
Xiao Zhou memasukkan pedang nya ke pinggang nya, dengan senyum tipis di salah satu sudut bibirnya.
"anda ketakutan nyonya, dan jika anda pintar menyingkirlah dari jalan ku, di dunia ini ada yang sebaiknya tidak Anda ketahui," ucap Xiao Zhou.
dan remaja itu meninggalkan Park Min Ji dan melangkah menuju rumah sederhana itu.
Park Min Ji mengingat kata-kata itu di dermaga kayu dekat gudang jerami, malam itu Xiao Zhou membersihkan tubuh nya dari noda darah.
"kata-kata itu, dan malam itu, rahang dan leher bocah itu penuh noda darah," Park Min Ji kembali mengingat kejadian malam itu, dan perlahan berganti dengan kejadian di gudang jerami itu dan juga saat baru saja bibirnya di cium untuk pertama kali nya, membuat wanita itu sadar pemuda itu mencuri ciuman pertama nya.
"bocah mesum...." teriak Park Min Ji dan berlari mengejar Xiao Zhou dan melompat ke punggung remaja itu.
dan mulai menjambak rambut remaja itu,
"kau bilang aku takut? kau jangan bermimpi, aku tidak takut padamu, siapa pun dirimu kau berhutang penjelasan padaku," teriak Park Min Ji dan keduanya masuk ke dalam rumah itu dengan begitu kesulitan, karena Park Min Ji terus menarik rambut Xiao Zhou kebelakang membuat pemuda itu kesulitan menentukan arah, dan wanita itu tidak mau turun dari punggung pemuda itu.
****
Park Min Ji sudah selesai membersihkan tubuh nya, matanya menatap seluruh tubuh indah nya yang tanpa selembar kain, dan jemari nya menyentuh bibir nya, dadanya kembali bergemuruh mengingat ciuman panas nya, dan gesekan dari milik mereka dalam guyuran hujan, dan tangan nya yang lain mungkin menyentuh daerah membukit di pinggiran celah nya, yang ditumbuhi bulu-bulu halus dan rapi
"aahhh... ini begitu memalukan, aku begitu basah hanya dengan memikirkannya, tenanglah Park Min Ji kau adalah wanita dewasa, itu hanya ciu*man, hadapi dengan tenang," ucap Park Min Ji menenangkan dadanya yang berdebar.
wanita itu mulai memilih pakaian nya yang begitu banyak tersimpan dalam cincin nya dan mengeluarkan pakaian berwarna coklat kemerahan, di padu dengan jubah berwarna coklat transparan yang hanya menutupi lengan nya saja, sehingga bahu dan tali yang menahan gaun nakal nya terlihat, dan sekali lagi berputar dan mengangkat gaun nya tampak pilihan pakaian dalam nya yang berwarna putih begitu mencetak milik nya.
Park Min Ji berhenti sesaat sebelum keluar dari ruang mandi nya, memikirkan tidur hanya dengan pakaian seperti itu,
"aah tidak.. pakaian ini seperti aku mengundang nya untuk berbuat lebih, aku sudah lelah memikirkan tentang perbedaan usia kami, sudahlah... lagipula kami tidak akan melakukan apa-apa, tapi dadaku begitu sesak, aku bahkan tidak peduli sama sekali saat malam pertama ku dengan mendiang suamiku dulu," batin Park Min Ji dan keluar dari ruang mandi nya dan menuju sebuah gudang yang tidak terlalu jauh dari rumah sederhana yang di sewa nya.
mata Xiao Zhou sedikit melebar saat melihat seorang wanita bertelanjang kaki melangkah pelan ke arah nya, gaun yang terbuat dari bahan lentur itu membalut ketat tubuh indah Park Min Ji, lipatan-lipatan kecil di bagian dada nya membuat gunung Park Min Ji terlihat sedikit lebih besar dan begitu menggemaskan, bahkan pakaian itu mencetak pucuk gunung nya yang sedikit mengeras, menunjukkan jika wanita itu tidak mengenakan pakaian dalam atas nya, dan meski gunung Park Min Ji besar namun bahu wanita itu tidaklah lebar bahkan hampir sama dengan pinggang ramping nya.
potongan gaun yang selutut, namun karena pinggul Park Min Ji lebar membuat gaun ketat itu tertarik sedikit keatas memperlihatkan sedikit paha putih bersih di atas lutut nya, gaun coklat kemerahan itu membuat kulit wanita itu tampak merona dan segar,
"hihihi... sudah kuduga ini, kenapa kau baru menatap ku setelah sekian lama hah?" batin Park Min Ji tawa dalam hati nya, membuat sedikit getaran di perut nya yang sedikit cembung dan terlihat di gaun itu lekukan pusar wanita itu.
"bocah matamu begitu nakal, kau terlihat seperti ingin menerkam ku saja, aku hanya menemukan pakaian ini dalam cincin ku, aku rasa di sini tidak terlalu dingin," ucap Park Min Ji berbohong,
Park Min Ji membelakangi Xiao Zhou dan gaun itu semakin terangkat di bagian belakang karena tertarik keatas oleh bongkahan besar menonjol kebelakang itu, memperlihatkan paha panjang itu tampak begitu kencang meski wanita itu sudah di usia matang nya.
Xiao Zhou hanya mengangguk, dan mendapat kesadaran nya kembali, wajah seperti sedang kebosanan nya kembali muncul.
"pakaian yang begitu menggoda, baiklah... sebaiknya anda beristirahat selamat malam nyonya," ucap Xiao Zhou dan meninggalkan Park Min Ji.
"plaakkkkk...." sebuah pukulan ringan di kepala Xiao Zhou,
"kau tidak akan kemana-mana, sebelum semuanya jelas, duduk lah," ucap Park Min Ji dengan mata melebar.
"ehemmm...." hanya itu kata yang keluar dari bibir Xiao Zhou dan duduk di sebuah bangku pendek tidak jauh dari api unggun itu, tanpa menatap ke arah Park Min Ji.
Park Min Ji perlahan duduk di balai itu,
"hemm... ini cukup nyaman juga," ucap wanita itu, dan memundurkan bokong nya sehingga lebih ke tengah ranjang sambil menarik satu kaki nya begitu perlahan ke atas ranjang, memperlihatkan buku-buku jemari kaki nya yang kurus, dan sedikit membuka celah gelap di antara paha nya.