiao Zhou tidak berkedip menatap sosok itu, dan kali ini Xiao Zhou dapat melihat dengan jelas sosok itu.


dua pedang panjang di pinggangnya, dan bau darah yang begitu pekat dari tubuh sosok itu.



ilustrasi sosok yang dilihat Xiao Zhou


........


...........


**behind the novel RDK


"cuuuuuutttttt...... cuuuuuutttttt..." teriak keras author izzyl,


"wooiiii... iblis goblok udah gue kasi tau kalau ngeluarin jurus jangan kekencengan" teriak author izzyl kepada Zhen lu


Zhen lu: maaf tuan author izzyl, saya hanya terlalu bersemangat


author izzyl: semangat sih boleh tapi ga harus ngebunuh 8 stund man MC kita juga.


tiba-tiba seorang crew datang


"tuan author ada wartawan datang ingin wawancara" ucap crew tersebut


dua jam latter... author dan wartawan sedang wawancara


wartawan: author izzyl kami pemungutan berita dari infokultilan nak tanya beberapa pertanyaan bole???


author izzyl: bole,, bole,, ( wartawan dari kekaisaran jauh rupanya batin author izzyl bersemangat dan sedikit gugup)


wartawan: tuan author kenape MC nye punya istri banyak-banyak??


author izzyl: ini gue jelasin ya, juga biar semua pada tahu... banyak yang bilang MC adalah ga setia, play boy, penjahat kelamin, tukang wik wik, dan banyak lagi... jadi ini gue bikin MC yang beda dari yang sudah-sudah, banyak MC yang asmara begitu baik, lurus , dan setia pada satu wanita saja, tapi aneh nya pas ada wanita lain MC nya tebar pesona, lebay lah pokoknya, sampai wanita lain itu jatuh cinta, nah pas udah jatuh cinta... cinta mereka di tolak, ini kaya PHP gitu, perasaan wanita di pake mainan, nah itu kan lebih bangsat lagi namanya ( mata author izzyl berapi-api penuh semangat, dan bibirnya berbusa menjelaskan)


wartawan: ( "seperti nya author gilla ini" batin mereka) cuma mengangguk saja


author izzyl: hemmm... ngomong-ngomong rating karya gue begitu tinggi ya di kekaisaran kalian sampai jauh-jauh datang kemari? ( dengan sedikit tersenyum sombong)


wartawan: maaf author, tapi karya anda adalah rating terburuk sepanjang masa, sehingga kami nak datang kemari...


uhukkkkk.... author izzyl tersedak, dan hampir pingsan,,,


crew.... teriak author izzyl dan seorang crew datang mendekat


" tolong panggil Dewi racun datang, dan menjamu para wartawan ini, dengan makanan terkuat nya" ucap author izzyl


para wartawan itu tersenyum senang akan di jamu hidangan seorang Dewi


" katakan pada Dewi racun, usahakan yang tidak ada penawar nya" ucap author izzyl secara berbisik kepada crew tadi


" oh iya bagikan juga makanannya pada para komentator yang komen up up terus" teriak author izzyl ( wkwkwk.. canda,, pis geng**)


behind the novel, cuma sekedar coretan tidak penting author ya, tidak ada hub. nya dengan isi novel RDK, yang isinya joke atau kata-kata bijak menurut versi author, jadi boleh di baca boleh engga..