
Xiao Zhou begitu marah, mata nya memerah kehitaman, setelah menyadari dirinya sudah berteleportasi ke tempat lain.
tidakkkkkkkkk..........
bommmmm.....
bommmmm........
ribuan tebasan keluar dari pedang Xiao Zhou menghacurkan apa saja di depan nya, dalam kegelapan hutan.
"k-kau wanita busuk, siapa yang menyuruh mu memidahkan ku ketempat ini" teriak Xiao Zhou dan mencekik leher gadis kecil itu, dan mengangkat nya tinggi-tinggi.
gadis kecil itu tidak melawan, tapi tidak ada kesakitan di wajahnya, bahkan masih terlihat tenang.
"dengarkan aku baik-baik gadis busuk, cepat bawa aku ketempat semula, atau aku akan mencincang mu" ucap Xiao Zhou
"cepat lepaskan tanganmu dari leher gadis kecil itu" terdengar suara wanita dari belakang gadis kecil itu, wanita itu tidak lain adalah Han Yui yang juga ikut terbawa oleh teleportasi gadis kecil itu.
gadis kecil itu tersenyum,
"hahaha... aku tidak memiliki energi qi untuk melakukan teleportasi lagi, dan jika pun aku memiliki energi aku tidak akan mau melakukan nya" ucap gadis kecil itu
Han Yui berlari dan menarik tangan Xiao Zhou, agar menurunkan gadis kecil itu.
"kau iblis, gadis kecil ini sudah menolong mu, tapi kau sekarang ingin membunuhnya, cepat turunkan" ucap Han Yui sambil memukul-mukul dada Xiao Zhou.
"aku tidak pernah menyuruh mu menolong ku" ucap Xiao Zhou dan melempar gadis kecil itu ke tanah, Han Yui pun ikut terhempas, dan mendekati gadis itu untuk menolong nya.
"HUAAAAAANG FUUUUUU......... " teriak Xiao Zhou begitu marah.... suara nya begitu menggelar ke seluruh isi hutan.
****
Xiao Zhou mengganti pakaian nya di depan kedua wanita itu tanpa risih sedikit pun juga.
Han Yui menutup mata gadis kecil itu agar tidak melihat penampakan benda asing di depan nya.
mata Han Yui sedikit melebar, dan cepat-cepat mengalihkan pandangannya ketempat lain.
"ternyata pelayan itu adalah orang yang ada di depan ku saat ini, tapi dengan penampilan yang sangat berbeda" batin Han Yui yang sangat mengenal betul bentuk dari kebanggaan Xiao Zhou, benda yang menjadi obsesi nya selama ini.
Xiao Zhou membuat api unggun dan duduk di atas batu, wajah nya terlihat sedikit tenang, tangan kirinya memegang pedang panjang nya yang sudah masuk ke dalam sarung nya, kedua wanita itu tidak ada yang berani bicara padanya.
sampai delapan orang mendekat ke arah mereka dari atas pohon.
"kakak pertama aku rasa suara tadi berasal dari pemuda itu, apa yang harus kita lakukan" tanya salah satu dari tujuh orang itu.
"aku tidak tahu, penampilan mereka sangat berbeda dari orang di kekaisaran ini, sebaiknya kita pergi dari tempat ini"ucap orang yang dipanggil kakak pertama itu
"kakak pertama, misi kita sudah berjalan lancar hari ini, bagaimana jika kami bersenang-senang sedikit dengan wanita cantik itu" ucap salah satu dari tujuh orang itu, sambil matanya beralih ke arah Han Yui.
Han Yui malam itu mengenakan pakaian bangsawan biasa dengan pakaian bagian bawah sedikit ketat dan panjang selutut, terlihat sedikit paha mulus nya pada belahan pakaian bawah nya di bagian samping.
semua orang menatap Han Yui dengan buas,
"baiklah, kalian boleh bersenang-senang dengan wanita cantik itu, aku akan menunggu kalian di markas, dan ingat setelah itu jangan sisakan satu orang pun" ucap orang yang di panggil kakak pertama itu.
orang yang di panggil kakak pertama itu melangkah berbalik, dan langkah nya terhenti dan wajah nya sedikit memucat, dan terkejut.
"siapa kau? bagaimana kau tiba-tiba bisa di belakang kami?" ucap orang yang dipanggil kakak pertama itu.
"kalian seperti nya baru selesai berpesta, bau darah di pakaian kalian membuat ku sangat lapar, dan itu membangunkan ku dan tahukah kalian? tidak sopan membangun kan seseorang yang sedang lapar tanpa memberinya hidangan," ucap Xiao Zhou menggunakan bahasa yang digunakan oleh orang-orang itu, dan mencabut pedang panjang nya secara perlahan.
"aku tidak yakin kau ini apa atau siapa? kau bisa bahasa kami, dan pakaian mu sangat berbeda dari penduduk di sini, tapi apapun kau, suatu kesalahan fatal telah mendatangi tempat ini dengan kemampuan hanya tingkat pendekar suci" ucap orang yang dipanggil kakak pertama itu, memberi isyarat kepada ketujuh teman nya untuk menyerang Xiao Zhou.
"hahaha.... aku akan melakukan persis seperti yang kau katakan, jangan sisakan satu orang pun" ucap Xiao Zhou, dan mulai melangkah menyerang ke kedelapan orang itu, seperti anak kecil mendapat kesenangan baru.
zreeeesssttttt......
zrerbbbbbb.....
tusukan Xiao Zhou tepat mengenai tenggorokan salah satu orang itu dan menghacurkan tulang leher nya, beberapa orang melesat ke udara dan melepaskan puluhan senjata rahasia ke arah Xiao Zhou.
"hahaha... sangat mengecewakan, apa melempar mainan seperti ini adalah pekerjaan pembunuh terbaik? memalukan" ucap Xiao Zhou dan melesat dari tempat nya, membuat para pembunuh itu terbelalak, karena tidak bisa melihat pergerakan Xiao Zhou,
"o-rang itu adalah iblis" ucap salah satu orang yang melempar senjata rahasia tadi, tubuh nya mulai mengeluarkan darah segar,
aahhhhkkkkkk..... matanya melotot, karena baru menyadari Xiao Zhou sudah di belakang nya dan memotong tubuh nya, dan juga mulai membatai teman-teman nya satu persatu,
orang yang dipanggil kakak pertama itu, kakinya mulai bergetar, melihat kebrutalan Xiao Zhou dalam membunuh teman-teman nya.
"aku tidak menyangka, aku akan bertemu iblis buas seperti ini" guman nya dan berlari sekuat tenaga ke arah Han Yui dan gadis kecil itu mencoba mencari sandera untuk menyelamatkan nyawanya.
Xiao Zhou yang sudah melihat semua tindakan itu, hanya berdiri dan melemparkan pedang panjang nya secara mendatar.
slaaassshhhh...
pedang panjang itu berputar mendatar, dan berhenti saat menebas sebagian sebuah pohon besar di belakang Han Yui, pedang itu penuh darah, dan masih tertancap di pohon besar tadi.
orang yang di panggil kakak pertama tetap berlari, mendekati Han Yui, dan perlahan melamban dan terjatuh tanpa kepala.
Han Yui, menjerit terkaget melihat orang tanpa kepala terjatuh di hadapan nya, walaupun sudah biasa melihat pembantaian sebelum nya, tapi ini begitu tiba-tiba.
Xiao Zhou melangkah pelan, dan mendekati tubuh tanpa kepala itu dan memeriksa tubuh orang itu dan melempar sesuatu ke arah Han Yui.
crinngggg....
dua buah cincin penyimpanan sekarang sudah di hadapan Han Yui.
"langit sudah mulai terang, kita sebaiknya bergerak, dan mencari desa terdekat" ucap xiao zhou.
Han Yui mengambil dua cincin penyimpanan dan melihat isinya,
"hihihi.... salah satu cincin ini seperti nya milik seorang raja, karena terdapat begitu banyak harta, dan stempel kerajaan" ucap Han Yui, sedikit terbelalak melihat uang yang tersimpan di cincin bekas milik putra mahkota yang kini sudah tidak bernyawa.
Xiao Zhou mengangguk,
"gunakan itu untuk keperluan ku, sesampainya di kota, aku akan bersenang-senang, dan bangunkan gadis kecil itu" ucap xiao zhou dengan wajah dingin nya.
Han Yui membangunkan gadis kecil itu dan gadis itu hanya duduk, terlihat wajah nya begitu lemas.
"kau sebaiknya menggendong gadis kecil itu" ucap Xiao Zhou
"tidak apa, aku akan berjalan sendiri nyonya" ucap gadis kecil itu yang mulai berdiri, tetapi kaki nya begitu lemas, dan terjatuh lagi.
"kau belum bisa berjalan adik kecil, naiklah ke punggung ku" ucap Han Yui.
"tidak nyonya, kau iblis kecil kemarilah gendong aku" ucap gadis kecil itu melotot kearah Xiao Zhou.
"apa kau sudah bosan...." suara Xiao Zhou terputus.
"cepat kemari dan gendong aku" suara gadis kecil itu memotong ucapan Xiao Zhou.
"kau wanita busuk" guman Xiao Zhou dan mendekati gadis kecil itu dan berlutut sambil membelakangi gadis kecil itu.
mereka bertiga mulai perjalanan mereka meninggalkan delapan mayat yang sudah tidak utuh, dan hutan yang sebagian hancur karena kemarahan Xiao Zhou.